Mengenal Kain Kafan (Kain Kaci)

Mengenal Kain Kafan (Kain Kaci)

Bahankain.com - Berbagai macam kain mempunyai fungsi yang beragam sesuai dengan spesifiknya masing-masing. Dari bahan yang digunakan untuk gamis, jilbab, membatik, hingga kain yang digunakan untuk mengkafani jenazah. Kali ini kita akan membahas fungsi lain dari kain mori selain digunakan sebagai bahan dasar membatik. Banyak beragam merk yang beredar dimasyarkat untuk jenis kain kafan, namun semua kain putihan disebut juga kain mori, baik itu yang terbuat dari material katun, poly, ataupun campuran dari katun dan poly.

Apa itu kain kafan atau kain kaci?

Kain kafan merupakan salah satu jenis kain blacu yang sudah mengalami proses pengkanjian, sehingga menghasilkan kain yang lebih kaku dan mudah kusut, namun mempunyai tekstur yang lebih lembut dari pada kain blacu. Kain yang dikenal dengan nama kain kaci ini mencakup semua jenis kain blacu, namun yang sudah melalui proses pengkanjian saja. Untuk materialnya sendiri, kain kafan terbuat dari beberapa jenis seperti polyester, poly PE, poly TC, TC-TC, dan katun.

Macam Kain Kafan / Kain Mori Kaci

Kain Mori Kaci Cap Camel

kain kafan kain kaci cap camel

Kain kafan atau kain kaci cap Camel merupakan jenis kain pembungkus jenazah yang tergolong paling murah dibandingkan dengan jenis lainnya. Kain cap Camel ini terbuat dari material polyester. Selain digunakan untuk kain kafan, kain ini juga sering digunakan untuk pembuatan saku celana, bahan souvenir dan berbagai kebutuhan kain untuk home décor.

Kain Mori Kaci Cap Naga

Kain mori kaci cap Naga merupakan kain kafan yang dibuat dari material rayon dan polyester. Kain ini memiliki karakteristik tidak berbulu, sedikit kaku, sedikit halus, sedikit menerawang, mampu disobek dengan tangan, kurang maksimal menyerap air.

Kain Mori Katun Phoenix

Kain Mori Phoenix merupakan kain kaci dengan material 100% katun yang dibuat dari kain blacu dan mengalami proses finishing supaya menghasilkan kain yang lembut dan putih. Kain Mori Phoenix mempunyai ketebalan, kehalusan dan kerapatan kain yang pas.

Karakteristik Kain Kafan (Kain Kaci)

Semua jenis kain mempunyai karakteristik untuk memudahkan kita dalam membedakan kain yang satu dengan yang lain, begitu pula kain kafan. Berikut merupakan karakteristik kain kafan :

  1. Mempunyai warna putih
  2. Mempunyai tekstur yang halus
  3. Sifat kain sedikit kaku
  4. Mudah kusut (untuk yang terbuat dari material 100% katun)
  5. Akan lebih licin setelah direndam didalam air dalam waktu yang sebentar

Di Indonesia penggunaan kain mori untuk kain kafan biasanya menggunakan warna putih, hal ini untuk melambangkan kesucian dari jenazah tersebut. Hampir tidak pernah dijumpai seseorang mengafani jenazah dengan kain selain warna putih. Apakah membungkus jenazah harus dengan kain kafan berwarna putih? mengafani jenazah sangat dianjurkan menggunakan kain putih, sebab kain putih lebih suci dan bagus dibanding warna lain meski demikian, membungkus jenazah dengan kain kafan dengan warna lain dibolehkan, hanya saja tidak dianjurkan.

Untuk harga kain kafan tentu saja tergantung pada kualitas yang dimiliki kain tersebut. Misalnya kualitas benang tenun, kerapatan anyaman, serta lebar kain.


Baca Juga

Peluang Usaha Rumahan Bidang Tekstil yang Menguntungkan
 
Perbedaan Bahan Kaos Reaktif Dan Sulfur
 
Kain abutai, kain parasut untuk Mukena