Stonewashing adalah proses
finishing kain yang umum digunakan dalam industri denim. Teknik ini melibatkan
pencucian kain dengan batu atau enzim untuk memberikan efek usang atau pudar
pada kain.
Mengenal Metode Stonewashing
Stonewashing adalah cara untuk menciptakan “keusangan” pada bahan denim dengan mengubah beberapa bagian kain agar terlihat lebih gelap, lebih terang atau memudarkan keseluruhan warna. Proses ini juga menambah kelembutan dan fleksibilitas kain seperti halnya kanvas.

Busana yang diproses dengan metode
stonewash jadi tren fashion pada tahun 1980-an. Berlanjut di tahun 2000-an
celana jeans stonewash dibuat lebih lusuh dengan penambahan lubang-lubang atau
rumbai pada bagian tepi. Pemudaran warnanya dibuat lebih bervariasi menggunakan
teknik pencucian “sandblasting”.
Donald Freeland, karyawan dari industri
pakaian jadi Great Western Garment (yang kemudian diakuisisi oleh Levi Strauss
& Co), menemukan sistim “stonewash” untuk bahan denim pada tahun 1950. Ada pula
Claude Blankiet yang juga mengklaim teknik stonewash ini sebagai penemuannya di
tahun 1970. Sedangkan perusahaan pakaian jean Edwin, mengklaim telah menemukan
teknik sejenis pada tahun 1980.
Dalam artikel ini, kita akan
memahami proses dan fungsi stonewashing, serta contoh dan merek kain yang telah
menjalani proses stonewashing di pasaran Indonesia.
Proses stonewashing biasanya
melibatkan beberapa tahap utama:
Stonewashing memiliki beberapa
fungsi utama:
Dalam industri denim Indonesia,
stonewashing adalah teknik finishing yang populer. Beberapa merek denim
terkemuka yang menggunakan teknik ini antara lain adalah Pot Meets Pop Denim
dan Evisu X Darahkubiru.
Pot Meets Pop Denim, merek denim
premium asal Bandung, menawarkan berbagai jenis jeans stonewashed yang
memberikan tampilan vintage dan gaya. Mereka menggabungkan teknik ini dengan
metode finishing lainnya untuk menciptakan produk denim yang unik dan
berkualitas tinggi.
Evisu X Darahkubiru, kolaborasi
antara merek denim Jepang Evisu dan komunitas denim Indonesia Darahkubiru, juga
telah merilis jeans stonewashed yang sangat populer di pasaran Indonesia.
Stonewashing adalah teknik
finishing kain yang penting dalam industri denim. Dengan proses ini, produsen
dapat menciptakan produk denim dengan tampilan usang dan vintage yang unik,
yang disukai oleh banyak penggemar denim.
Adidas Kembali Menggebrak Lewat Climacool, Sepatu 3D Printing yang Diklaim Lebih Sejuk dan Ringan
Mengenal Mélange Yarn, Karakteristik Dan Penggunaannya
Bedong, Sleep Sack, atau Selimut Tebal? Ini Panduan Memilihnya Sesuai Usia Bayi
The Art of Stripes: Mengapa Cabana Stripes Jadi Motif Favorit Tahun Ini?
Cara Memilih Kain untuk Sablon Manual, 5 Kriteria yang Wajib Kamu Tahu!
Swimsuit vs Bikini: Ternyata Bedanya Bukan Sekadar One-Piece atau Two-Piece
Sejarah Panjang Sarung Tangan dari Mesir Kuno hingga Dunia Fashion
Kenapa Denim Selalu Biru? Kisah Tak Terduga yang Dimulai Ratusan Tahun Lalu
Fakta di Balik Harga Premium Kain Sutra, Proses Panjang Menuju Kemewahan
Rahasia di Balik Tapestry: Kain Hias yang Pernah Lebih Berharga dari Lukisan