Dunia fashion Indonesia mulai bangkit
setelah hibernasi. Buktinya, kini ramai diadakan ajang peragaan busana alias
fashion show baik di dalam maupun luar negeri. Kerennya, banyak tokoh Indonesia
turut memeriahkan gelaran acara tersebut, baik sebagai desainer busana maupun model.
Sebut saja Ariel Tatum yang melenggang
apik di panggung Paris Fashion Week SS2023, Geralda Almira yang membawa outer
batik dan satu-satunya finalis dari Asia Tenggara pada kompetisi fashion di Milan,
Italia dan masih banyak lagi.
Belum lama ini pelajar Bunka Fashion College asal Indonesia, Vicky Lovely mengharumkan nama bangsa Indonesia usai memamerkan karyanya dalam ajang ‘Shibuya Fashion Week’. Mahasiswi berusia 22 tahun tersebut menjadi satu diantara dari 130 peserta yang mendaftar dan berhasil masuk nominasi peserta pameran.

Hebatnya lagi, Vicky menjadi
satu-satunya perwakilan Indonesia dalam fashion show di Shibuya, Tokyo, Japan yang
diadakan pada Minggu, 16 Oktober 2022. Ia mendesain dress berwarna cokelat
kulit dengan detail kerutan yang dihiasi mutiara berbentuk tulang punggung.
Vicky menamai karyanya “More Than
Just a Skin”, selaras dengan tema Shibuya Fashion Week yaitu Skin. Dibalik nama
indah tersirat pesan bahwa manusia lebih dari sekedar apa yang nampak pada kulitnya.
Pemilihan tema ‘Skin’ dalam acara
Shibuya Fashion Week merupakan sebuah ajakan untuk para desainer agar berpemikiran
lebih terbuka. Karena sekedar kulit manusia tersebut bisa digali secara lebih
dalam dan menciptakan kualitas diri agar lebih baik.
Diketahui Vicky menggunakan kulit
babi sebagai bahan baku karyanya karena memiliki tingkat ketegangan sesuai
untuk memberikan bentuk gaun yang kokoh.
Sekilas, gaun buatan Vicky terlihat seperti susunan kulit yang mengelupas. Melalui desain unik tersebut, Vicky ingin menekankan betapa berharganya inner beauty seseorang. Pesan mendalam ini disimbolkan dengan mutiara yang melekat membentuk tulang punggung dan rusuk.
.jpg)
Punggung menggambarkan keanggunan
dalam diri seseorang. Sementara, tulang sebagai penopang tubuh memberikan
bentuk megah, kokoh, dan indah.
Meskipun dress identik
dengan wanita, tetapi karya Vicky ini juga bisa digunakan oleh model
cowok, lho. Hal itu guna menyampaikan pesan bahwa busana
itu nggak punya jenis kelamin dan bisa dipakai oleh pria
maupun wanita.
Tiba-tiba Umumkan 'Tutup,' Ternyata Ini yang Terjadi di Rumah Mode Coperni!
Jangan Asal! Ini Cara Menghilangkan Noda Jelaga di Pakaian dengan Benar
Met Gala 2027 Umumkan Tema Baru, Angkat Keistimewaan Fashion Sehari-hari
5 Trik Padupadan Sweater ala Parisian Style, Simpel tetapi Tetap Elegan!
Mengapa Tren Fashion Era 60-an dan 70-an Selalu Kembali?
Bukan Sekadar Kode Produksi, Ini Pentingnya Lot dalam Industri Tekstil
Fake Pockets: Kenapa Banyak Baju Punya Kantong, tapi Nggak Bisa Dipakai?
Fashion Plus Size dan Body Positivity: Saat Semua Bentuk Tubuh Punya Gaya
Bra Jadi Pengganti T-Shirt? Tren Underwear as Outerwear Kembali Merajai Runway
Dari NY, LA hingga B: Kisah Logo Baseball yang Mendunia Lewat Brand MLB