Pernah nggak sih, kamu merasa
sudah dandan maksimal tapi hasilnya tetap terasa "biasa saja"? Atau
sebaliknya, melihat seseorang hanya pakai kemeja putih dan celana kain, tapi
auranya kelihatan sangat berkelas? Rahasianya bukan seberapa mahal merek yang
dipakai, melainkan sebuah konsep berbusana yang disebut Elevated Fashion.
Elevated style muncul sebagai jalan ninja di tengah
tren quiet luxury yang sedang naik daun. Yuk, belajar tentang bagaimana
cara "menaikkan kelas" penampilan tanpa harus menguras kantong.
Elevated fashion style
adalah konsep berpakaian yang memadukan itemd-item dasar (basic) dengan sentuhan elemen yang lebih mewah, rapi, atau bergaya. Fokus utamanya yaitu untuk meningkatkan kualitas dan estetika penampilan, tanpa harus terlihat berlebihan (over-the-top).
Jika basic style merujuk pada
pakaian sederhana seperti kaos polos, kemeja putih, atau celana hitam, maka gaya elevated fashion merupakan versi “naik kelas” dari
item-item dasar tersebut. Bukan tentang tampil mencolok
dengan logo-logo besar, melainkan bagaimana memancarkan kemewahan dengan nuansa yang lebih tenang (subtle
luxury).
Karena tujuan utama elevated style adalah menciptakan tampilan yang bersih, harmonis, dan terlihat sangat niat meski hanya menggunakan kombinasi pakaian yang sederhana.
Dalam dunia fashion, gaya elevated merujuk seni mengkurasi pakaian dasar (basic essentials) agar terlihat lebih premium melalui tiga pilar, yaitu kualitas bahan, presisi potongan, dan perhatian terhadap detail terkecil.

Semua berawal
dari kain. Karena sebagus apa pun desain atau potongan pakaian, kalau kualitas bahannya
kurang, maka jangan berharap ia bisa memberikan look yang elegan.
Di keseharian, kenyamanan itu nomor satu, namun dalam elevated
fashion, tekstur kain adalah segalanya. Cobalah beralih dari bahan sintetis ke serat
alami yang bermutu tinggi:
·
Linen
& katun premium
Serat alami seperti Linen atau Pima Cotton punya cara unik dalam memantulkan cahaya. Linen memberikan tekstur organik yang "mahal", sementara katun premium memberikan permukaan yang halus dan matte.
·
Serat bambu
atau viscose
Dua material ini memiliki drape atau jatuhan yang cantik saat digunakan. Karena tidak kaku, kain bamboo dan viscose dapat mengikuti gerak tubuh secara elegan. Cocok buat kamu yang suka gaya santai namun tetap rapi dan profesional.
Baca Juga: |
·
Wool blends
Khusus untuk
item semi-formal (blazer atau celana bahan), kamu bisa membilih item yang
terbuat dari campuran wool. Kenapa? Karena ia mampu memberikan struktur yang indah
dan tidak mudah kusut. