Kain katun memiliki jenis yang beragam. Jenis kain katun yang pertama adalah katun Jepang. Kain katun ini sekilas tampak sama seperti kain katun pada umumnya. Namun, jika diperhatikan lebih seksama, Anda dapat melihat beberapa ciri khusus. Cara termudah untuk mengenali kain katun Jepang adalah dengan melihat tulisan ?japan design? di sisi ujung kain. Kode warna juga sering digunakan untuk menandai kain katun jenis ini. Kain katun Jepang juga memiliki daya serap keringat yang bagus. Harganya pun lebih mahal dibanding kain katun biasa. Permukaan kain katun Jepang lebih halus, warnanya lebih awet dan tahan lama. Kain ini sering digunakan untuk membuat blouse wanita.
Jenis yang kedua adalah kain katun Paris. Terdapat dua jenis kain katun Paris, yaitu motif dan polos. Kain katun Paris motif sebenarnya hampir sama dengan kain katun Jepang dalam hal kualitas, harga, dan penggunaan. Akan tetapi, kain katun Paris motif lebih tipis jika dibanding kain katun Jepang. Kain katun Paris polos harganya lebih murah, hampir sama dengan kain katun biasa. Kualitasnya pun hampir sama dengan kain katun biasa, hanya saja lebih tipis. Kain katun Paris polos umumnya digunakan sebagai bahan kerudung dan blouse wanita.
Selain itu, ada juga kain katun Silk/ India/ Zada. kain katun jenis ini terdiri dari dua macam, yaitu tebal dan tipis. Permukaan kain katun ini lebih mengkilap dan warna kilapnya awet walaupun telah sering dicuci. Di antara semua jenis katun, kain katun India-lah yang berdaya serap keringat paling rendah. Harganya sedikit lebih mahal daripada katun biasa, tetapi tidak semahal katun Jepang. Jenis kain katun selanjutnya adalah katun Minyak. Sesuai namanya, permukaan kain katun ini terkesan berminyak. Kain katun ini memiliki kilap yang berbeda dengan kain katun Silk dan kilap tersebut akan berkurang setelah beberapa kali pencucian. Harganya sama dengan kain katun biasa dan berdaya serap keringat lumayan. Yang terakhir adalah kain katun biasa. Harganya relatif murah dan berdaya serap keringat sedang sampai bagus. Warna kain katun ini awet walaupun tidak seawet kain katun Jepang.
Bedong, Sleep Sack, atau Selimut Tebal? Ini Panduan Memilihnya Sesuai Usia Bayi
The Art of Stripes: Mengapa Cabana Stripes Jadi Motif Favorit Tahun Ini?
Cara Memilih Kain untuk Sablon Manual, 5 Kriteria yang Wajib Kamu Tahu!
Swimsuit vs Bikini: Ternyata Bedanya Bukan Sekadar One-Piece atau Two-Piece
Sejarah Panjang Sarung Tangan dari Mesir Kuno hingga Dunia Fashion
Kenapa Denim Selalu Biru? Kisah Tak Terduga yang Dimulai Ratusan Tahun Lalu
Fakta di Balik Harga Premium Kain Sutra, Proses Panjang Menuju Kemewahan
Rahasia di Balik Tapestry: Kain Hias yang Pernah Lebih Berharga dari Lukisan
Pesona Abadi Marilyn Monroe, Bra Ikonik yang Jadi Rebutan Kolektor Dunia
Mengapa Babydoll Dress Selalu Kontroversial di Setiap Generasi?