Siapa bilang tampil keren itu
harus mencolok? Padahal mixed and match
outfit berwarna senada monokrom saja sudah bisa membuatmu terlihat stylish, lho.
Nggak perlu ribet memadupadakan banyak warna, cukup bermain dengan satu palet
warna dan kamu akan tampil maksimal.
Gimana caranya? Simak ulasan
berikut ini, deh!
Sesuai artinya, inti dari
outfit monokrom adalah “satu warna”. Tidak hanya hitam dan putih, tetapi juga warna lain dengan nuansa berbeda dari satu palet warna.
Monochrome outfit merujuk pada gaya berpakaian yang menggunakan kombinasi warna dari satu warna dasar yang sama menciptakan
tampilan yang kohesif dan harmonis menggunakan palet warna yang terbatas. Baik
satu warna penuh atau dengan gradasi dari warna yang sama seperti abu-abu muda,
abu-abu tua, dan hitam.
Rahasia tampil effortless
stylish dengan OOTD monokrom terletak di permainan tekstur. Perpaduan
berbagai jenis bahan pada satu susunan outfit akan memberi kedalaman dan menciptakan
kontras visual yang menarik.
Ini akan membuat style monokrom mu lebih hidup, bebas
dari kesan “flat” atau membosankan.
Padupadan tekstur bahan yang berbeda juga akan menciptakan visual istimewa meski
nada warnanya sama. Gunakan kombinasi pakaian bernuansa matte (tidak mengkilap)
dan glossy (berkilau) di satu penampilan. Misalnya, perpaduan antara sweater
rajut dan celana satin, atau jaket kulit dan rok katun.
Mode layering nggak pernah gagal untuk gaya apapun,
termasuk dalam rumus styling outfit
monokrom. Efeknya tak jauh berbeda dengan permainan tekstur yaitu menciptakan
efek kedalaman yang dramatis. Disini kamu bisa memainkan gradasi warna secara
lembut dan terstruktur.
Selain memberi kedalaman visual, teknik layering juga membuat
tampilanmu lebih dinamis. Pilih yang potongannya saling melengkapi (atasan
oversized, bawahan ketat, dan outer tebal) agar look-nya tidak terlalu penuh atau terlihat berat.
Mengaplikasikan
style monokrom bukan berarti kamu harus pakai satu warna yang sama dari ujung
kepala sampai kaki. Malah, gradasi warna dari palet yang sama bisa membuat
tampilan lebih elegan. Coba gabungkan beberapa gradasi dari warna tone seperti
krem, beige, dan cokelat tua.
Atau, kalau
suka warna yang lebih berani, padukan ungu muda (lilac) dengan ungu tua. Tampilan
seperti ini menunjukkan bahwa kamu benar-benar menguasai style dan punya karakter
yang oke.
Aksesori adalah kunci untuk menghidupkan serta "memecah"
kesan monoton pada outfit monokrom.
Pilih tas, ikat pinggang, atau sepatu berwarna kontras
tapi masih dalam satu palet monokrom sebagai focal point. Bisa juga dengan memadukan aksesori netral seperti
putih, nude, merah maroon, cream dan caramel.
Aksesori bernuansa metalik seperti halnya perhiasan
emas atau perak juga bisa menjadi pilihan yang elegan untuk melengkapi outfit
monokrom. Cobalah bereksplorasi!
Siapa bilang outfit monokrom harus polos? Kamu bisa
banget pakai motif, asal warnanya masih dalam palet yang sama. Contohnya, pakai
atasan bermotif garis-garis hitam-putih dengan celana hitam polos.
Atau, padukan blus motif polkadot dan rok polos yang warnanya senada. Gabungan motif dengan pakaian polos tidak hanya membuat mu terlihat modis dan rapi tapi juga terkesan playful.
Selain trik di atas, kamu juga perlu memilih warna monokrom yang sesuai skin tone agar nuansanya tetap harmonis. Paduan yang tepat akan memperkuat fitur alami, membuat kulit lebih bercahaya, dan terkesan seimbang.
Berikut beberapa panduan praktis untuk memilih palet warna berdasarkan skin tone-mu:
Punya skin tone cerah? Hindari warna gelap dan pekat karena bisa membuat kulit terlihat lebih pucat. Coba gunakan outfit bernuansa pastel seperti baby blue, soft pink, lavender, mint, atau beige. Ini akan memberi kesan yang seimbang, tampak lembut, segar, dan feminin. Lengkapi dengan aksesori warna emas atau rose gold untuk menambah kehangatan.
Kamu juga bisa memadukan warna monokrom gelap tapi punya sedikit aksen gelap seperti abu-abu muda atau soft charcoal agar memberi kontras yang lebih halus. Contohnya, perpaduan harmonis antara blazer beige, celana krem dan tas warna nude.
Sebut dirimu beruntung jika kamu punya tipe kulit medium, seperti sawo matang atau kuning langsat. Karena kamu bebas bereksperimen dengan warna cokelat tua, olive, mustard, terracotta, burnt orange serta earthy tone lain yang bisa memperkuat karakter alami kulit.
Perpaduan celana khaki dengan atasan olive dan jaket terracotta akan menciptakan sebuah harmoni visual yang unik. Lengkapi penampilan dengan aksesori berbahan kayu atau logam gelap untuk kesan lebih earthy. Pantanganmu adalah warna abu-abu muda atau beige pucat. Jadi berhati-hati atau hindari warna ini karena bisa membuat kulitmu tampak kusam.
Pemilik kulit gelap cenderung cocok dengan warna-warna bold yang kaya pigmen, seperti burgundy, navy, emerald green, plum, royal blue, hingga deep violet. Warna ini akan menciptakan tampilan yang berani namun tetap elegan. Ia juga terkesan mewah dan berkelas sekaligus menonjolkan keindahan alami kulit gelap.
Khusus untuk tampilan monokrom, cobalah padukan berbagai tingkat kegelapan dari warna yang sama. Warna pastel atau terlalu terang mungkin kurang ‘klik’ pada kulit gelap. Namun, kamu masih bisa menggunakannya sebagai aksen atau aksesoris.