Apa itu Komponen Tekstil?

Apa itu Komponen Tekstil?

Tekstil adalah material fleksibel atau dapat digunakan untuk menyebut bahan apapun yang terbuat dari benang. Tekstil biasa digunakan sebagai bahan baku produk tekstil seperti pakaian jadi (garment), tekstil rumah tangga, dan kebutuhan industri.

Komponen tekstil adalah tambahan atau aksesori yang ditambahkan pada produk tekstil. Komponen tekstil sendiri digunakan pada produk tekstil untuk menambah nilai fungsi, mode, dan estetika. Komponen tekstil dapat dibuat sendiri di rumah seperti bantalan bahu dan lain sebagainya. Akan tetapi komponen tekstil lebih sering dibeli yang sudah siap pakai daripada membuatnya sendiri. Komponen tekstil yang paling sering digunakan adalah pengikat seperti resleting, gesper, kolor, dan lain sebagainya.

Komponen Tekstil Alami dan Sintetis

Komponen tekstil juga dibagi menjadi berbahan alami dan berbahan sintetis. Sebagai contoh adalah pada komponen yang digunakan untuk memperindah produk tekstil yaitu manik-manik. Pada produk tekstil tradisional, komponen tekstil yang digunakan berupa manik-manik yang terbuat dari batu, dari kerang, atau gigi hewan. Pada produk tekstil modern, komponen tekstil yang digunakan dapat terbuat dari batu, batok kelapa, kerang, logam, maupun plastic. Penggunaannyapun lebih beragam seperti kancing, ritsleting, gesper, velco, dakron atau busa pelapis dan lain sebagainya.

Kegunaan Komponen Tekstil

Berikut ini merupakan kegunaan atau peran dari komponen tekstil:

  • Menambah fungsi atau mode/estetika dalam produk tekstil.
  • Membantu konstruksi (benang).
  • Untuk mengisolasi (gumpalan).
  • Digunakan untuk mendekorasi produk tekstil.
  • Menambah bentuk (bantalan bahu).
  • Memperkuat produk tekstil (interfacing).
  • Untuk membuka dan menutup produk tekstil (ritsleting)
  • Meningkatkan atau memperindah penampilan produk tekstil (manik-manik)

Umumnya komponen tekstil digunakan untuk meningkatkan kualitas produk tekstil. Dalam memilih atau membeli suatu komponen tekstil perlu mempertimbangkan beberapa hal yaitu kualitas, perawatan, daya tarik estetika, biaya, masalah keselamatan, dan penggunaan akhir.

Contoh Komponen Tekstil

Komponen tekstil yang sering digunakan adalah pengikat seperti ritsleting, kancing, gesper, dan lain-lain. Selain pengikat masih banyak lagi komponen tekstil yang umum digunakan dalam produk tekstil. Berikut ini komponen tekstil yang sering digunakan dalam produk tekstil:

  1. Pengikat

Komponen tekstil yang satu ini digunakan sebagai penutup produk untuk keamanan, kesesuaian, atau untuk peningkatan. Dalam memilih pengikat ada beberapa hal yang harus diperhatikan, seperti apa peran pengikat, seberapa amankah pengikat itu, berapa biaya pengikatan, apakah itu perlu fitur desain, bisakah itu diproduksi, dan lain-lain.

Pengikat sering digunakan antara lain:

  • Gesper

Gesper sangat populer digunakan untuk pengikat pada ikat pinggang, tas, dan sepatu. Gesper dapat dibuat dari logam atau plastic. Selain tiu gesper dapat dibuat dengan desain indah maupun dengan sederhana saja.

  • Ritsleting

Ritsleting merupakan pengikat paling aman, cepat, dan mudah diterapkan pada produk tekstil. Ritsleting ada yang dibuat dari nilon dan ada yang terbuat dari logam.

  • Kancing

Kancing memiliki berbagai ukuran dan bahan sehingga perancang perlu untuk memilih kancing agar sesuai dengan produk tekstil dan cara perawatannya.

  • Kolor/serut

Kolor merupakan pengikat yang terdiri dari tali dan saluran terbuka untuk menyambungkan talinya. Kolor berfungsi untuk mengencangkan dan menutup produk. Kolor/serut biasa digunakan pada mantel, jaket, ikat pinggang, dan tas.

  1. Benang jahit

Komponen tekstil ini digunakan untuk menyatukan potongan-potongan kain, menambah ikatan, dan menambah dekorasi. Ada banyak jenis benang yang sering digunakan seperti benang katun, poliester, logam, sutra, dan benang bordir mutiara.

  1. Interfacings

Komponen tekstil satu ini digunakan untuk membantu menjahit, menambahkan kekuatan, memberikan bentuk dan struktur, dan sebagai lem pengikat.

  1. Motif pra-produksi

Komponen tekstil ini digunakan untuk menambahkan fitur dan mempercepat proses dekoratif. Motif pra-produksi yang sering digunakan adalah lencana sekolah dan tim, motif binatang anak-anak, dll.

  1. Bantalan bahu

Bantalan bahu merupakan komponen tekstil yang digunakan untuk menambah bentuk dan definisi pada bahu pakaian.

  1. Lampu LED

Lampu LED adalah salah satu komponen tekstil yang digunakan untuk menambah dekorasi, membuat terlihat dalam gelap dan meningkatkan keamanan. Lampu LED biasanya digunakan pada alas kaki untuk anak-anak, pada ikat pinggang fashion dan kostum.

  1. Riverts

Riverts digunakan untuk menambah kekuatan dan dekorasi. Riverts yang sering digunakan adalah paku keling jins logam dan paku keling dekoratif.

Perkembangan atau Inovasi Komponen Tekstil

Selain yang sudah dijelaskan diatas masih terdapat beberapa komponen tekstil lainnya yang belum disebutkan. Saat ini komponen tekstil sudah banyak dikembangkan dengan teknologi yang sudah lebih maju. Beberapa perkembangan komponen tekstil untuk masa depan adalah sebagai berikut:

  1. Teknologi Tiup

Teknologi tiup adalah inovasi komponen tekstil yang memungkinkan bantalan diganti dengan bantalan tiup, misalnya dalam bra.

  1. Sensor Optik dalam Seragam Militer

Sensor optik yang dipasang dalam pakaian militer berfungsi untuk mendeteksi bahan kimia berbahaya atau memperingatkan mereka bahwa musuh telah mendeteksi keberadaan mereka.

  1. PCMS (Phase-Change Materials)

PCMS (Phase-Change Materials) merupakan teknologi pengaturan suhu dan merupakan mikrokapsul kecil yang tertanam dalam bahan gumpalan. Digunakan untuk jaket ski, kru darat bandara, dan lain-lain dimana terjadi perubahan suhu yang cepat.


Baca Juga

Tips Membersihkan Kain Hitam
 
Pengertian Rayon dan proses pembuatan
 
Mengenal Pewarna Sintetis Untuk Batik