Stylexpo

Mengenal Sistem Penomoran Benang

Bahankain.com - Benang merupakan jajaran serat yang disatukan melalui proses spinning (pemintalan), serat yang saling berikatan secara kontinyu inilah yang menghasilkan benang. Jenis dan macam sendiri tersedia banyak sekali, untuk mempermudah membedakan ukuran benang dan memepersamakan persepsi ukuran benang maka dibuatlah sisteem penomoran benang.

Nomor benang ini lah yang digunakan untuk membedakan tingkat kehalusan dari sebuah benang. Kelalusan disini merupakan perbandingan antara Panjang benang dengan diameter benang. Sebuah benang dikategorikan semakin halus ketika diameter benang semakin kecil sedangkan untuk kasar berarti sebaliknya, diameter benang semakin besar.

Dalam industri tekstil dengan adanya penomoran benang ini sangat membantu dalam menentukan sebuah kontruksi kain yang akan dibuat. Hal ini karena untuk mengukur sebuah diameter sebuah benang akan sangat sulit dan membutuhkan alat khusus.

Macam Penomoran Benang

Sistem penomoran benang ini terdiri dari dua macam, Penomoran tidak langsung atau Indirect system dan Sistem penomoran langsung atau direct system. Untuk lebih jelasnya akan kita jabarkan satu persatu beserta contohnya dibawah ini

Sistem Penomoran tidak Langsung (Indirect system)

Sitem penomoran tidak langsung ini sering juga disebut sebagai yarn count, yang mendasarkan pada panjang benang dalam hank (840 yards) pada berat tetap (1 lb). Satuan yang digunakan adalah Ne. Pada penomoran benang tidak langsung ini semakin halus benangnya (diameter benang kecil) maka nomor benang akan besar.

Sebagai contoh benang Ne1 20 artinya Panjang benang tersebut adalah 20 hank (20x840 yard) sedangkan beratnya adalah 1 pound. Jika benang Ne1 40 berarti dalam 1 pound Panjang benang adalah 40 hank (40x840yard). Hal ini berarti Panjang benang Ne1 40 dua kali lipat lebih Panjang dibanding Ne1 20, jadi benang Ne1 40 lebih halus dibandingkan Ne1 20.

Sistem Penomoran Langsung (Direct System)

Sistem penomoran direct system ini sering disebut yarn number. Sistem penomoran langsung mengacu pada berat benang (missal dalam gram) dengan Panjang tetap (misalnya 9000 meter). Pada system ini kebalikan dengan system penomoran tidak langsung, benang semakin halus (diameter kecil) maka nomor benang akan semakin kecil juga. Dalam penomoran benang langsung ini memiliki satuan Denier untuk Panjang benang 9000 meter/ 1 gram dan TEx  untuk Panjang benang 1000 meter/ 1 gram.

Contoh : benang 5 Denier berarti berat benang 5 gram dengan Panjang 9000 meter. Cotoh kedua adalah benang 1 Denier berarti berat 1 gram Panjang benang 9000 meter. Jika dibandingan kehalusan benang makan benang 1 Denier lebih halus dibandingkan 5 denier.

Bagaimana sudah tidak bingung lagi kan membedakan penomoran benang antara Ne dan Denier?

Butuh benang untuk benang tenun? Cek di produk jual benang bahankain.com menyediakan berbagai macam jenis benang mulai dari katun, rayon, bemberg sampai benang sutra