Stylexpo

Mengenal Serat Kapas, Raja Serat Tekstil

Bahankain.com - Kapas merupakaan serat pokok yang memiliki tekstur lembut dan dapat menghasilkaan kapas berbentuk bulat yang biasa di sebut ball (bola kapas). Tanaman kapas ini sering di jumpai pada daerah tropis dan subtropis.

Peran Kapas pada saat ini adalah sebagai bahan utama yang paling banyak di gunakaan pada bidang tekstil diseluruh dunia. Hal ini bisa dibuktikan dengan adanya survei yang menyatakan bahwa pengunaan serat kapas  untuk pembuataan pakaian dan perabotan rumah tangga lainya yang banyak di jual di Amerika telah mencapai 56 persen.  Peran kapas diluar bidang tekstil sering dugunakan dalam produk kecantikan atau lainnya.

Pengunaan kapas pertamakali ditemukan di negara India, dan dilansir negara tersebut sudah mulai menggunakan kapas pada tahun 3000 SM. Dan bukti lainnya berada di Amerika Selatan dengan usia yang sama.  Penyebaran kapas terbesar dimulai dari India ke Mesir, Cina dan Pasifik Selatan yang membuat kapas semakin populer.

Kapas merupakan serat dengan tekstur yang lembut, yang berbentuk ball yang berada di sekitar biji tanaman kapas. Kualitas kapas akan semakin bagus jika kondisi iklim dan kesuburan tanah baik, dimana pada iklim tropis dan subtropis kapas dapat tumbuh dengan baik. Pada kapas yang paling sering di gunakaan yaitu serat yang ada pada ball yang memiliki tekstur lembut yang banyak di olah dan digunakaan pada pakaian saat ini. Pada setiap serat kapas terdiri dari lapisan konsentris, lapisan kutikula pada serat itu sendiri dipisahkaan dari serat dan terdiri dari bahan lilin dan paktin.

SIFAT KAPAS

Kapas tersebar dan tumbuh di beberapa penjuru dunia ,sifat tumbuhan kapas ini membutuhkaan kelembaban dan suhu panas untuk menghasilkaan kematangan dan kualitas serat yang bagus. Kapas merupakaan komoditas terbesar pada pangsa pasar dunia dengan penawaran dan permintaan yang tinggi.

Serat kapas yang terdiri dari selulosa yang dimana tidak terbentuk kecuali pada suhu 70º f (21 º c ) serat kapas melekat pada biji di dalam boll dengan 20.000 serat yang melekat pada masing-masin benih. Panjang serat juga di sebut staples meruakaan faktor penentu utama dalam kualits kapas, semakin panjang pokok tumbuhan tumbuh maka semakin tingi juga kualitas serat kapas. Panjang staples di bagi menjadi 3 kategori yaitu:

  • Kapas pokok pendek adalah antara 3/8 "untuk 15/16" (. 95cm sampai 2,4 cm) panjang.
  • Kapas pokok sedang antara 1 "sampai 1-1/8" (2,54 cm sampai 2,86 cm) panjangnya.
  • Kapas pokok panjang adalah antara 1-3/16 "untuk 2-1/2" (3cm sampai 6,35 cm) panjangnya.

 SIFAT PRODUK KAPAS

  • Nyaman : tidak ada unsur dari serat kapas yang menimbulkaan iritasi pada kulit manusia dan memiliki tekstur yang baik dan lembut.
  • Hidrofilik : memiliki afinitas alami yang menarik kelembaban dari tubuh manusia
  • Membantu dalam penguapan dan pendinginan suhu tubuh.
  • Kapas membuat pengunanya tidak merasakaan panas yang berlebih pada saat beraktifitas  maupu pada saat kondisi tertidur dalam malam hari.
  • Kuat dan tahan abrasi.
  • Kekurangan produk dari bahan kapas yaitu mudah sekali mengkerut saat sehabis di cuci dan warna yang cenderung membosankaan.

