Minimalisir Penyebaran Covid-19 Melalui Social Distancing

Minimalisir Penyebaran Covid-19 Melalui Social Distancing

Pendemi virus corona telah menjangkiti lebih dari ratusan ribu orang di dunia. Namun, segala upaya tetap dilakukan bahkan lebih dari tujuh ribu orang sembuh dari penyakit COVID-19 yang muncul pertama kali di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China.

Menurut World Health Organization (WHO), COVID-19 menular melalui orang yang telah terinfeksi virus corona. Penyakit dapat menular melalui droples atau cairan kecil dari hidung atau mulut ketika seseorang yang terinveksi bersin atau batuk. Oleh sebab inilah penting kita menjaga jarak setidaknya 1 meter dari orang yang sakit. Atas dasar inilah pemerintah Indonesia mengambil salah satu langkah yang dirasa dapat menekan penularan virus corona COVID-19 melalui Sosial Distance. 

Apa Itu Social Distance?

Social distance atau social distancing merupakan salah satu cara karantina diri dari penyakit virus corona yang menghimbau masyarakat untuk menghindari hadir dopertemuan besar atau kerumunan orang. Kerumunan yang dimaksdud disini adalah tempat dimana terdapat subyek yang bergerak seperti:

  1. Sebisa mungkin berdiam dirumah
  2. Hindari tempat umum seperti mal dan bioskop
  3. Usahakan diruang terbuka dan berjemur matahari
  4. Hindari tempat tertutup dan lembab seperti Gedung ber-AC
  5. Hindari kumpul-kumpul enath reuni, arisan dan sebagainya
  6. Hindari mengahadiri kegiatan masal

Atas dasar inilah banyak acara olahraga, festival dan pertemuan lainnya yang dibatalkan, namun terdapat alasan penting yang diambil pemerintah untuk kesehatan masyarakat. Pembatalan ini membantu mengehntikan atau memperlambat penyebaran penyakit yang memungkinkan system perawatan kesehatan lebih siap untuk merawat pasien dari waktu ke waktu dan dapat ditangani dan bisa masuk kapasitas rumah sakit.

Salah satu social distance yang diambil adalah meliburkan akrivitas sekolah selama 14 hari. Kenapa 14 hari? Karena 14 hari mampu menghindari laju penularan COVID-19 dan mampu menyelamatkan ribuan orang. Ketika seseorang kontak dengan apapun yang bisa menginfeksinya dengan COVID-19, maka seseoramg tersebut harus menunggu selama 14 hari (minimal). Jika memang tidak terjadi apapun, maka orang tersebut aman. Jadi yang dimaksud libur 14 hari tersebut adalah untuk memotong rantai penularan, dengan catatan selama libur ya tetap dirumah bukan malah mengatur jadwal untuk liburan.

Tingkatkan Imun Tubuh

Menerapkan pola hidup sehat sangat baik dilakukan oleh semua orang bahkan dari zaman dulu. Segala penyakit yang masuk dapat sembuh setidaknya ketika system imun tubuh kita baik. Lalu, bagaimana cara meningkatakn system imun tubuh. Menerapkan hidup pola sehat dapat dilakukan dengan cara yang sangat mudah, seperti:

  1. Istirahat cukup, untuk orang dewasa 7-8 jam sedangkan untuk remaja 9-10 jam.
  2. Perbanyak makan sayur dan buah yang mempunyai banyak kandungan vitamin dan mineral yang mampu memperkuat system imun tubuh
  3. Rutin berolahraga setidaknya 30 menit setiap hari seperti berjalan kaki.
  4. Hindari stress karena stress yang tidak terkendali dan berkepanjangan akan meningkatkan hormone kortisol. Dalam jangka waktu panjang hormone kortisol akan bisa menurunkan ketebalan system imun.
  5. Hindari rokok dan alcohol yang akan merusak system imun.

 

Makan makanan sehat, minum, istirahat dan olahraga serta mendapatkan sinar matahari yang cukup adalah wajib untuk kita saat ini. So, Keep Yourself Healthy.

 


Baca Juga

Tips Memilih Kain Berkualitas
 
Pilihan Jenis Kain untuk Baju Koko
 
Macam Pengujian Ketahanan Warna Pada Kain