Setelah era kemewahan senyap
ramai, kini giliran boom boom fashion menjadi tren di kalangan
anak muda. Orang-orang tidak lagi takut untuk tampil maksimal, mencolok, dan
mewah untuk kesenangan diri sendiri.
Menurut The Guardian edisi Kamis (27/3/2025), boom boom fashion terinspirasi dari kemewahan dan keserakahan yang mengingatkan pada New York, Amerika Serikat, yang kumuh pada akhir 1980-an setelah krisis keuangan. Istilah ini juga berasal dari Boom Boom Room, sebuah kelab berwarna keemasan di puncak Hotel Standard, New York, yang dibuka tahun 2009.

Sumber: https://wwd.com/
”Boom boom adalah ekspresi murni dari ekses, dunia di mana male-coded values telah kembali dengan dahsyat,” kata Sean Monahan, peramal tren dan pendiri K-HOLE.
Jika kemewahan senyap (quiet
luxury) menunjukkan kekayaan secara halus lewat warna netral atau
polos, boom boom fashion adalah kebalikannya. Orang tidak
segan mengenakan setelan jas mencolok, mantel bulu raksasa, atau kuku merah
panjang.
Gaya semacam itu mengingatkan
pada gaya pakaian maksimalis era tahun 1980-an. Sebagai referensi, lihatlah
gaya karakter Gordon Gekko (Michael Douglas) dalam film Wall Street (1987)
atau Alexis Carrington Colby (Joan Collins) dalam serial Dynasty (
1981-1989). Mata jadi sulit untuk berpaling.
Bergaya boom boom berarti
orang berbusana sesuai keinginan mereka, walau terkadang tak sesuai kemampuan
keuangan. Tak masalah bergaya mahal meski kantong kempes.
Fenomena boom boom
fashion sudah terlihat dalam sejumlah peragaan busana jenama terkenal.
Baru-baru ini, Prada, Emporio Armani, dan Dolce & Gabbana memamerkan
koleksi yang menyertakan mantel bulu. Sekitar 70 persen bulu asli maupun palsu
muncul dalam pertunjukan mereka.
Sementara itu, jenama lain
merilis koleksi-koleksi berpotongan unik. Koleksi Saint Laurent mempunyai
pakaian dengan potongan bahu yang berlebihan, Stella McCartney dengan sepatu
bot setinggi paha, dan Miu Miu dengan bra runcing. Alhasil, para model terlihat
kaya, canggung, dan glamor.
Para pesohor global turut
menunjukkan semangat boom boom. Seperti yang dilaporkan Elle, Cate
Blanchett tampil dengan setelan jas merah muda pastel dengan blus pussybow berwarna
hijau neon dari Tom Ford, Maret lalu.
Parker Posey terlihat dengan
mantel bulu Gucci krem mewah juga pada Maret, di bulan yang sama. Pekan lalu,
Pedro Pascal mengenakan blazer tartan berbahu lebar lengkap dengan sepasang
sepatu bot kulit setinggi paha dari Saint Laurent.
5 Tren Menswear dari Milan Fashion Week SS27: Saat Gaya Pria Makin Berani
Kenapa Serat Kain Satin Mudah Tertarik? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya
Mengenal Kain Bouclé, Rahasia Tekstur Mewah di Balik Jaket Chanel
Arah Serat Kain (Grainline): Pengertian, Jenis, dan Fungsinya
Beauty Milan Fashion Week SS27: Saat Glamour Jadi Lebih Berantakan
Sambut Hari Batik Nasional, Kampung Giriloyo Siap Perkenalkan 14 Motif Batik Tulis Baru
Mewah Tanpa Logo Besar, Ini Rahasia di Balik Gaya Elegan Massimo Dutti
5 Negara Penghasil Kapas Terbesar di Dunia, Indonesia Impor Dari Mana?
Fix Bikin Pangling! Ini 5 Tren London Fashion Week SS27 yang Paling Mudah Kamu Tiru Sekarang Juga!
Apa Itu Placket pada Pakaian? Kenali Fungsi dan Jenis-jenisnya