Sahabat setia Bahankain tentu tak asing dengan istilah 'kain mori'? Yaps, kain yang identik sebagai pembungkus jenazah ini memang sudah sangat lekat di telinga para penggiat kriya tekstil terutama pengrajin kain batik. Memiliki gramasi yang tepat, dengan ketebalan standar (tidak terlalu besar dan tidak terlalu tipis). Kerapatan anyaman dan kemampuan menyerap yang tinggi dari bahan katun membuat kain mori katun manjadi media favorit untuk menggoreskan lilin/malam dan berkreasi dengan berbagai motif batik.

Sumber: kibrispdr.org
Secara harfiah, istilah mori umumnya merujuk pada lembaran kain katun yang sudah melalui proses penghilangan lapisan kanji dan pemutihan atau bleaching. Sebagian besar kain mori terbuat dari bahan katun namun ada juga kain mori yang terbuat dari bahan polyester, rayon atau shantung, cotton blend dan masih banyak lagi.
Kerapatan anyaman dan ketebalan kain mori ini cukup beragam, sehingga pemanfaatannya pun juga sangat luas. Mulai dari kain untuk saringan tahu, media batik, jarik, pakaian hingga kanvas lukis kualitas premium. Diantara jenis-jenis kain mori, berikut ini beberapa nama dagang dan karakteristik kain mori:
Kain mori batu terbuat dari 100% benang katun 20s dengan lebar 115 cm, pola anyaman yang tidak terlalu padat membuat kain memiliki handfeel yang sedikit kasar. Jika dibandingkan dengan jenis kain mori lainnya, mori batu memiliki harga yang paling murah. Karakteristik kain yang sedikit kasar ini membuat kain mori batu hanya digunakan untuk membuat batik dengan kualitas agak rendah.
Satu tingkat diatas kain mori batu, yaitu kain mori biru. Istilah biru ini bukan berarti kain mori tersebut berwarna biru, tetapi memang nama pasar yang digunakan untuk jenis kain ini. Kain mori batu terbuat dari benang katun 30s dengan lebar 105 dan 115 cm. Diameter benang 30s ini lebih kecil dari benang 20s, sehingga karakteristik benang ini lebih lembut dari kain mori batu.
Kerapatan kain standar yang digunakan pada pembuatan kain ini membuat kain mori batu sering digunakan untuk media batik cap atau batik printing. Selain batik cap dan batik printing, kain mori biru juga sering digunakan untuk membuat kain jarik atau jarit, taplak meja, dan lain sebagainya.
Kain katun prima termasuk dalam kategori mori kelas menengah. Terbuat dari benang katun 40s dengan pola anyaman yang lebih rapat, kain ini sudah memenuhi syarat bahan batik tulis dan batik cap. Tersedia dalam dua variasi lebar yaitu 106 dan 115 cm. membuatnya fleksibel untuk berbagai kebutuhan.
Di kelas premium, ada kain primissima atau yang lebih dikenal sebagai mori primis. Ini adalah jenis kain mori berkualitas terbaik yang terbuat dari benang katun 50s dengan struktur anyaman sangat padat. Sehingga menghasilkan kain yang sangat halus dan lembut saat bersentuhan dengan kulit. Hal itulah yang menjadikannya sebagai pilihan teratas dalam produksi pengarjin batik tulis premium.

Sumber: wartabromo.com
Kepadatan anyamannya juga membuat kain ini lebih awet dan memiliki kemampuan unuk menyerap warna dengan baik. Salah satu merk kain mori primis yang paling terkenal adalah kain mori gamelan srimpi dan kain mori tali kupu. Kedua merk ini merupakan produk dari salah satu perusahaan tekstil yaitu, PT. Primissima. Namun seiring perkembangan dunia tekstil kini dan meningkatnya kebutuhan kain ini membuat kedua merk kain mori tersebut mulai langka di pasaran.
Kain yang dulunya diimpor dari Belanda dan Jepang ini kini mulai diproduksi oleh perusahaan-perusahaan lokal. Soal kualitas tentunya akan tetap menjadi prioritas utama dan akan tetap dipertahankan. Bahankaincom juga meluncurkan produk kain primis yang terbuat dari bahan baku benang katun 50s kualitas unggulan guna menghasilkan kain yang berdaya saing dan bernilai jual. Ternispirasi dari sang legenda kain mori primis cap gamelan srimpi, Bahankaincom merilis produk kain mori primis dengan merk dagang kain mori cap gamelan dan cap srimpi.
• Kain mori primis cap gamelan
Kain mori cap gamelan terbuat dari material 100% katun 50s dengan jumlah helai benang pakan dan lusinya bisa mencapai 100-110 helai per inch. Dengan lebar 115 cm, kain ini akan sangat cocok untuk bahan batik tulis, kanvas lukis dan berbagai produk fashion lainnya.
• Kain mori primis cap srimpi
Sama halnya dengan kain mori cap gamelan, kain mori cap srimpi juga terbuat dari material katun 50s sebanyak 100% dengan kerapatan anyaman yang mencapai 110 helai benang per inchi. Ketebalan kain dan kerapatan anyamannya membuat kain ini sangat cocok untuk media membatik
Demikian penjelasan sekilas mengenai karakteristik, pemanfaatan dan jenis-jenis kain mori. Nah, Sahabat setia Bahankain yuk segera cek out produk terbaru kami, jangan sampai kehabisan yah.
Segera menghubungi Customer service kami untuk detail produk, pemesanan dan info seputar dunia tekstil lainnya. Jadilah member setia Bahankain dan nantikan promo-promo menarik lainnya. Dapatkan juga berbagai tips seputar dunia kain dan tekstil serta rekomendasi bahan dan info menarik lainnya di halaman website kami.
Yuk, update koleksi produk mori prima kami lainnya, klik disini.
Sahabat Bahankain juga bisa mampir ke online store kami di:

Menarik! Ini Fakta Dibalik Huruf T pada Kata T-Shirt
Review Brand Sch. (Ouval Research), Legenda Distro Bandung yang Masih Eksis Hingga Saat Ini
Fashion People dan Obsesi terhadap Rokok sebagai Visual Prop: Kenapa Smoking Aesthetic Masih Terlihat “Cool”?
TWS Udah Nggak Jaman, Wired Earphone Kini Jadi Aksesori Fashion yang Hits!
Bukan Sekadar Fashion, Ini Fungsi Penting Sunglasses untuk Kesehatan Mata
Malam Dingin, Inovasi Lilin Batik Untuk Belajar Membatik Lebih Aman
Eksplorasi Material dalam "We The Women", Koleksi Spring 2026 alice + olivia
Mengenal Jenis Bahan Pelapis Jok Motor dan Tips Memilihnya
Bukan Sekadar Dress Code, Ini Makna Seragam Hitam Putih Saat Training
“Face Card Fashion”: Kenapa Orang Attractive Bisa Membuat Outfit Biasa Terlihat Mahal?