10 Jenis Kain Interior Paling Populer

10 Jenis Kain Interior Paling Populer

Bahankain.com - Kain interior yang pada mulanya merupakan kain penutup atau penghalau matahari saat ini mulai merambah ke hal-hal yang berbau estetika. Banyak tips dan trik untuk membuat rumah tampak lebih cantic dan keren, dan salah satu bahan yang sering digunakan dalam hal mempercantik penampilan rumah Anda adalah dengan menggunakan kain. Untk menciptakan rumah yang indah, kain harus mampu memberi aksen yang pas bagi furniture dan warna cat sebuah ruangan. Dengan kata lain, kain bisa digunakan untuk menjaga simetru antara furniture dan warna cat tembok ruangan.

Berikut beberapa jenis kain yang bisa Anda jadikan pilihan untuk digunakan sebagai keperluan interior rumah.

  1. Rayon

Kain semi sintetik ini mempunyai tekstur lembut kemilau dan hampir mirip dengan sutra. Selain itu, harga kain rayon pun lebih murah jauh dibawah kain sutra. Ketika menggunakan kain rayon sebagai pemanis dekorasi rumah, hindari untuk menempatkannnya di tempat yang lembab. Kain yang mempunyai kesan jatuh yang bagus ini, biasa digunakan untuk gorden, tirai, dan sarung bantal.

  1. Katun

Serat alami yang satu ini juga sering digunakan untuk kain interior dekorasi rumah. Kain katun yang biasa digunakan untuk interior biasanya kain katun yang telah dicampur dengan serat lain, jadi bukan 100% katun. Sebagai kain interior, kain katun mempunyai sifat yang mumpuni seperti tahan lama, tidak gampang robek, dan tidak gampang memudar warnanya. Untuk kesan yang adem, kain katun biasa digunakan sebagai kain sprei, upholstery, tapalak meja, kap lampu dan juga tirai.

  1. Polyester

Polyester mungkin jenis kain yang banyak dipilih untuk bahan kain interior. Dalam penggunannya, ada pilihan untuk kain dengan material 100% polyester ataupun campuran polyester dengan serat jenis lainnya. Kain polyster merupakan kain yang terbilang awet, tidak mudah luntur dan ekonomis. Anda bisa mengaplikasikan kain ini dalam pembuatan seprei, sarung kasur, sarung bantal, upholstery, taplak meja, dan tirai. Meskipun kain polyester mudah untuk dibersihhak, namun jauhkan dari minyak, noda dan lotion, yang akan membuatnya sedikit membutuhkan perawatan yang lebih saat membersihkannya.

  1. Nylon

Serat sintetik lainnya yang sering digunakan untuk pembuatan home décor adalah nylon. Kain nylon mmempunyai Tekstur yang halus dan mengkilat ,tahan terhadap noda, sangat awet, tidak gampang pudar dan juga sangat mudah dalam pemeliharaanya.  Bahkan kain nylon hadir disetiap tempat yang membutuhkan senthan interior fabric. 

  1. Linen

Di antara berbagai jenis kain yang ada dalam artikel ini,  linen mungkin adalah jenis kain yang paling tua. Kain ini sudah ada sejak 35 ribuan tahun lampau. Kain ini mudah kering dan  tahan terhadap noda. Satu kelemahannya mungkin adalah bahwa linen mudah berkerut.   

  1. Akrilik

Serat akrilik adalah serat sintetis. Bahkan serat akrilik sering digunakan sebagai penggati wol dan saat ini akrilik juga digunakan sebagai pengganti kain kasmir (cashmere). Akrilik mempunyai karakter lembut, senyaman kain organic, daya tahan tinggi, tidak mudah mudra dan tidak mudah kerut.

  1. Wol

Kain wol yang terkenal akan kehangatan dan kenyamanannya juga bisa digunakan sebagai kain interior. Kain yang mampu bertahan dengan baik ini biasa digunakan untuk pembuatan karpet. Selain itu, karpet dari wol akan menambah kesan ekslusif dan mewah dirumah Anda.

  1. Chennile

Chennile dalam Bahasa Perancis mempunyai arti ulat, hal ini mungkin dikarenakan permukaan kain chennile sedikit berbulu dan berlekuk seperti ulat, kain yang diciptakan pada awal abad 19 ini tampilannya hampir mirip beludru dan menampilkan kesan hangat dan juga nyaman. Kain chennile banyak diaplikasikan dalam pembuatan cover sofa.

  1. Beludru

Mirip dengan chennile, beludru mempunyai tekstur yang lembut dan mewah. Kain beludru yang awalnya banyak digunakan dalam pembuatan jubah atau pakaian hangat, saat ini banyak dijumpai untuk pembuatan cover sofa.

  1. Jute

Jute merupakan kain serat alami. kain jute biasanya digunakan untuk karpet, upholstery, tirai dan juga sarung bantal. Kain ini mmepunyai tekstur yang unik, sehingga cocok digunakan untuk dekorasi rumah. Bahkan, untuk jte yang bermotif banyak digunakan untuk wallpaper atau hiasan dinding.

 

Sudah ada gambaran akan menggunakan jenis kain yang mana dari pilihan diatas? Sebenrnya masih banyak kain yang bbisa digunakan untuk kain interior, namun kain diatas merupakan kain yang sangat umum digunakan. Ciptakan rumah ternyaman Anda dengan kreatifitas berbahan dasar kain.


Baca Juga

Tips Memilih  Bahan Gorden
 
Kelebihan Bahan Wolly Crepe
 
Pameran Seni Kriya 2019 Tampilkan Produk Kualitas Ekspor