Di dunia tekstil dan konveksi, setiap jenis kain memiliki cara pengukuran yang berbeda. Kain tenun (woven) seperti kain batik, linen, atau denim umumnya dijual per meter. Sedangkan supplier atau toko kain menjual cotton combed, fleece, bahan kaos, serta produk rajutan dalam satuan kilogram (kg).
Tapi, pernah nggak sih kamu penasaran,
kenapa kain rajutan ini tidak dijual meteran
saja? Dan ternyata jawabannya berkaitan dengan hal-hal teknis. Cek fakta lengkapnya, yuk!
Bahan rajut adalah jenis kain
yang dibuat menggunakan teknik knitting,
yaitu proses membentuk kain dari rangkaian benang yang saling mengait membentuk
lingkaran atau loop. Beda dari kain tenun yang kokoh dan stabil, struktur loop
pada bahan rajut menciptakan lebih banyak ruang. Sehingga karakternya
lebih fleksibel dan bisa meregang secara alami mengikuti lekuk tubuh.
Selain itu, berikut karakteristik
unik bahan rajutan atau knitting:
·
Elastis
·
Tekstur lembut
dan nyaman di kulit
·
Memiliki sirkulasi
udara yang baik
·
Mudah mengikuti bentuk tubuh
Berkat fleksibilitasnya yang luar
biasa, banyak produsen dan pengusaha konveksi memilih bahan knitting dalam
pembuatan kaos, sweater, cardigan, pakaian olahraga, baju sehari-hari, serta item
fashion lainnya.
Struktur rajutan juga memengaruhi cara kain tersebut diukur dan diperjualbelikan. Dan penggunaan satuan berat (kg) dalam penjualan bahan kaos sendiri didasarkan pada beberapa alasan teknis. Dan faktanya sistem ini terbukti lebih efisien dan akurat dibandingkan pengukuran panjang (meter).

Nah, berikut beberapa alasan yang
membuat kain kaos dijual dalam satuan kilogram:
Alasan utama
kenapa kain rajutan tidak dijual dengan satuan panjang adalah karena sifat
bahannya yang elastis, mudah melar, dan bisa menyusut karena finishing. Panjang
kain pun bisa berubah tergantung kondisi kain.
Jika diukur
menggunakan meteran, panjang kain bisa berubah-ubah tergantung seberapa kuat
tarikan yang diberikan. Dalam hal ini, satuan berat (kg) jauh lebih akurat dan
adil, karena massa kain tidak akan berubah meski teksturnya meregang.
Dalam industri
rajut, indikator ketebalan kain dinyatakan dalam Gramasi (GSM atau Grams per Square Meter). Satuan
kilogram menjadi lebih relevan karena kualitas bahan kaos serta produk knit lain berkaitan erat dengan beratnya.
·
120–150 GSM: tipis dan ringan
·
160–180 GSM: sedang, ideal untuk bahan kaos yang nyaman
· 200–240 GSM: tebal dan lebih kokoh
Baca Juga: |
Panjang yang
didapatkan tiap satuan berat kain rajut pun bisa berbeda. Satu kilogran kain rajut
tipis (gramasi rendah) akan lebih panjang dari bahan knit yang lebih tebal.
Satuan kg juga
membantu pabrik untuk memastikan jumlah bahan baku benang yang digunakan tetap
konsisten dan sesuai standar produksi.
Kain rajut diproduksi menggunakan mesin knitting industri yang
menghasilkan kain dalam bentuk gulungan besar (roll). Secara operasional, menimbang berat satu gulungan (misalnya 25
kg) jauh lebih cepat dan efisien bagi pihak gudang dan supplier dibandingkan harus mengukur panjangnya secara
manual.
Karena hasil produksi memang diukur berdasarkan
beratnya, maka lebih praktis jika menjual bahan knitting dengan satuan kilogram. Sistem ini
juga mempermudah proses pengemasan dan distribusi.
Sistem kilogram juga sangat membantu pelaku konveksi atau
produsen pakaian dalam menghitung kebutuhan bahan kaos. Para penjahit profesional
biasanya menggunakan standar Yield
atau hasil potong.
Sebagai contoh, dalam produksi kaos:
Dengan
sistem kiloan, produsen dapat memperkirakan kebutuhan bahan, biaya produksi,
serta jumlah produk yang dihasilkan. Dari situ mereka hanya perlu menimbang
bahan yang dibutuhkan tanpa harus membentangkan gulungan kain untuk sekadar
menghitung jumlah meterannya.
Nah, sekarang kamu sudah tahu kan,
fakta di balik sistem penjualan kain rajut? Dengan satuan kilogram, produsen
maupun konsumen bisa lebih mudah untuk memastikan kualitas, kebutuhan kain serta
jumlah produk yang akan dihasilkan. Jadi, pastikan kamu selalu mengecek gramasi
bahan kaos atau kain rajut sebelum membelinya, ya!
Belanja Bahan Kaos Kiloan Lebih Mudah di Bahankain.com Jangan
biarkan salah perhitungan gramasi menghambat produksi konveksi Anda. Kami menyediakan
berbagai pilihan kain knitting berkualitas tinggi—mulai dari Cotton Combed,
Fleece, hingga koleksi rajut premium lainnya
Cek koleksi warna dan jenis bahan
kaos terbaru kami di Katalog Online.
Atau langsung konsultasikan
kebutuhan produksi Anda bersama tim kami dan dapatkan penawaran terbaik.
Selamat berbelanja, Sobat Bahankain!

Kenapa Bahan Kaos Dijual Per-kg bukan meter? Ini Penjelasannya!
Apa itu Blake Stitch Construction?
Rainwear Lagi “Naik Level”—Dari Pelindung Hujan Jadi Statement Paling Berani
Mengenal Kain Verlando: Karakteristik, Jenis, dan Penggunaannya dalam Industri Konveksi
Stop Ikut Tren Tiap Minggu. Perlu Nggak Sih Ngikutin Microtrends Fashion?
Bosan Sama Model Kaos yang Gitu-Gitu Aja? Yuk, Kenalan Sama Kaos Boxy!
6 Panduan Menentukan Ukuran Celana yang Pas
Pernikahan Selebriti Bukan Sekadar Romantis—Ini Cara Brand Fashion “Diam-Diam” Menguasai Dunia
Jadi… Sebenarnya Boleh Nggak Sih Pakai Celana Kulit?
Natasha Archer, Sosok di Balik Gaya Ikonik Kate Middleton Kini Jadi Fashion Stylist Professional