SIFAT KAPAS FIBER

  • Pengunaan selulosa diatur dengan cara membersihkaan kapasnya untuk mendapatkaan hasil yang kuat, daya tahan dan daya serap.
  • Memiliki tekstur segar di gunakaan, nyaman, menyerap, fleksibel, dan memiliki ketahanan yang baik terhadap alkali.
  • Jarang terjadinya pengerutan , penyusutan , resistensi asam, abrasi dan rentan terhadap kerusakaan oleh tunggal dan jamur, tetapi memerlukaan banyak pemeliharaan dan Noda sulit untuk di hilangkaan jika sudah menempel pada kain.
  • Panjang serat berkisar ½ inch
  • Memliki 10% peningkataan kekuatan ketika basah.
  • Memiliki bentuk tabung bengkok datar.

 PANJANG STAPLES KAPAS

Secara umum panjang kapas di perlukaan dalam perputaran kualitas tenun. Panjang kapas staples dianggap halus kualitasnya karena dapat di pintal menjadi benang dan benang yang lebih halus dapat di tenun menjadi kain yang lebih lembut,halus, kuat dan lebih berkilau. Sedangkaan panjang kapas pokok membuat benang kuat, terutama dalam penyatuan dengan benang halus. Karenanya terdapat lebih sedikit serat di dalam panjang benang dan tertentu akan memberikan lebih banyak titik kontak antara serat ketika memutar secara bersamaan dakam proses pemitalan

PANEN

Panen kapas pertama kali dilakukaan oleh tenaga manusia dengan mengunakaan tangan. Tetapi seiring dengan kemajuan teknologi, proses panen kapas dapat mengunakaan mesin mekanik. Pemanenan kapas dengan menggunakan mesin mekanik tidak meningalkan sisa pemanena dan tidak membutuhkaan tenaga yang tergolong sangat banyak. Mesin yang di gunakaan adalah sepindel dengan cara kerja menarik kapas dari boll dalam satu atau dua baris pada satu waktu. Bahkaan dengan mengunakaan tenaga mekanik memliliki perbandingan 1:40 tenaga pemetik tangan.

Pada stripeer panen pemetik bergerak ke samping dari barisan tamanan melewati rol yang bergulir untuk menarik kapas bersamaan dengan menarik ranting dan daun dengan kapas. Kapas yang sudah terpisah dari seratnya disebut serat biji. Setelah proses Ginning kapas di kirim ke barel tekan yang di bungkus ke 480-pon bal ukuran besar.

CLASSING KAPAS

Pembeli kapas biasanya membeli dari sampel yang di potong dari bal. Dengan menekan standar yang di terapkaan oleh departeman pertanian AS seperti kebersihan, keputihan, panjang serat, dan kekuatan serat. Sebagian kapas di buang sampai mendapatkan serat kapas yang benar-benar halus dan baik. Pengukuran  panjang serat dari panjang serat inti yang memiliki serat paling panjang merupakaan proses pemilihan serat yang bermutu tinggi dimaksudkan  untuk dijual dengan harga yang lebih tinggi, dengan panjang berkisar 1,1 inchi sampai 1,4 inchi

KAPAS GINNING

Dari lapangan kapas biji dipindahkaan ke Gin terdekat untuk proses pemisahan serat dan benih. Kapas pertama melalui pengering untuk mengurangi kadar air dan kemudian melewati proses pembersihan untuk memisahkaan dari benda asing. Operasi ini memfasilitasi pengolahan dan meningkatkaan kualitas serat , kapas kemudian dikirim ke bagian Gin dengan mengitari menarik serat melalui dekat pertalian mencegah benih terlewati proses tersebut. Serat di keluarkaan dari kuas yang berputar dan kemudian di kompresi menjadi bal seberat 500 pound. Dan kapas kemudian di pindahkaan ke bagian gudang untuk penyimpanan sampai di kirim ke pabrik tekstil untuk di produksi kain.