Saat hendak mempercantik meja,
ada dua pilihan klasik “table runner atau
table cloth?.” Meski sama-sama berfungsi sebagai elemen dekorasi
meja makan ataupun ruang tamu, tapi masing-masing dari mereka menawarkan gaya dan fungsi
yang berbeda.
Itulah kenapa, menentukan antara taplak meja
alias table cloth atau table runner menjadi hal yang tak kalah penting. Apalagi saat
menjelang perayaan hari-hari istimewa, pesta makan malam formal atau sekedar
memberi sentuhan elegan di meja makan.
Pemandangan dan tatanan meja seringkali memengaruhi suasana, mood bahkan selera makan seseorang. Oleh sebab itu, perlu mempertimbangkan beberapa aspek sebelum memutuskan mana yang lebih tepat untuk meja di rumahmu. Di saat-saat tertentu mungkin kita bisa menggunakan table cloth alias taplak meja dan table runner bersamaan. Namun, ada kalanya memakai salah satunya saja sudah cukup.

Sebelum menentukan pilihan, mari kenali dulu masing-masing karakteristiknya!
Taplak meja merujuk pada lembaran kain yang digunakan menutupi seluruh permukaan meja hingga tepian bahkan menjuntai sampai setengah tinggi meja. Fungsi utamanya yaitu untuk melindungi meja dari goresan, noda, serta gesekan antara meja dan peralatan makan.
Bahan table cloth biasanya hanya berupa lembaran kain yang tidak terlalu tebal dengan komposisi 100% katun, polyester atau kombinasi antara keduanya material katun dan polyester.
1. Cakupan dan Perlindungan
Table cloth
dikenal karena cakupannya yang menyeluruh, menutupi seluruh meja. Taplak meja
memberikan lapisan pelindung, melindungi meja dari tumpahan, noda, dan goresan.
Hal ini menjadikan taplak meja sebagai pilihan ideal untuk acara-acara khusus
dan suasana makan formal di mana tumpahan yang tidak disengaja lebih mungkin
terjadi.
2.
Desain yang Serbaguna
Taplak meja
menawarkan pilihan desain dan pola yang beragam. Baik lebih suka warna solid,
pola rumit, atau motif musiman, dapat menemukan taplak meja yang sesuai dengan
estetika dan acara. Taplak meja berfungsi sebagai statement piece dan dapat
mengubah meja makan menjadi pusat perhatian.
3.
Mudah Dibersihkan
Membersihkan setelah makan menjadi mudah dengan taplak meja. Cukup angkat dari meja, singkirkan remah-remahnya, lalu cuci atau lap hingga bersih, tergantung bahannya. Taplak meja tersedia dalam berbagai jenis kain, beberapa di antaranya dapat dicuci dengan mesin untuk menambah kenyamanan.

Sementara table runner adalah sepotong kain panjang yang diletakkan di tengah meja. Seringkali terbuat dari gabungan antara dua helai kain atau satu kain tebal. Ukurannya jauh lebih kecil tapi cenderung tebal dan panjang menjuntai (melebihi panjang meja).
Cakupan perlindungan table runner cukup terbatas karena penggunaannya lebih untuk tujuan dekoratif.
Tak seperti taplak meja yang sangat fungsional. Sejak awal, table runner memang dirancang untuk memperkuat nilai estetika di sebuah meja. Ia ditempatkan tepat di bagian tengah meja dan menjadi (center point), sedangkan sisi-sisi lainnya tetap terbuka.
Table runner memberikan sentuhan kecanggihan tanpa menutupi seluruh permukaan meja. Menjadikannya pilihan yang tepat untuk memamerkan serat kayu yang indah atau detail yang rumit.
2.
Gaya Berlapis
Dalam praktiknya, table runner juga bisa digunakan sebagai aksen hias di atas taplak meja. Ia bisa dipadukan bersama alas meja atau taplak meja yang kontras untuk menciptakan penampilan yang dinamis.
Teknik layering ini memungkinkan Anda untuk bereksperimen dengan
warna dan tekstur, serta menciptakan tatanan ruang makan yang dipersonalisasi.
3.
Perawatan Mudah
Merawat table runner relatif mudah. Seperti taplak meja, taplak meja dapat dikibas-kibaskan untuk membuang remah-remahnya. Jika terjadi tumpahan, dapat membersihkannya atau mencucinya sesuai kebutuhan.
Dengan dimensi ukuran yang lebih kecil, table runner cenderung mudah diatur dan dapat dicuci, sehingga menjadi pilihan praktis untuk penggunaan sehari-hari.

Sebenarnya table runner terlihat bagus jika diletakkan di atas taplak
meja untuk memberi perlindungan sekaligus aksen dekoratif yang mewah. Tapi juga
tak ada salahnya memasang table runner langsung di atas meja tanpa taplak
karena tetap terlihat sensual dan minimalis.
Selain itu, berikut beberapa hal yang bisa kamu pertimbangan:
·
Kesempatan
Untuk acara
formal dan acara-acara yang membutuhkan perlindungan menyeluruh, taplak meja
adalah pilihan yang tepat. Di sisi lain, taplak meja serbaguna untuk acara
sehari-hari dan acara khusus.
·
Ukuran Meja
Pertimbangkan
ukuran dan bentuk meja makan. Taplak meja cocok untuk meja persegi panjang atau
oval, sedangkan meja bundar bisa lebih cocok jika menggunakan taplak meja.
·
Preferensi Gaya
Gaya pribadi
dan suasana yang ingin ciptakan memainkan peran penting. Jika lebih suka
tampilan modern dan minimalis dengan sentuhan elegan, taplak meja mungkin
menjadi pilihan. Jika lebih suka dekorasi klasik dan tradisional, taplak meja
mungkin lebih cocok.
·
Perawatan
Pikirkan
tentang gaya hidup dan seberapa besar upaya yang ingin investasikan dalam
perawatan. Taplak meja umumnya lebih mudah dibersihkan dan dirawat, sehingga
cocok untuk rumah tangga yang sibuk.
Dalam perdebatan taplak meja vs table
runner, tidak ada jawaban yang cocok untuk semua orang. Pilihannya tergantung
pada gaya pribadi, acara, ukuran serta bentuk meja. Semoga bisa menjadi bahan referensimu,
ya!
Adidas Kembali Menggebrak Lewat Climacool, Sepatu 3D Printing yang Diklaim Lebih Sejuk dan Ringan
Mengenal Mélange Yarn, Karakteristik Dan Penggunaannya
Bedong, Sleep Sack, atau Selimut Tebal? Ini Panduan Memilihnya Sesuai Usia Bayi
The Art of Stripes: Mengapa Cabana Stripes Jadi Motif Favorit Tahun Ini?
Cara Memilih Kain untuk Sablon Manual, 5 Kriteria yang Wajib Kamu Tahu!
Swimsuit vs Bikini: Ternyata Bedanya Bukan Sekadar One-Piece atau Two-Piece
Sejarah Panjang Sarung Tangan dari Mesir Kuno hingga Dunia Fashion
Kenapa Denim Selalu Biru? Kisah Tak Terduga yang Dimulai Ratusan Tahun Lalu
Fakta di Balik Harga Premium Kain Sutra, Proses Panjang Menuju Kemewahan
Rahasia di Balik Tapestry: Kain Hias yang Pernah Lebih Berharga dari Lukisan