Kalau ada satu item fashion yang
bisa dibilang abadi, trench coat
jelas masuk daftar teratas. Mantel panjang ini punya citra rapi, elegan, tapi
tetap santai—bisa dipakai lintas generasi, lintas gaya, dan hampir nggak pernah
terlihat “ketinggalan zaman”. Dari medan perang sampai street style modern, trench coat punya perjalanan panjang yang
menarik untuk dibahas.
Awal Mula Trench Coat: Dari Parit Perang ke Dunia Fashion
Sumber: https://www.warhistoryonline.com/
Nama trench coat berasal dari
kata trench yang berarti parit pertahanan. Mantel ini pertama
kali digunakan oleh tentara Inggris pada era Perang Dunia I. Saat itu, tentara
butuh mantel yang:
·
Tahan angin dan hujan
·
Nyaman dipakai lama
·
Tetap memungkinkan bergerak bebas
Dari kebutuhan fungsional inilah
trench coat lahir. Bahannya biasanya dari gabardine,
kain katun tebal yang kuat namun tetap breathable.
Setelah perang berakhir, trench coat mulai dikenakan oleh warga sipil, lalu
perlahan masuk ke dunia mode dan menjadi simbol gaya klasik.
Ciri Khas Trench Coat yang Ikonik
Sumber: https://i0.wp.com/styledbyscience.com/
Trench coat mudah dikenali karena
detail-detail khasnya. Bukan sekadar mantel panjang biasa, tapi punya struktur
dan fungsi yang jelas.
Panjang trench coat biasanya selutut atau lebih, dengan potongan
lurus yang jatuh rapi di badan. Di bagian depan, model double-breasted (kancing dua baris) jadi ciri utama. Hampir selalu
ada sabuk di pinggang, yang bisa
diikat untuk tampilan lebih tegas atau dibiarkan menjuntai untuk kesan santai.
Kerahnya lebar dan fleksibel—bisa
dilipat rapi atau ditegakkan saat cuaca dingin atau hujan. Di pergelangan
lengan sering ada strap kecil,
sementara bagian belakang biasanya memiliki belahan agar tetap nyaman saat berjalan.
Semua detail ini awalnya bersifat
fungsional, tapi justru itulah yang membuat trench coat terlihat sophisticated
sampai sekarang.
Warna dan Bahan: Simpel Tapi Berkelas
Warna trench coat yang paling
klasik adalah beige atau khaki.
Warna ini identik dengan trench coat tradisional dan memberi kesan elegan tanpa
terlihat mencolok. Selain itu, warna seperti hitam, navy, abu-abu, hingga olive
juga banyak dipakai dalam versi modern.
Soal bahan, trench coat umumnya
dibuat dari:
·
Katun tebal atau gabardine
·
Material water-resistant untuk hujan ringan
·
Versi modern kadang memakai campuran sintetis agar
lebih ringan
Karena itulah trench coat sering
jadi pilihan utama saat musim hujan atau
cuaca transisi.
Kenapa Trench Coat Terlihat Selalu “Mahal”?
Salah satu daya tarik trench coat
adalah kesannya yang otomatis terlihat rapi dan dewasa. Bahkan saat dipakai
dengan outfit sederhana seperti kaus dan jeans, trench coat bisa langsung
“mengangkat” keseluruhan tampilan.
Ini karena siluetnya yang bersih,
detailnya yang terstruktur, dan sejarahnya yang panjang di dunia fashion.
Trench coat sering diasosiasikan dengan karakter cerdas, misterius, dan
berkelas—baik di film klasik, drama modern, maupun street style Eropa.
Cara Memakai Trench Coat di Era Modern
Sumber: https://cache.net-a-porter.com/
Trench coat itu fleksibel. Mau tampil
formal atau santai, dua-duanya bisa.
Untuk gaya rapi, trench coat cocok
dipadukan dengan kemeja, celana bahan, dan sepatu loafers atau heels. Untuk
gaya kasual, cukup kombinasikan dengan kaus polos, jeans, dan sneakers. Bahkan
saat dipakai di atas dress, trench coat tetap terlihat seimbang—nggak terlalu
berat, tapi tetap memberi struktur.
Di sinilah kekuatan trench coat: satu item, banyak suasana.
Trench Coat vs Mantel Biasa
Sumber: https://cdn.leatherscin.com/
Banyak orang menyamakan trench coat
dengan mantel panjang lain, padahal keduanya berbeda. Mantel biasa bisa saja
panjang dan hangat, tapi belum tentu punya detail khas seperti double-breasted,
sabuk pinggang, dan struktur fungsional ala trench coat. Trench coat punya
identitas yang jauh lebih kuat—baik secara desain maupun sejarah.
Trench Coat sebagai Investasi Gaya
Karena desainnya yang klasik,
trench coat bukan tren musiman. Sekali punya trench coat dengan potongan dan
warna yang tepat, kamu bisa memakainya bertahun-tahun tanpa terlihat
ketinggalan zaman. Itulah kenapa banyak orang menganggap trench coat sebagai investment piece dalam lemari pakaian.
Kesimpulan
Trench coat bukan sekadar mantel
panjang. Ia adalah perpaduan antara fungsi, sejarah, dan estetika klasik. Dari
medan perang hingga runway dan street style modern, trench coat membuktikan
bahwa desain yang baik memang bisa bertahan lama. Simpel, elegan, dan
serbaguna—itulah alasan kenapa trench coat selalu relevan.
Miu Miu dan Evolusi Fashion Feminin yang Berani dan Eksentrik
Trench Coat: Mantel Klasik yang Nggak Pernah Kehilangan Gaya
Red Bottoms: Ketika Sol Merah Menjadi Simbol Kemewahan dalam Dunia Fashion
Sudah Dicuci Bersih tapi Warnanya Menguning? Cek Cara Menyimpan Baju Putihmu
Ascot: Aksesori Leher Klasik yang Lebih Santai dari Dasi, Lebih Elegan dari Sekadar Scarf
TikTok Shop by Tokopedia Rilis Program Fashion Playground, Apa Manfaatnya?
Mirip Kulit Asli, Ini Ciri Khas, Kelebihan, Kekurangan, Serta Pemanfaatan Bahan Oscar
Prediksi Tren Menswear 2026, Dari Poetcore hingga Rugged Luxury
Power Dressing: Cara Berpakaian yang Bentuk Kepercayaan Diri dan Profesionalitas
Fascinator: Topi Mini yang Punya Sejarah Panjang dan Aura Bangsawan