Siapa sih yang nggak kenal sama
kain rayon? Dengan karakteristik bahan yang lembut, jatuh, dan super adem, kain
rayon selalu jadi andalan produsen daster, busana serta kebutuhan lain.
Diantara berbagai kategori rayon, ada beberapa nama yang lebih melekat di hati
para penggunanya.
Seperti halnya sebuah merek, nama
dagang juga bisa melekat sebagai sebuah identitas, parameter kualitas serta
teknis penggunaannya. Fakta itulah yang terjadi di hampir semua toko kain,
termasuk di Bahankaincom. Lantas, bagaimana sebuah ‘label’ bisa menjadi sebuah
tolak ukur dalam pencarian kain? Simak
ulasan berikut ini, yuk!
Kain rayon atau disebut juga shantung adalah jenis kain semi-sintetis berbasis selulosa alami yang terbuat dari bahan dasar pulp kayu dan diproses secara kimiawi. Menghasilkan kain yang berkarakter lembut, ringan, adem, serta daya serap tinggi, mirip sutra atau katun tapi herganya jauh lebih terjangkau. Varian warnanya juga cukup banyak karena sifat dasar seratnya yang mudah menyerap pigmen warna.

Terlepas dari segala karakter
utamanya, kain rayon dibuat dalam beragam lebar maupun konstruksi yang
mempengaruhi penggunaannya. Perbedaan itulah yang kemudian membagi kain rayon dalam
beberapa ketegori dan merek dagang.
Ada rayon dengan tekstur sangat
ringan dan tipis yang lebih cocok untuk kerudung atau scarf, ada pula rayon
dengan konstruksi lebih rapat dan bobot sedikit lebih berat yang ideal untuk
daster, gamis, hingga busana kasual harian. Selain itu, variasi lebar kain
standar 115cm hingga 150 cm juga berpengaruh pada efisiensi pemotongan pola dan
hasil akhir busana.
Di pasar tekstil, sebagian
konsumen menandai spesifikasi dan kualitas kain rayon lewat nama dagang atau
merek. Fungsi nama dagang pun lebih dari sekedar pendanda praktis atau label
komersial, melainkan sebuah parameter yang mendefinisikan mutu, rujukan teknis,
hingga peruntukannya.
Hal tersebut berlaku hampir di
semua toko, termasuk di Bahanakaincom dimana penyebutan cap atau nama tertentu
bahkan sudah cukup untuk menggambarkan karakter bahan. Mulai dari tingkat
kelembutan, ketebalan, hingga peruntukannya.
Nah, berikut beberapa variasi
kain rayon koleksi Bahankaincom yang bisa menjadi alternatif dari merk lain untuk
memenuhi kebutuhan Anda:
Kain paris terutama berbasis rayon dikenal luas
sebagai salah satu bahan yang ideal untuk produksi kerudung, scarf, atau produk kerajinan tangan. Nah, koleksi kain rayon paris Berwyn dari Bahankaincom memiliki karakter
yang hampir sama dengan Rayon Paris Nakula Sadewa.
Dengan karakteristik bahan yang halus, ringan, jatuh serta kilau permukaan yang elegan, kain ini ideal untuk material fashion di wilayah beriklim tropis. Daya serap warnanya juga sangat baik,
sehingga sering dimanfaatkan untuk kain bermotif maupun polos dengan warna
cerah.
Di kategori menengah, nama RB2 kerap dijadikan acuan. Namun, rayon Hanoman dari bahankaincom juga mempunyai spesifikasi serupa. Karakter bahannya cukup lembut dan tebal, sehingga relatif mudah dijahit dan dikreasikan menjadi berbagai macam produk.
Baca Juga; |
Karakter tersebut membuatnya cocok digunakan untuk berbagai produk busana rumahan hingga pakaian kasual. Dalam praktiknya, Rayon Hanoman dapat diposisikan sebagai alternatif RB2 bagi pelaku usaha yang membutuhkan kain berkualitas untuk beragam kebutuhan.
Untuk kebutuhan rayon dengan kualitas satu tingkat di atas RB2, Sobat Bahankain bisa menggunakan kain Rayon Legong yang satu segmen dengan RB1. Permukaan lebih halus, jatuhnya rapi, dan hasil pewarnaannya cenderung tajam.
Kain ini sering dipilih untuk busana yang membutuhkan tampilan lebih elegan,
namun tetap mempertahankan kenyamanan khas rayon.
Mulai dari daster premium, outer, sarung pantai premium, serta berbagai kebutuhan lain. Dari segi fungsi dan karakter, Rayon Legong dapat
menjadi rujukan yang setara dengan RB2.
Khusus di lebar 150, Sobat Bahankain bisa menggunakan kain
Rayon Jatayu untuk kebutuhan produksi gamis, long dress, serta busana berpotongan besar. Secara karakter, rayon
merek ini tetap menawarkan sifat rayon yang adem, jatuh, dan menyerap keringat
dengan baik. Lebarnya yang ekstra memberikan efisiensi pemakaian bahan tanpa
mengurangi kenyamanan.
Meski demikian, nama dagang tidak bisa dijadikan sebagai
satu-satunya tolok ukur kualitas kain. Bahkan pada jenis kain yang sama,
perbedaan batch produksi, pabrik asal, hingga proses finishing bisa sangat
memengaruhi karakteristik akhir produk. Oleh sebab itu, pemahaman terhadap
spesifikasi teknis seperti bahan dasar, konstruksi, ketebalan, dan sifat jatuhnya
kain, tetaplah faktor utama untuk menentukan pilihan.
Selama spesifikasinya setara dan
kualitasnya terjaga, alternatif rayon dari label atau merek lain tetap layak
dipertimbangkan. Jadi, jangan segan untuk bertanya tentang detail kain yang
hendak Anda beli. Akan lebih baik kalau Sobat Bahankain membeli katalog atau
sampel kain guna memastikan kesesuaiannya dengan kebutuhan.
Dan hal-hal itu memungkinkan jika
Anda belanja kain di Bahankaincom. Kami menyediakan beragam spesifikiasi kain
rayon yang cocok untuk berbagai kebutuhan Anda.
Cek pilihannya di kategori produk Kain Rayon dan Kain Shantung,
Atau langsung hubungi customer service kami untuk dapat rekomendasi terbaik. Selamat berbelanja, Sobat Bahankain!

Laundry Kiloan vs Laundry Self Service, Mana yang Lebih Baik?
Di Balik Nama Dagang Kain, Panduan Memilih Rayon Berkualitas di Bahankaincom
Perbedaan Stocking, Tights, Pantyhose, dan Leggings: Jangan Salah Pilih dalam Fashion
Desainer Legendaris, Valentino Garavani Meninggal Dunia di Usia 93 Tahun
Miu Miu dan Evolusi Fashion Feminin yang Berani dan Eksentrik
Trench Coat: Mantel Klasik yang Nggak Pernah Kehilangan Gaya
Red Bottoms: Ketika Sol Merah Menjadi Simbol Kemewahan dalam Dunia Fashion
Sudah Dicuci Bersih tapi Warnanya Menguning? Cek Cara Menyimpan Baju Putihmu
Ascot: Aksesori Leher Klasik yang Lebih Santai dari Dasi, Lebih Elegan dari Sekadar Scarf
TikTok Shop by Tokopedia Rilis Program Fashion Playground, Apa Manfaatnya?