“Tren apa yang akan
mendominasi tahun depan?,” satu pertanyaan besar yang selalu membayangi dunia
fashion tiap memasuki penghujung tahun. Prediksi tren (tren forecasting)
pun menjadi modal penting bagi pelaku bisnis fashion maupun tekstil untuk mempersiapkan strategi yang relevan
Fashion tidak berjalan secara
acak. Ia selalu dipengaruhi oleh kondisi sosial, ekonomi, budaya, hingga
perkembangan teknologi. Bukan hanya soal model, tetapi juga cara memaknai
fungsi, kebutuhan kenyamanan, dan bagaimana teknologi tekstil memainkan
perannya.
Tahun 2026, tren fashion bergerak
ke arah yang lebih personal, lembut, dan jauh lebih dekat dengan alam.
Tidak lagi sekadar mengejar apa yang terlihat keren di runway, tetapi lebih
pada mencari apa yang nyaman, berkelanjutan, dan punya arti.
Berikut warna, siluet dan material
yang diprediksi akan mendominasi tren fashion tahun depan:
Warna earthy tone sebenarnya sudah populer dalam
beberapa tahun terakhir. Namun tahun depan, tren ini berkembang menjadi lebih
deep, intense, dan dewasa. Palet warnanya bukan lagi sekadar beige atau cokelat
muda, melainkan turunannya yang lebih berkarakter, seperti:
·
Deep Olive, warna daun zaitun yang terlihat
elegan dan versatile
·
Burnt Sienna, cokelat kemerahan yang hangat dan
tegas
·
Chocolate Brown, tone cokelat pekat yang memberi
kesan premium
·
Clay Red, merah tanah yang earthy, artistik, dan
kuat
Kenyamanan menjadi standar baru. Dan tahun depan,
siluet “relaxed refined” atau busana longgar
dengan cutting an lebih bersih dan
tertata akan mendominasi
Contohnya:
·
Celana wide leg dengan potongan bersih
·
Kemeja oversize yang lebih tailored
·
Blazer longline yang tidak terlalu kaku
·
Rok A-line dengan jatuhan lembut
Gaya ini cocok untuk budaya fashion hybrid yang
menuntut pakaian rapi, namun tetap nyaman dan fungsional.
Workwear atau pakaian fungsional kembali masuk dalam
radar fashion, namun tampil lebih minimalis dan modern. Cocok untuk tampilan praktis,
tetapi tetap stylish sepanjang hari.
Item khasnya
meliputi:
·
Jaket cargo sleek
·
Celana kargo versi clean
·
Outerwear dengan detail saku rapi
·
Warna-warna netral seperti charcoal, khaki, dan
army
Tahun 2026, quiet luxury bukan lagi soal tampil mahal
tanpa logo. Yang menjadi sorotan adalah kualitas material dan ketelitian
workmanship — sesuatu yang hanya bisa dirasakan ketika pakaian dipakai.
Blouse rayon viscose dengan sentuhan lembut, blazer
wool blend ringan dengan bagian dalam rapi, atau dress katun premium yang
jatuhnya sempurna, itulah esensi quiet luxury. Semua terlihat sederhana, namun
sangat sistematis.
Fashion 2026 mulai fokus pada material bertekstur,
bukan sekedar warna atau desain. Tekstur bukan lagi sekadar elemen tambahan,
melainkan “nilai rasa” yang penting pada pakaian.
Cotton crinkle dengan tampilannya yang santai,
corduroy halus yang terasa hangat, twill dengan garis serat yang rapi, hingga
kulit sintetis grainy yang tampak natural. Semuanya menawarkan pengalaman
berbeda bagi pemakai. Tekstur memberi karakter pada pakaian. Ia membuat item
sederhana tampak lebih mahal, lebih unik, dan lebih berjiwa.
Tuntutan terhadap keberlanjutan semakin nyata. Prediksi
menunjukkan bahwa tren 2026 akan sangat dipengaruhi oleh konsep slow fashion dan circular fashion. Yaitu pakaian yang dibuat lebih bertanggung jawab,
tahan lama dan ramah lingkungan.
Penggunaan serat alami, kain organik, kulit berbasis bio,
atau kain deadstock, menjadi bagian dari gerakan ini.
Prediksi tren fashion tahun depan
menunjukkan arah yang lebih dewasa, berkelanjutan, dan fokus pada kenyamanan. Tren
2026 tampaknya bukan sekadar menampilkan gaya baru, namun fashion kembali
diartikan ulang sebagai ekspresi, kenyamanan, dan tanggung jawab.
Fashion 2026 Akan Seperti Apa? Ini Prediksinya!
Evolusi Gaya Otaku: Dari Akihabara Jepang, ke Runway Dunia
Effortlessly Handsome: Trik Biar Ganteng Maksimal, Usaha Minimal
Black Friday di Dunia Fashion Lokal: Panduan Belanja Cerdas Biar Gaya Tetap Maksimal!
6 Acara Mode Paling Berpengaruh di Dunia
Mengenal Shrug, Outer Kecil yang Bikin Penampilan Auto Kece!
Inilah 7 Item Pakaian yang Tidak Lekang oleh Waktu, Kelas, Maupun Generasi
Mengenal Drawn Thread Embroidery dan Cara Membuatnya
Mengenal Thermoregulating Fabric, Kain Pintar Anti Gerah & Anti Dingin
Lindungi Koleksi Fashion Kamu! 6 Strategi Ampuh Melawan Kutu Buku Perusak Tekstil