Semua pekerja lapangan,
tenaga medis maupun pekerja laboratorium diharuskan menggunakan alat pelindung
diri (APD) untuk meminimalisir kecelakaan kerja seperti luka maupun cidera.
Khusus para pekerja yang bekerja di bidang kimia, diwajibkan untuk selalu
menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan. Dimana sarung tangan
tersebut berfungsi menjaga keamanan, kebersihan serta sterilisasi tangan.
Terdapat beberapa jenis sarung tangan safety yang dapat digunakan, namun sarung tangan safety yang digunakan pada laboratorium berbeda jenisnya. Desain sarung tangan yang dibuat untuk melindungi tangan dari bahan kimia memiliki sifat lebih tipis, ketat, elastis dan tidak tembus cairan maupun udara. Apabila para pekerja laboratorium tetap dipaksa menggunakan sarung tangan berbahan kain, maka bahan kimia yang berbahaya bisa tembus ke tangan sehingga akan menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

Sumber: id-test-11.slatic.net
Ada beberapa pekerjaan
yang berkaitan dengan bahan-bahan kimia sehingga memerlukan sarung tangan yang
tahan terhadap resistensi kimia tersebut. Pekerjaan tersebut meliputi tenaga
medis, peneliti farmasi, peneliti zat aditif, peneliti bahan pangan maupun zat
kimia berbahaya lainnya. dalam setiap penelitian yang berhubungan dengan bahan
kimia maupun kontak langsung dengan orang, mereka memerlukan sarung tangan yang
dapat melindungi tangan dari bahan kimia maupun dari bakteri dan virus.
Dalam beberapa industri
seperti industri pengolahan gas, agrobisnis, industri pemrosesan kimia dan
pembahauan energi harus menggunakan sarung tangan safety karena sifat asam
maupun basa dapat bereaksi apabila mengenai kulit.
Berikut beberapa jenis
sarung tangan yang dapat digunakan para pekerja laboratorium maupun untuk tenaga
medis.
1.
Latex
Sarung
tangan latex adalah salah satu sarung tangan yang dibuat dari bahan karet.
Sarung tangan ini dibuat dari bahan campuran karet mentah dengan serum sehingga
ketika digunakan menjadi lebih elastis dan fleksibel. Sarung tangan latex ini
tidak mudah rusak karena tingkat elastisnya sangat baik.
2.
Nitril
Sarung
tangan nitril adalah sarung tangan yang sering digunakan para pekerja kimia
didunia. Sarung tangan ini dibuat dari kopolimer karet sintetis yang berasal
dari zat akrilonitril dan campuran butadiene. Sarung tangan nitril ini tahan
terhadap tusukan jarum, panas, dan minyak. Sarung tangan ini lebih tebal dari
sarung tangan jenis latex dan sifatnya sedikit kaku.
3.
Vinyl
Sarung
tangan vinyl sering disebut sebagai sarung tangan plastik karena bahannya yang tipis.
Bahan yang digunakan adalah bahan kopolimer alias karet sintetis.
Berikut beberapa jenis sarung tangan yang dapat digunakan untuk pekerja laboratorium maupun untuk tenaga medis.

Bosan Sama Model Kaos yang Gitu-Gitu Aja? Yuk, Kenalan Sama Kaos Boxy!
6 Cara Menentukan Ukuran Celana yang Pas
Pernikahan Selebriti Bukan Sekadar Romantis—Ini Cara Brand Fashion “Diam-Diam” Menguasai Dunia
Jadi… Sebenarnya Boleh Nggak Sih Pakai Celana Kulit?
Natasha Archer, Sosok di Balik Gaya Ikonik Kate Middleton Kini Jadi Fashion Stylist Professional
Top 5 Tren Baju Lebaran 2026 di Indonesia: Simpel, Elegan, dan Multifungsi
Tampil Beda! 6 Aksesori Pria yang Bikin Penampilan Makin Standout
Tren Sarung Celana, Perpaduan Nyaman antara Tradisi dan Gaya Modern
Profesi Stylist. Orang di Balik Outfit Ikonik Selebriti
The Pankou Trend: Dari Dinasti ke Runway Internasional