Pernah nggak sih, lagi lihat jam tangan lalu baru 'ngeuh' kalau ada embun tipis di balik kacanya? Awalnya kelihatan sepele, tapi sering bikin panik. Apalagi kalau jam tangan tersebut adalah jam favorit atau bernilai cukup mahal.
Embun di jam tangan bukan sekadar masalah estetika, tapi juga bisa menjadi tanda adanya kelembapan yang berpotensi merusak komponen internal. Jika dibiarkan terlalu lama, jam bisa mengalami karat, mesin melambat, bahkan berhenti total. Kabar baiknya, titik-titik air tipis ini bisa dihilangkan dengan beberapa langkah sederhana. Cek ulasan lengkapnya, yuk!
Masalah jam tangan berembun sebenarnya cukup umum. Aktivitas sederhana seperti berpindah dari ruangan ber-AC ke luar ruangan yang panas, terkena hujan, atau menyimpan jam di tempat lembap bisa memicu munculnya lapisan air tipis di kaca bagian dalam.
Saat jam tangan terkena udara lembap atau perubahan suhu ekstrem, uap air bisa masuk dan terperangkap di dalam kaca. Karet seal atau gasket yang sudah aus juga bisa menjadi penyebab utama. Seal yang tidak rapat membuat udara dan kelembapan lebih mudah masuk ke dalam casing jam.
Awalnya mungkin hanya terlihat seperti embun tipis. Tapi jika dibiarkan terut-menerus, kelembapan bisa merembes ke mesin dan mengganggu kinerja jam secara perlahan. Entah penunjuk waktunya jadi kurang akurat, jarum terasa berat bergerak, atau bahkanmesin jam bisa mati total dan tak lagi bisa digunakan.
Embun muncul karena adanya uap air atau kelembapan yang terperangkap di dalam casing jam terutama akibat perubahan suhu, hujan, atau kontak langsung dengan air.

Berikut beberapa tips
praktis dan mudah dilakukan di rumah untuk menghilangkan embun di jam tangan
tanpa merusak komponennya:
1.
Lepaskan Jam dan Simpan di Tempat Kering
Langkah paling sederhana adalah melepas jam tangan dan
meletakkannya di ruangan kering dengan suhu stabil. Kadang, embun ringan bisa
hilang dengan sendirinya setelah beberapa jam karena kelembapan perlahan
keluar.
2.
Gunakan Beras sebagai Penyerap Kelembapan
Masukkan jam tangan ke dalam wadah tertutup berisi
beras kering, lalu diamkan selama semalaman. Beras dapat membantu menyerap uap
air dari dalam jam secara perlahan tanpa merusak komponennya.
3.
Manfaatkan Silica Gel
Jika tersedia, silica gel adalah pilihan yang lebih
efektif dibanding beras. Letakkan jam bersama beberapa bungkus silica gel di
dalam kotak tertutup selama 24 jam agar kelembapan terserap maksimal.
4.
Jemur di Sinar Matahari Pagi
Sinar matahari pagi yang lembut bisa membantu
menguapkan embun di dalam jam. Pastikan tidak menjemur terlalu lama dan hindari
matahari terik agar kaca dan mesin jam tidak rusak.
5.
Gunakan Lampu atau Hair Dryer dengan Suhu
Rendah
Untuk embun yang cukup tebal, kamu bisa menggunakan lampu
meja atau hair dryer dengan suhu rendah. Jaga jarak dan jangan mengarahkan
panas terlalu dekat agar bagian dalam jam tetap aman.
6.
Angin-anginkan dengan Kipas
Meletakkan jam di depan kipas angin dengan hembusan
sedang juga bisa membantu mempercepat proses pengeringan secara alami.
7.
Buka Crown Jam (Jika Aman)
Pada beberapa jenis jam, membuka crown atau kenop pengatur
waktu dapat membantu sirkulasi udara. Namun, lakukan hanya jika kamu yakin
kondisi jam bersih dan aman agar debu tidak masuk ke dalam mesin.
Nah, kalau setelah berbagai cara
itu ternyata si embun masih sering muncul kembali atau tidak kunjung hilang,
kemungkinan besar seal jam sudah tidak rapat. Dalam kondisi ini, membawa jam ke
tukang servis profesional adalah langkah terbaik. Teknisi akan membersihkan
bagian dalam jam dan mengganti seal agar masalah tidak terulang.
Elevated Style, Trik Sederhana Bikin Look Harian Kamu 'Naik Kelas
Chloé Paddington Bag Kembali Populer di 2026, Ini yang Berubah
Kenapa Bahan Kaos Dijual Per-kg bukan meter? Ini Penjelasannya!
Apa itu Blake Stitch Construction?
Rainwear Lagi “Naik Level”—Dari Pelindung Hujan Jadi Statement Paling Berani
Mengenal Kain Verlando: Karakteristik, Jenis, dan Penggunaannya dalam Industri Konveksi
Stop Ikut Tren Tiap Minggu. Perlu Nggak Sih Ngikutin Microtrends Fashion?
Bosan Sama Model Kaos yang Gitu-Gitu Aja? Yuk, Kenalan Sama Kaos Boxy!
6 Panduan Menentukan Ukuran Celana yang Pas
Pernikahan Selebriti Bukan Sekadar Romantis—Ini Cara Brand Fashion “Diam-Diam” Menguasai Dunia