Serat adalah suatu benda yang mempunyai karakteristik panjang paling tidak seratus kali dari diameternya. Serat alam adalah serat yang berasal dari alam yang diolah menjadi seutas benang. Serat alam sendiri adalah serat yang mempunyai sifat alami dan juga tidak mengandung ataupun tercampur bahan kimia. Serat alam dibagi menjadi 2 yaitu serat dari tumbuhan dan serat dari hewan. Tentunya serat yang digunakan berasal dari serat yang memiliki kualitas baik guna untuk menghasilkan suatu kain berkualitas tinggi. Berbeda halnya dengan serat tekstil buatan, dimana terbuat dari bahan-bahan non-organik yang dicampur dengan bahan kimia lainnya.
Seperti yang
sudah kita ketahui bahwa terdapat beberapa jenis serat alam, seperti:

Sumber: i.pinimg.com
Serat kapas merupakan serat yang berasal dari tumbuhan dan juga
mempunyai keunggulan dari segi kenyamanan dalam pemakaian dan juga kemudahan
pada saat dilakukan pewarnaan. Kekurangan kain yang terbuat dari bahan cotton
ini adalah mempunyai sifat ketahanan kusut yang rendah sehingga perlu dilakukan
penyetrikaan. Selain itu, kelebiihan kain yang terbuat dari serat kapas adalah
memiliki daya serap lembab yang baik.

Sumber: blogs.unpad.ac.id
Serat rami merupakan serat alam yang berasal dari tumbuhan sejenis
rumput yang tumbuh didaerah tropis. Serat rami mempunyai karakteristik yang
kuat, ringan, tahan panas dan juga tahan air. Selain itu serat rami juga
memiliki warna dan kilap yang lebih tinggi disbanding dengan serat kapas.

Sumber: cdn.antaranews.com
Serat sutera biasa juga disebut serat The Queen of Fabrics yang memiliki
arti berkilau, lembut, halus, cantik, dan juga mewah. Serat sutera berasal dari
air liur ulat sutera yang mempunyai nama bombyx mori. Sutera mempunyai
keunggulan diantaranya kuat, lembut, berkilau, halus, daya serap bagus, ringan
namun mampu menyimpan panas dengan baik serta terdapat bunyi gemerisik apabila
bergesekan.
Wol berasal dari serat alam yang berasal dari binatang (domba). Biasanya pencukuran bulu domba dilakukan satu tahun sekali pada awal musim panas. Serta wol mempunyai karakteristik halus, lembut, kuat, elastis, keriting, menyerap lembab tanpa menyebabkan basah dan juga menguapkan air secara perlahan. Kain yang terbuat dari serat wol mampu tahan tarhadap kusut, sehingga tidak perlu dilakukan penyetrikaan. Selain itu, wol memiliki kelemahan yaitu ketidaktahanan terhadap serangga namun juga relatif tahan terhadap jamur dan juga bakteri.
Berikut tadi
empat macam serat alam yang paling sering digunakan untuk pembuatan kain di industri
tekstil, semoga artikel ini bermanfaat bagi para pembaca dan menambah wawasan
Anda.
Bagi sahabat bahankain yang memerlukan kain yang terbuat dari serat alam, Anda bisa cek koleksi kain di web kami dan hubungi customer service untuk menanyakan detal dari produknya.

Adidas Kembali Menggebrak Lewat Climacool, Sepatu 3D Printing yang Diklaim Lebih Sejuk dan Ringan
Mengenal Mélange Yarn, Karakteristik Dan Penggunaannya
Bedong, Sleep Sack, atau Selimut Tebal? Ini Panduan Memilihnya Sesuai Usia Bayi
The Art of Stripes: Mengapa Cabana Stripes Jadi Motif Favorit Tahun Ini?
Cara Memilih Kain untuk Sablon Manual, 5 Kriteria yang Wajib Kamu Tahu!
Swimsuit vs Bikini: Ternyata Bedanya Bukan Sekadar One-Piece atau Two-Piece
Sejarah Panjang Sarung Tangan dari Mesir Kuno hingga Dunia Fashion
Kenapa Denim Selalu Biru? Kisah Tak Terduga yang Dimulai Ratusan Tahun Lalu
Fakta di Balik Harga Premium Kain Sutra, Proses Panjang Menuju Kemewahan
Rahasia di Balik Tapestry: Kain Hias yang Pernah Lebih Berharga dari Lukisan