Tips Merawat Pakaian Katun Organik

Tips Merawat Pakaian Katun Organik

Katun adalah salah satu kain paling populer di dunia, tetapi perbedaan antara katun organik dan non-organik sangat penting. Agar pakaian Anda bertahan lebih lama, Anda harus mengetahui karakternya masing-masing.

Mungkin, Anda menemukan label "katun organik 100%" pada pakaian merek populer baru-baru ini saat berbelanja. Memang, fashion ramah lingkungan sedang meningkat. Namun, ini bukan hanya tentang gaya Anda, tetapi juga kenyamanan dan kesehatan Anda.

Perbedaan antara Katun Organik dan Non-organik

Katun organik adalah kapas yang diproduksi tanpa membahayakan lingkungan. Tidak seperti kapas organik, kapas non-organik ditanam dengan insektisida dalam jumlah besar (digunakan untuk membunuh serangga), pestisida (digunakan untuk membunuh hama) dan herbisida (digunakan untuk mengendalikan gulma). Belum terbukti bahwa semua bahan kimia ini memengaruhi orang yang memakai kapas, tetapi pekerja perkebunan kapas menjadi korban pestisida setiap tahun, dan banyak dari mereka meninggal dunia.

Jumlah total eco-cotton kurang dari 1% dari total produksi, tetapi terus meningkat. Untuk merangsang pertumbuhan, hanya pupuk organik yang digunakan seperti pupuk kandang dan kompos. Untuk menanam kapas organik, campuran bawang putih, cabai, dan sabun juga digunakan. Tidak ada benih yang dimodifikasi secara genetik juga. Sebaliknya, teknologi hemat energi, seperti panel surya juga digunakan.

Jika kultur yang berbeda tumbuh di area yang sama, tanah beregenerasi secara alami. Untuk produksi kapas non-organik, area yang sama terus digunakan, yang mengarah pada penipisan humus. Akibatnya, pupuk kimia digunakan.

Selain itu, kapas organik dipanen dengan tangan, jadi hanya biji yang sepenuhnya matang yang dipilih. Setelah panen, serat dipisahkan dari biji dan diproses secara terpisah, yang pada akhirnya mengarah pada peningkatan kualitas kain katun.

Sebaliknya, kapas non-organik dipanen dengan mesin yang berdampak negatif pada kualitas bahan baku. Dengan cara ini, defoliants membuat kepala kapas jatuh dari rantingnya sendiri, dan tidak memperhatikan soal matang atau tidaknya.

Selain itu, pembuatan pakaian yang terbuat dari kapas non-organik melibatkan penggunaan pewarna beracun, pemutih klorin, dan formaldehida, yang dapat membahayakan kesehatan kita.

Kelebihan Katun Organik

Menurut produsen kapas, kapas organik mempunyai kelebihan  dalam hal kesehatan manusia (kapas non-organik dapat memicu alergi) dan dalam hal berikut kelebihan lainnya:

  1. Kapas organik tahan Jadi, itu bisa dicuci berulang kali, disetrika, ditekuk, dan diregangkan;
  2. Memunyai kemampuan bernapas lebih baik daripada kapas non-organik;
  3. Sangat kuat ketika dipanaskan, sehingga dapat dicuci pada suhu 95 ° C atau dikukus pada suhu di atas 150 ° C (oleh karena itu, ini banyak digunakan untuk produksi perangkat medis steril);
  4. Mampu menyerap kelembaban hingga 20% dari beratnya.
  5. Lembut bahkan untuk orang dengan kulit sensitif.

Mencuci Katun Organik

Merawat pakaian yang terbuat dari kapas organik mungki seperti merawat seorang anak. Dibutuhkan banyak perawatan dan perhatian. Untungnya, ada berbagai perangkat dan aplikasi, seperti aplikasi pencari anak, yang membuat hidup orang tua lebih mudah. Hal ini juga berlaku untuk merawat kapas organik, ada beberapa tips yang bisa membuat pakaian Anda lebih lama tanpa usaha ekstra.

Kerugian utama dari kapas organik adalah menyusut setelah dicuci karena kain tersebut tidak mengandung bahan kimia untuk kesinambungan. Cuci pakaian seperti itu dengan tangan atau letakkan mesin cuci pada siklus yang halus pada suhu 30-40 derajat. Kecepatan putaran rendah lebih disukai. Dan perhatikan bahwa pakaian yang terbuat dari kapas organik menyusut 5% setelah pencucian pertama.

Untuk menjaga kualitas unik kapas organik, disarankan untuk mencucinya dengan produk ramah lingkungan. Deterjen mengandung bahan kimia berbahaya seperti surfaktan, wewangian sintetis, fosfat, dan lainnya dapat  mempengaruhi serat bio-kapas, menghancurkan sifat unik kapas dan juga bahan kimia ini dapat menyebabkan reaksi alergi.

Jika Anda memiliki noda pada pakaian, cucilah dengan sabun bio alami dan rendam setidaknya selama dua jam dalam air dingin. Setelah itu, cuci di mesin cuci atau dengan tangan. Untuk pencucian pertama, tambahkan ¼ cangkir cuka pada bilasan terakhir, ini akan membantu mengatur warna dan menahan pudar.

Mengeringkan Produk Katun Organik

Cobalah untuk mengeringkan pakaian dengan diangin-anginkan, karena metode ini tidak melemahkan serat dan mengurangi kerutan. Namun, hindari menempatkannya langsung di bawah sinar matahari, karena dapat membuat pakaian Anda memudar.

Menyetrika Kain Katun Organik

Penting untuk dipahami bahwa kapas organik tidak dirawat dengan bahan kimia anti-kerut, sehingga mudah kusut. Sebaiknya setrika kain seperti itu saat masih basah, atau gunakan setrika uap.

Pakaian dari bahan katun organic memang dianggap mampu menjawab kebutuhan akan fashion yang ramah llingkungan. Cukup dengan ikuti instruksi pada label, maka pakaian Anda akan bertahan selama mungkin.


Baca Juga

12 Metode Mencetak Motif Kain
 
Tekstur Cantik Dan Unik Kain Dobby
 
Jogja Fashion Week 2019 Sesi Kedua Resmi Dibuka