Selimut dikenal sebagai salah
satu perlengkapan tidur yang hampir dimiliki oleh setiap orang untuk memberikan
kehangatan pada tubuh mereka. Bagi sebagian orang, selimut ini mungkin tidak
terlihat spesial dari benda lainnya, namun barang ini ternyata menyimpan banyak
sekali fakta yang menarik, lho.
Selimut merupakan kain yang berukuran panjang dan lebar yang digunakan untuk perlengkapan tidur serta untuk melindungi dari hawa dingin. Elemen penting sebagai penghangat tubuh ketika tidur adalah menggunakan selimut. Secara tradisional, selimut banyak dibuat dari bahan wol karena kehangatan dan kelebihan yang dimiliki bahan tersebut.
Sumber: pinterest.com
Lantas bagaimana asal
mula terciptanya selimut itu? Nah, berikut beberapa fakta menarik yang
tersembunyi dari selimut itu sendiri.
AWAL MULA KEMUNCULAN
SELIMUT
Menurut catatan sejarah,
penggunaan selimut pertama kali disadari oleh manusia gua yang berguna untuk
menghangatkan tubuh meraka ketika tidur. Pada saat itu, manusia gua sering membawa
kulit binatang besar yang masih lengkap dengan bulu dan mereka gunakan sebagai
penghangat tubuh. Awalnya kulit binatang tersebut dijadikan karpet sebagai alas
tanah. Namun karena hawa dingin yang menyerang tubuh mereka, sehingga beberapa
orang mulai berguling dan menutupi tubuh mereka dengan kulit tersebut. Kemudian
manusia gua tersebut mengembangkan selimut yang tidak hanya digunakan saat
tidur saja tetapi untuk menutupi tubuh saat udara dingin.
TIDAK HANYA UNTUK TIDUR
Dalam perkembangannya, beberapa
negara menggunakan selimut tidak hanya untuk selimut. Dinegara Meksiko, selimut
biasa disebut serape dan digunakan untuk melakukan berbagai aktivitas
sehari-hari. Serape dibuat dengan ukuran sekitar 2 meter dari bahan katun dan
wool. Sementara di Maroko, selimut dinamai dengan handira yang berbentuk
semacam jubah yang digunakan mempelai wanita pada pernikahan. Lain halnya
dengan penduduk Leshoto, mereka mengenakan selumut “Basotho” sebagai pakaian
tradisional.
SIMBOL KEBANGSAWANAN
Dilihat dari sejarahnyam
kebiasaan menenun selimut sendiri konon sudah dimulai sejak sebelum masehi.
Pada saat itu harga selimut tenun sangat murah dan selimut lainnya menjadi
kebanggaan tersendiri bagi bangsawan.
PERKEMBANGAN SELIMUT
Tepat pada awal tahun
1800-an, selimut mulai terkenal di rumah-rumah sebagai saranan untuk
menghangatkan tubuh. Awal mulanya selimut dibuat dari bahan wol, hingga saat
ini selimut sudah banyak dibuat dari berbagai bahan yang bervariasi dengan
memiliki karakteristik lembut, ringan dan tentu menghangatkan. Beberapa jenis
bahan kain tersebut diantaranya adalah wool, kain katun, linen, fleece, flanel
serta kain polar.
Berikut tadi pembahasan singkat mengenai fakta menarik selimut yang dapat menambah wawasan Anda. Bagi sahabat bahan kain yang membutuhkan selimut untuk keperluan rumah sendiri atau untuk rumah sakit, Anda bisa cek koleksi selimut kami di sini ya.

Stitch Down, Konstruksi Klasik Yang Bikin Sepatu Auto ‘Bandel’
Baju Couple Nggak Harus Kembaran! Ini Cara Tampil Serasi Pakai Color Theory
Invisible Fashion: Hal yang Kamu Pakai Setiap Hari Tapi Jarang Kamu Sadari
Kisah di Balik Logo Rubah Merah, Bagaimana Fjällräven Menjadi Ikon Dunia?
Sewa High Fashion? Ini Cara Cerdas Tampil Mewah Tanpa Harus Beli
King of Quiet Luxury , Ini 5 Brand Old Money yang Paling Ikonik
Dari Baju Dalam Jadul sampai “Senjata Rahasia” Anti Dingin (Wajib Tahu Long John Sebelum ke Luar Negeri!)
Kenali Jenis Bedong Bayi dan Bahan Kain yang Aman untuk Si Kecil
Bespoke Itu Apa Sih? Ini Bedanya Sama Tailored (Dan Kenapa Nggak Cuma Buat Pria)
Jaket Reversible, Jaket Dua Sisi yang Praktis dan Semakin Populer