Untuk kamu yang ingin
menginap di hotel pasti sudah berekspektasi bahwa hotel harus bersih dan
nyaman. Entah dari kamar mandinya, kasur maupun lantai kamarnya yang harus
bersih. Bersih dari debu, sisa makanan atau juga dipastikan tidak ada binatang
kecoa atau cicak.
Namanya menginap di hotel, semua kebutuhan sudah disiapkan oleh pihak hotel dan tidak perlu repot-repot membereskan dan membersihkan kamar sendirian. Tetapi, apakah kamu yakin jika pihak hotel akan mengganti sprei dan sarung bantal yang baru saja digunakan tamu lain?

Sumber: pix10.agoda.net
Ya, memang beberapa hotel
mengganti sprei setiap hari atau setiap ada pergantian tamu. Namun kadang kala
ada suatu kondisi di mana saat tamu checkout pun hanya dirapikan saja
dan tidak diganti dengan sprei baru. Normalnya saat berganti tamu, maka sprei,
sarung selimut atau sarung duvet, sarung bantal dan guling seharusnya diganti.
Dilakukan juga pengecekan terhadap pelindung matras apakah ada kotoran yang
terselip atau tidak.
Cara mendeteksi sprei
yang sudah diganti atau belum cukup mudah, bisa menggunakan lampu ultraviolet
alias BLB (Black Light Bulb) yang kini hadir dalam bentuk senter. Jadi,
apabila melihat semacam bercak dari sprei menggunakan cahaya ini, mungkin saja
sprei itu belum diganti dari pengunjung sebelumnya.
Sprei yang tidak diganti
setelah digunakan tamu sebelumnya, akan menjadi media penularan penyakit. Sprei
dan selimut bisa menjadi tempat berkumpulnya bakteri, jamur, kuman, bulu hewan
dan keringat manusia. Penularan kuman
dan penyakit bisa terjadi karena hal tersebut, namun kasus ini sangat langka,
tidak sampai 0,1% di dunia.
Beberapa orang mempunyai
kekhawatiran, khususnya bagi mereka yang sangat memperhatikan kebersihan. Untuk
menghilangkan rasa khawatir tersebut, ada beberapa tips mengenai pencegahan
sprei yang tidak diganti.
1.
Membawa sprei dan sarung bantal sendiri
Hal
ini memang menambah beban bawaan, terlebih tidak tahu ukuran besar kasur yang
didapat ketika check-in. Bila tidak yakin dengan ukuran kasur, bisa
membawa sprei flat. Sprei flat atau flat sheet merupakan sprei
rata yang hanya selembar kain dan pemasangannya bisa dilipat pada setiap sisi
kasur.
2. Membawa alas sprei portabel sekali pakai

Sumber: i0.wp.com
Barang
ini dianggap hanya alas sprei karena memang fungsinya seperti itu, praktis,
ringan, dan anti alergi. Namun kenyamanannya berbeda di banding bersentuhan
dengan sprei katun secara langsung.
3. Membawa kantong tidur khusus hotel

Sumber: ae01.alicdn.com
Kantong
tidur khusus hotel termasuk salah satu alas tidur yang portabel, tetapi bisa
digunakan berulang kali dimana berfungsi sebagai pemisah antara tubuh dengan
kain hotel. Sleeping bag ini terdiri dari sprei sekaligus selimut dan di
bagian kepala ada kantong bantalnya.
Berikut tadi beberapa tips untuk menghindari sprei hotel yang tidak diganti dari tamu sebelumnya. Untuk sahabat BahanKain yang membutuhkan amenities hotel, Anda bisa cek koleksi di web kami, lho.
Bukan Sekadar Dress Code, Ini Makna Seragam Hitam Putih Saat Training
“Face Card Fashion”: Kenapa Orang Attractive Bisa Membuat Outfit Biasa Terlihat Mahal?
Apa Itu Pecah Pola? Teknik Dasar Fashion yang Wajib Dipahami
Bukan Pakai Putih: Ini Trik Fashion Supaya Underwear Tidak Kelihatan Saat Memakai Celana Putih
Poetcore, Estetika Klasik yang Mendefinisikan Fashion Generasi Z
Sama-sama Santai, Ini Bedanya Loungewear dan Homewear
Kontroversi Dibalik Popularitas Brand Mewah Italia, Gucci
Tren Gaun Berenda, Silky Camisole Sentuhan Romantis yang Kembali Menguasai Panggung Mode
7 Penyebab Pakaian Putih Berubah Warna Jadi Kekuningan (Yellowing)
Dulu Bangsawan Sengaja Pakai Baju yang Tidak Praktis — dan Jejaknya Masih Terlihat Sampai Sekarang