Sebagai seorang muslimah, memiliki berbagai variasi jilbab merupakan sebuah keharusan tersendiri. Apalagi trend fashion hijab yang berkembang sampai sekarang ini, sudah banyak model hijab yang bermunculan.
Inovasi dari produsen jilbab yang baru-baru ini cukup booming di pasaran adalah hijab printing. Model jilbab ini cukup ramai disukai para wanita muslim, terlebih pengguna jilbab di jaman sekarang sudah cukup banyak dan terus bertambah. Oleh sebab itu, bisnis dibidang ini tentu akan menguntungkan di masa depan.

Sumber: www.bukalapak.com
Hijab printing sering disebut dengan scraf kustom, kerudung print atau jilbab print. Pembeda jilbab printing dengan jilbab lainnya adalah proses pembuatan serta corak motif yang diaplikasikan pada permukaan kainnya. Selain itu, hijab printing juga bisa kustom motif sesuai dengan keinginan si pengguna.
Sesuai dengan namanya, motif dan corak yang melekat pada kain hijab dibuat menggunakan printer digital textile khusus, desain hijab dibuat dengan perantara komputer sehingga lebih mudah dan efisien.
Untuk menghasilkan motif yang indah dan cantik tentu harus menggunakan bahan berkualitas. Berikut beberapa jenis kain yang cocok digunakan sebagai bahan dasar jilbab printing:
1. Bahan voal
Voal merupakan bahan jilbab yang paling popular, pasalnya bahan ini memiliki kelembutan yang baik sehingga nyaman digunakan. Tekstur yang lembut menjadikan bahan ini dapat menyerap tinta print dengan baik.
2. Bahan satin polyester
Bahan kain yang satu ini memiliki tektur ringan dan mengkilap, sehingga sangat cocok digunakan sebagai bahan kain jilbab digital printing. Bahan satin banyak dicari karena terkesan mewah dan glamor.
Selain jenis bahan kain yang digunakan, tentu kita harus merawat hijab printing agar tidak mudah rusak dan hasil printingnya tetap terjaga. Biasanya beberapa jilbab terdapat label yang menjelaskan bagaimana aturan mencucinya yang harus dilakukan. Mencuci hijab cukup dikucek, apabila disikat atau menggunakan mesin itu akan menyebabkan serat dari bahan jilbab akan pudar. Ketika menjemur, sebaiknya cukup diangin-anginkan saja supaya warna dari hasil printing tetap terjaga. Saat menyetrika pun hindari suhu panas sesuaikan dengan jenis banya karena bisa merusak hijab.
Untuk jilbab printing sendiri harganya sangat ekonomis, harga jilbab tersebut sesuai dengan bahan kain yang digunakan, beda jenis kain yang dipakai tentu harga juga berbeda. Jika para sahabat bahankain ingin membuat jilbab printing sendiri sesuai dengan keinginan namun belum menemukan jenis bahan kainnya, sahabat bisa melihat koleksi jenis bahan kain yang kami miliki dan silakan hubungi customer service kami.
Drop Waist Silhouette, Perpaduan Gaya Klasik dan Modern yang Kembali Populer
Dari Istana Kerajaan sampai Quiet Luxury: Sejarah Parfum sebagai Simbol Kelas Sosial
Menarik! Ini Fakta Dibalik Huruf T pada Kata T-Shirt
Review Brand Sch. (Ouval Research), Legenda Distro Bandung yang Masih Eksis Hingga Saat Ini
Fashion People dan Obsesi terhadap Rokok sebagai Visual Prop: Kenapa Smoking Aesthetic Masih Terlihat “Cool”?
TWS Udah Nggak Jaman, Wired Earphone Kini Jadi Aksesori Fashion yang Hits!
Bukan Sekadar Fashion, Ini Fungsi Penting Sunglasses untuk Kesehatan Mata
Malam Dingin, Inovasi Lilin Batik Untuk Belajar Membatik Lebih Aman
Eksplorasi Material dalam "We The Women", Koleksi Spring 2026 alice + olivia
Mengenal Jenis Bahan Pelapis Jok Motor dan Tips Memilihnya