Jas sering dianggap sebagai
shortcut paling praktis untuk terlihat rapi dan professional. Begitu dipakai,
kesannya langsung berubah jadi lebih dewasa, formal, dan tentu saja, percaya
diri. Namun faktanya, styling jas pria tidak sesederhana memakai satu set
atasan dan bawahan.
Ada banyak detail kecil yang ikut
menentukan apakah kamu bisa tampil elegan atau justru terkesan aneh. Satu kesalahan
kecil saja bisa meruntuhkan semua elemen. Dan faktanya, banyak pria seringkali
tak sadar bahwa hal-hal sepele itu berdampak besar pada penampilan.
Di dunia mens wear, jas termasuk salah satu item yang paling klasik. Potongannya relatif tidak banyak berubah dari waktu ke waktu, tetapi cara orang memakainya terus berkembang mengikuti gaya hidup dan tren fashion.

Di masa lalu, jas pria identik dengan
acara formal yang sangat kaku. Namun sekarang, perannya jauh lebih fleksibel.
Banyak pria memakainya untuk tampilan smart casual, meeting semi-formal, bahkan
untuk gaya sehari-hari yang tetap terlihat rapi. Itulah kenapa detail dalam
mengenakan jas menjadi semakin penting.
Sedikit kesalahan pada ukuran,
proporsi, atau detail styling bisa membuat look-nya
kurang maksimal. Sebaliknya, ketika semua elemen terasa seimbang, bahkan jas
sederhana pun bisa terlihat jauh lebih mahal dan elegan.
Hal inilah yang membuat para
stylist sering mengatakan bahwa jas bukan hanya soal pakaian formal, tetapi
juga soal bagaimana kamu memahami detailnya.
Bagi banyak pria, memakai jas mungkin tampak sederhana. Kamu tinggal memasukkan kedua lengan, mengancingkan, lalu selesai. Tapi dalam praktiknya, ada cukup banyak detail yang menentukan visual jas, apakah sudah rapi atau “kurang klik.”

Dan berikut beberapa elemen yang
perlu kamu perhatikan saat mengenakan jas:
Ini mungkin kesalahan yang paling sering terjadi. Banyak
pria memakai jas yang terlalu besar karena ingin merasa lebih nyaman, atau
justru terlalu sempit karena ingin terlihat slim. Padahal keduanya sama-sama membuat
siluet tubuh terlihat kurang proporsional.
Idealnya siluet jas bisa mengikuti bentuk tubuh secara
natural dengan detail manset kemeja yang sedikit di bawah lengan jas. Oleh
sebab itu, potongan bahu harus pas di bahu kamu dan pastikan bagian lengan setidaknya
bisa memperlihatkan 1–2 cm manset kemeja.
Jangan berpikir kalau menautkan semua kancing jas itu bikin gayamu makin formal. Karena rule-nya adalah cukup satu kancing saja yang kamu sematkan dan pastikan itu bukan kancing paling bawah.
Baca Juga: |
Setidaknya ada tiga aturan tidak tertulis perihal
kancing jas:
·
Untuk jas
dua kancing, cukup kancingkan bagian atas saja.
·
Jas tiga
kancing, hanya kancing tengah yang dikancingkan.
·
Saat
duduk, buka kancing jas agar detailnya tetap rapi dan tidak menumpuk di
satu bagian.
Selalu ingat aturan di atas saat kamu memakai jas agar tetap
proporsional dan siluetnya tidak aneh.
Struktur bahu merupakan bagian paling penting dari sebuah jas. Jika bagian bahu tidak pas, maka kesan elegan dan professional pun seketika runtuh.

Ciri jas dengan bahu yang tepat adalah:
·
Tidak menggantung terlalu lebar di luar bahu
·
Tidak terasa menekan atau menarik saat bergerak
·
Garis bahu terlihat natural mengikuti bentuk
tubuh
Karena struktur bahu sulit diperbaiki melalui penjahitan
ulang, bagian ini sebaiknya diperhatikan sejak awal saat memilih jas.
Selain ukuran jas, panjang celana setelan juga sangat mempengaruhi
keseluruhan penampilan. Jika terlalu panjang, ujungnya akan menumpuk di bagian
atas sepatu dan tampak kurang rapi.
Celana yang ideal seharusnya hanya sedikit menyentuh
bagian atas sepatu tanpa membentuk lipatan kain berlebihan. Dengan begitu,
setelan jasmu akan terlihar lebih ‘clean’
dan modern.
Aksesoris memang penting untuk menunjang penampilan, tapi kalau berlebihan juga tidak baik. Karena kesederhanaan adalah kunci utama di dunia fashion formal, maka pilihlah maksimal 3 aksesoris.

Meskipun dasi, pocket
square, jam tangan, dan tie bar
bisa memperkaya tampilan jas, tapi memakainya secara bersamaan justru membuat
penampilanmu terkesan bulky.
Seolah tidak terlalu penting, namun detail sekecil kaos
kaki juga sangat memengaruhi visual jas formalmu, lho.
Aturan pokoknya adalah pilih kaos kaki yang berwarna
senada dengan celana, bukan sepatu. Contohnya, kalau kamu memakai setelan
berwarna navy, maka kaos kaki navy akan terlihat rapi ketimbang kaos kaki hitam
atau putih.
Selain itu, hindari juga kaos kaki olahraga saat kamu memakai
jas formal.
Saku jas (terutama saku luar) sebenarnya lebih bersifat
dekoratif. Memasukkan dompet tebal, kunci motor, hingga smartphone ke
saku jas akan merusak siluet jas dan membuatnya terlihat menggembung di tempat
yang salah. Simpan barang-barangmu di saku bagian dalam jas atau bawalah tas
kecil sebagai wadah.
Itu dia beberapa kesalahan yang
sering dilakukan kaum pria saat memakai setelan jas formal. Apakah kamu pernah
melakukan salah satunya? Kalau iya, pastikan kamu tidak mengulanginya lagi, ya.
Karena tampil maksimal dengan jas bukan hanya soal harga atau mereknya,
melainkan bagaimana baju formal ini ‘melekat’ sempurna di tubuhmu.
Semoga pengatahuan ini
bermanfaat!
Fashion Rental, Solusi Gaya Hidup "Eco-Chic" yang Aman di Kantong
7 Kesalahan Memakai Jas yang Sering Dilakukan Pria, Nomor 3 Paling Bikin Gemes
Beauty Pageant Ternyata Bukan Sekadar Kontes Kecantikan: Ini Sejarah, Perkembangan, dan Fakta Global di Baliknya
Brand Global Kian Melokal, adidas Originals Resmi Buka Toko Standalone Pertamanya di Bali,
Kemeja Putih Klasik Kembali Viral di 2026 — 8 Cara Styling Simpel yang Bikin Langsung Terlihat Mahal
Bralette vs Bra Biasa: Ternyata Ini Bedanya (Banyak yang Salah Paham!)
Kain Sofa Legacy, Rahasia Kemewahan di Sudut Ruang
Kenapa Outfit di Musik Festival Selalu Jadi Tren Selanjutnya?
Kering S.A., Induk Fashion Mewah Asal Prancis yang Kendalikan Gucci dan Balenciaga
Elevated Style, Trik Sederhana Bikin Look Harian Kamu 'Naik Kelas