Stylexpo

5 Jenis Serat Alam Paling Populer

Serat merupakan benda yang memiliki karakteristik panjang dengan ukuran paling tidak seratus  kali dari diameternya dengan permukaan yang memungkinkan terjadinya kohesi diantaranya sehingga dapat dibuat menjadi benang yang kemudian dibuat menjadi fabric (kain).

Berdasarkan jenisnya serat dibagi menjadi 3, serat alam, serat synthetic dan serat semi syntetic.

Kali ini kita akan membahas tentang serat alami berupa jenis dan sifatnya sehingga kita lebih mengenal lagi seperti apakah jenis dari serat alam yang menjadi material dari kain atau pakaian kita.

Serat Kapas (Cotton)

Kapas merupaka serat alam dari tumbuhan dengan berbagai keunggulan baik dari segi kenyamanan maupun kemudahaan dalam hal pewarnaan. Kekurangan dari bahan cotton adalah sifat ketahanan kusut yang rendah, sehingga perlu penyetrikaan untuk membuatnya halus atau rapi saat akan dipakai. Selain itu, dikarenakan cotton mempunyai tingkat penyerapan lembab yang baik, menyebabkan kemudahannya pula dalam menyerap noda kotoran.

Kain cotton yang saat ini menjdai trend yang tidak ada matinya adalah kain denim yang dicelup zat warna indigo dan bejana serta belerang, dan hal inilah yang membuatnya tahan terhadap terhadap pencucian dan sinar matahari.

Untuk kain batik dari material cotton yang diwarna menggunakan zat warna azo mempunyai ketahanan terhadap pencucian dan sinar matahari, namun rendah terhadap ketahanan gosok.

Untuk kain dari cotton dapat dicuci dengan sabun ataupun deterjen dan dengan pencucian kimia (dry clening). Ketahanan terhadap zat penggelantang cukup baik, namun pemakaian yang berlebih dapat berpengaruh pada kekuatan kain tersebut.

Serat Rami

Rami atau disebut juga rami merupakan serat alam dari sejenis rumput yang tumbuh didaerah tropis,. Serat rami mempunyai karakter kuat, ringan, tahan panas dan tahan air. Untuk lebih jelas tentang serat alam ini bisa dibaca diartikel "Karakteristik Serat Linen".

Serat Bamboo

Bamboo atau bamboo merupakan serat alam dari tumbuhan yang mempunyai sifat sama dengan serat selulosa lainnya. Kelebihan dari serat ini adalah kenyamanan dalam pemakaian serta kemudahan dalam perawatannya. Untuk kekurangannya, sifat ketahanan terhadap kusut rendah. Jenis serat ini kini tengah populer digunakan untuk pembuatan kaos. Baca juga : Kelebihan Bahan Kaos Cotton Bamboo

Serat Sutera

Sutera disebut juga sebagai “The Queen of Fibers” yang mempunyai arti berkilau, lembut, halus, cantik, dan mewah. Serat sutera merupakan  filamen yang ringan yang berasal dari air liur ulat setra dengan mana Bombyx mori.

Keunggulan dari serat ini adalah kuat, lembut, berkilau., halus, daya serap tinggi, ringan tetapi mampu memnyimpan panas dengan baik serta ,e,punyai bunyi gemerisik (scroop) apabila bergesekan.

Serat Wol

Wol merupakan serat alam dari binatang (domba) yang mempunyai sifat keriting sehingga wol mempunyai pegangan lembut, higroskopis, menyerap lembab tanpa menyebabkan basah dan menguapkan air secara perlahan.

Sifat lain dari serat wol adalah awet (tahan lama), elastis, flekibel, dan resiliencenya tinggi meskipun kekuatannya rendah. Keunggulan dari serat wol adalah tahan terhadap kekusutan dan wol bersifat menahan lipatan yan dapat dihilangkan denan uap air. Untuk kekurangannya, serat wol tidak tahan terhadap serangga, namun relatef tahan terhadap jamur dan bakteri.

Dalam hal perawatan, dianjurkan untuk mencuci dengan dry cleaning atau sabun ringan. Kain wol merupakan konduktor yang jelek, sehingga saat penyetrikaan baiknya dalam suhu hangat dan menghindari penekannan yang terlalu kuat.

Kain-kain dari serat alam hampir semuanya mempunyai daya serap yang baik, dan inilah yang membuat orang nyaman menggunakan kain dari serat alam.