Mengenal Kain wolfis dan karakternya - Tentu sudah tidak asing lagi bagi peminat kain dengan kata kain Woolpeach. Kain yang menjadi sasaran utama para pelaku bisnis konveksi untuk pembuatan baju muslimah atau gamis ini biasa disebut dengan kain wolfis di Indonesia. Bahan kain woolpeach merupakan bahan kain terbuat dari campuran antara katun, sutra, dan tambahan campuran serat sintetis. Bahan ini mempunyai ketebalan dibawah bahan jersey sehingga relatif lebih tipis, ringan, namun tidak tembus pandang.
Bahan Kain Woolpeach sering disebut sebagai jenis kain arab, bukan karena diproduksi di negara Arab, namun pengertianya lebih pada kain ini biasa diekspor ke Timur Tengah.
Kain ini menjadi primadona untuk pembuatan gamis karena mempunyai harga yang terjangkau dengan karakteristik yang mumpuni.
Kain yang biasa digunakan untuk gamis ini mempunyari karakteristik yang istimewa, seperti:
Kain berbahan Woolpeach ini mempunyai karakter yang merupakan kelebihan dari kain tersebut. Tentu saja, terdapat beberapa kekurangan pada kain ini. Ketebalan dan kualitas yang dihasilkan kain Woolpeach berbeda-beda, sehingga diperlukan ketelitian ketika akan membeli kain ini. Selain itu, dikarenakan sangat beranekaragamnya warna pada kain ini, hal ini menyebabkan menjadi agak sulit untuk menemukan warna yang sama pada satu penjual ke penjual lainnya.
Dari artikel di atas, tentu Sahabat BahanKain sudah mendapat gambaran apa mengenai bahan kain Woolpeach atau Wolfis. Busana muslimah atau gamis ataupun busana yang lainnya, akan menjadi sebuah karya yang indah jika tepat dalam pemilihan bahannya. Sehingga sahabat BahanKain bisa lebih berkreasi dalam menciptakan sebuah karya seni dalam hal busana.
Dapatkan segala kebutuhan produk tekstil hanya di Bahankain.com, Pusat Bahan Kain Indonesia.
Handuk Baru Kurang Menyerap Air? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
5 Kesalahan Menyimpan Jaket Kulit Yang Bikin Cepat Rusak
Modal Kecil Mau Bisnis Sablon Custom? Ini Caranya Tanpa Konveksi
Jenis Kain Linen Dan Penggunaannya Dalam Industri Garmen
Nostalgia Berujung Estetik: Alasan Kenapa Jelly Shoes Era 90-an Mendadak Viral Lagi (Biar Gak Lecet, Simak Hacks Ini!)
PUMA Rilis Koleksi Sepatu Baru dengan Sentuhan Mary-Jane
Mengenal Yarn Hairiness: Penyebab, Metode Pengukuran, dan Dampaknya pada Kualitas Tekstil
Sindrom Baju Berubah Warna: Kenapa Kamera HP Sering ‘Berbohong’ Soal Warna Pakaian Kita?
Onitsuka Tiger, Jejak Sang Harimau dari Lapangan Olahraga ke Panggung Mode
Fashion Normcore, Cara Tampil Stylish Cukup dengan Kaos Polos