Tips Merawat Batik Pewarna Alami

Tips Merawat Batik Pewarna Alami

Bahankain.com – Kain batik dengan pewarna alam memiliki kelebihan karakter wana yang khas dan terlihat lebih artistik dibandingkan dengan batik pada umumnya yang menggunakan perwana sintetis atau kimia. Batik dengan pewarna alami kini tengah menjadi buruan karena proses pembuatanya lebih ramah lingkungan dibandingkan batik pewarna sintetis.

Salah satu kelemahan dari batik dengan pewarna alami adalah kekuatan warna yang tidak sekuat pewarna kimia, dengan perawatan yang tidak sesuai batik dengan pewarna alami bias cepat pudar. Namun dengan perawatan yang tepat batik pewarna alami bias tetap awet dan keelokan warna tetap terjaga.

Berikut ini lima tips mudah merawat kain batik pewarna alami agar warna batik tidak mudah pudar.

  1. Hindari Mencuci Batik dengan Sabun detergen

Detergen pada umumnya memiliki kandungan kimia yang kuat yang bisa menyebabkan warna batik cepat pudar. Untuk mencuci sangat disarankan menggunakan lerak atau sampo rambut. Sabun dari lerak kini sudah sangat mudah didapatkan dengan harga yang cukup terjangkau.Hal lain yang perlu diperhatikan ketika mencuci batik pewarna alam adalah tidak merendam terlalu lama.

  1. Cuci batik pewarna alami dengan tangan

Penggunaan mesin cuci untuk mencuci batik pewarna alami sangat tidak dianjurkan karena dapat merusak serat kain. Dan putaran mesin yang kuat bisa menjadi penyebab warna yang cepat memudar.

  1. Jemur Kain Batik dengan cara diangin-anginkan

Penjemuran batik dengan cara langsung terpapar terik matahari memang membuat kain cepat kering, tetapi memiliki efek buruk dapat mempercepat warna pudar. Sangat dianjurkan jangan menjemur langsung terpapar matahari dan sebaiknya dijemur secara terbalik.

  1. Perhatikan Suhu ketika Menyetrika

Suhu setrika terlalu panas dan menyetrika terlalu lama dapat menyebabkan warna cepat luntur. Untuk itu banyak yang menyarakan menggunakan kain pelapis ketika menyetrika batik agar tidak terkena panas secara langsung.

  1. Simpan kain batik ditempat yang tidak lembap.

Semua jenis pakaian dalam penyimpanan harus menghindari tempat lembap. Lemari yang lembap dapat menyebabkan tumbuhnya jamur dan ngegat yang dapat merusak pakaian. Untuk pencegahan bisa menggunakan silica gel anti lembap. Untuk kain batik yang jarang digunakan bisa sesekali dikeluarkan dan diangin-anginkan.

 

Dengan perawatan yang benar, kain batik pewarna alami kesayangan Anda dapat lebih awet dan warna tidak pudar. Tidak sulit bukan merawat kain batik pewarna alami


Baca Juga

Mengenal Jenis Celana Pria
 
Museum Expo 2018 Pamerkan 130 Kain Nusantara
 
Peluang Usaha Jahit Rumahan Menjanjikan