Pernahkah kamu melihat seseorang berjalan ke resto atau tempat lain memakai sandal selop tipis bertuliskan nama hotel? Atau justru kamu sendiri yang melakukannya? Sebaiknya, jangan ulangi lagi deh. Walaupun termasuk fasilitas pribadi, bukan berarti kamu bisa memakainya ke sembarang tempat. Karena, sejatinya sandal ini dibuat khusus untuk digunakan di kamar hotel, bukan di lobby, restoran atau area umum lainnya.
Nah, ternyata memakai sandal hotel juga ada etika-nya, loh. Simak ulasannya deh!
Hampir semua hotel, terutama hotel berbintang menyediakan sandal khusus tamu sebagai bagian dari hospitality service atau layanan keramah tahamahan bagi tamu. Tujuannya tak lain yaitu untuk memastikan setiap tamu merasa nyaman dan betah selama menginap.
Hotel mempunyai banyak aturan tidak tertulis, salah satunya mengenai penggunaan sandal hotel. Meski namanya “sandal hotel”, tapi sebenarnya ia hanya boleh dipakai saat di dalam kamar, lho. Fungsinya yaitu menjaga kebersihan kamar dan melindungi kaki dari debu lantai yang dingin.

Sumber: https://www.istockphoto.com/
Bahannya ringan, tipis dan halus, ideal untuk penggunaan di dalam kamar yang area geraknya terbatas sekaligus mengurangi gesekan pada lantai. Berikut beberapa fakta tentang sandal hotel yang wajib kamu tahu:
Bentuk sederhana sandal hotel yang tipis, ringan, dan berbahan kain banyak diyakini terinspirasi dari sandal rumah tradisional Jepang (zōri) atau sandal dalam ruangan di Tiongkok.
Dalam budaya Asia Timur, sandal
khusus dalam ruangan sudah lama digunakan demi menjaga kebersihan rumah.
Konsep ini kemudian diadaptasi dalam layanan perhotelan modern.
Pada dekade 1960–1970-an, ketika standar layanan hotel
internasional berkembang, terutama di Jepang dan Eropa, sandal khusus mulai
disediakan di kamar. Desain pertamanya sangat sederhana:
· Bahan: kain putih tipis (nonwoven atau terry) dengan sol busa EVA yang ringan.
Baca Juga: 7 Barang Yang Boleh Dibawa Pulang Dari Hotel, Jangan Asal Angkut Ya! |
· Model: ujung terbuka (open toe) mudah dipakai dan lebih higienis, ujung tertutup (close toe) lebih hangat di dalam ruangan.
·
Warna: dominan putih, melambangkan kebersihan.
Sandal hotel beserta perlengkapan mandi sekali pakai
seperti sabun, shampo, pasta gigi dan sikat gigi adalah fasilitas gratis yang
boleh dibawa pulang. Barang-barang tersebut termasuk fasilitas yang dipersonalisasikan
untuk setiap tamu yang singgah.
Sandal hotel dirancang untuk kenyamanan dan kebersihan
di dalam kamar. Bahannya yang ringan dan tipis ideal untuk lantai kamar yang bersih,
melindungi kaki dari dingin atau debu.
Memang tidak ada aturan tertulis tentang tata cara penggunaannya.
Namun, ada semacam etika pemakaian sandal hotel yang perlu dipahami, yaitu:
·
Hanya untuk di Dalam Kamar
Sandal hotel
memang dibuat ringan dan praktis, tetapi tidak cocok untuk aktivitas luar
ruangan. Bahannya tipis, solnya licin, dan jelas tidak tahan air. Karena itu,
sandal ini idealnya hanya dipakai saat berjalan di kamar, menuju kamar mandi,
atau sekadar bersantai di area balkon.
·
Jangan untuk Aktivitas Berat
Ketahuliah bahwa sandal hotel hanya dirancang untuk lantai karpet atau ubin di kamar. Memakainya di area publik seperti lobi, restoran, koridor, kolam renang, atau area luar hotel lain bisa dianggap tidak sopan dan melanggar etika umum. Pakailah sandal atau sepatu milikmu kalau memang ingin pergi atau beraktivitas di luar kamar.
·
Tidak Perlu Dikembalikan
Berbeda dengan
handuk atau bathrobe yang menjadi inventaris hotel, sandal hotel umumnya
termasuk complimentary item. Artinya,
tamu boleh membawanya pulang. Jangan tinggalkan sandal dalam keadaan kotor di
kamar, lebih baik buang atau bawalah pulang sebagai suvenir.
·
Gunakan secara Sopan di Area Bersama
Beberapa hotel
memperbolehkan tamu memakai sandal hotel di koridor atau saat menuju spa.
Namun, ada batasannya. Tapi jangan pernah memakainya ke restoran, lobi utama,
atau bahkan ke ruang pertemuan karena hal itu dianggap kurang pantas.
·
Hargai Fungsinya sebagai Fasilitas Kebersihan
Walaupun termasuk fasilitas pribadi, bukan berarti kamu bisa memakainya sesuka hati. Hargailah fungsi utamanya untuk menjaga kaki tetap bersih dan nyaman di dalam kamar. Memakainya ke luar jalan-jalan di luar hotel lalu kembali dalam keadaan kotor justru membuat fasilita s ini kehilangan maknanya.
Itu dia beberapa aturan tak
tertulis terkait penggunaan sandal hotel. Intinya, hargailah fungsi dari setiap
fasilitas yang diberikan hotel. Meskipun sudah dipasrahkan sepenuhnya untuk digunakan,
tapi selalu ingat fungsi dasarnya. Semoga pengetahuan ini bermanfaat ya!
Nah, kalau sobat bahankain sedang
mencari supplier linen hotel atau kain untuk produksi linen hotel, Bahankaincom
bisa menjadi alternatif terbaik. Kamis siap melayani pembelian Sandal Hotel. Cek ketersediaan produk incaranmu di Kategori
Produk Home Textile kami.
Atau langsung hubungi customer service kami
untuk detail produk, pemesanan, serta info lainnya.

Elevated Style, Trik Sederhana Bikin Look Harian Kamu 'Naik Kelas
Chloé Paddington Bag Kembali Populer di 2026, Ini yang Berubah
Kenapa Bahan Kaos Dijual Per-kg bukan meter? Ini Penjelasannya!
Apa itu Blake Stitch Construction?
Rainwear Lagi “Naik Level”—Dari Pelindung Hujan Jadi Statement Paling Berani
Mengenal Kain Verlando: Karakteristik, Jenis, dan Penggunaannya dalam Industri Konveksi
Stop Ikut Tren Tiap Minggu. Perlu Nggak Sih Ngikutin Microtrends Fashion?
Bosan Sama Model Kaos yang Gitu-Gitu Aja? Yuk, Kenalan Sama Kaos Boxy!
6 Panduan Menentukan Ukuran Celana yang Pas
Pernikahan Selebriti Bukan Sekadar Romantis—Ini Cara Brand Fashion “Diam-Diam” Menguasai Dunia