Setiap bahan kain pasti mempunyai karakteristik tersendiri untuk membedakan satu kain dengan kain yang lainnya. Hal ini salah satunya dapat digunakan untuk menentukan fungsi dari kain tersebut. Selama ini kain drill yang kita kenal sebagai bahan uniform ini mempunyai karakter yang membuatnya semakin kuat dalam memenuhi kebutuhan seragam hampir diseluruh industri tekstil didunia.
Kain drill yang memiliki tekstur pintalan diagonal atau miring dengan jalinan benang yang masuk dalam kategori sangat kuat. Dalam membedakan bentuk fisiknya sedikit lumayan terlihat dari bentuk anyamannya yaitu twill, yang dibedakan dari 2/1 ataupun twill 3/1. Hal ini pernah kita ulas diartikel sebelumnya tentang mengenal bahan kain drill/kain twill.
Dilihat dari seratnya, kain dril terbagi menjadi tiga jenis:
Karakteristik Bahan Kain Drill:
Setelah kita mengetahui karakter dari kain drill, tentu terdapat kelebihan dan kekurangan dari setiap kain yang ada.
Kelebihan Bahan Kain Drill:
Kekurangan Bahan Kain Drill:
Sudah terdapat gambaran bukan seperti apa kain yang sering digunakan sebagai bahan pembuatan seragam militer, seragam kerja, jaket, hingga totebag ini?
Untuk memenuhi kebutuhan akan kain drill, bahankaincom menyediakan berbagai varian kain drill yang cocok digunakan untuk pembuatan seragam. Untuk info lebih lanjut silahkan hubungi customers service kami.
7 Penyebab Pakaian Putih Berubah Warna Jadi Kekuningan (Yellowing)
Dulu Bangsawan Sengaja Pakai Baju yang Tidak Praktis — dan Jejaknya Masih Terlihat Sampai Sekarang
5 Jenis Pakaian Yang Nggak Perlu Langsung Dicuci Tiap Habis Dipakai
Kenapa Selebriti Sekarang Malah Dandan Maksimal ke Bandara? Ternyata Airport Fashion Sudah Berubah Total
Kain Blackout, Solusi Maksimal untuk Menghalau Cahaya di Dalam Ruang
Bukan Sekadar Pajangan: Bagaimana Mannequin di Met 2026 Mengubah Cara Kita Melihat Tubuh dalam Fashion
Mode Inklusif, Revolusi Desain yang Merangkul Semua Tubuh
Indigo: Warna yang Pernah Setara dengan Emas — Dari Jalur Sutra hingga Denim Modern
Off-White, Revolusi "Grey Area" Antara Fashion Luxury dan Streetwear
The Death of “It Girl” — Ketika Ikon Fashion Tidak Lagi Tunggal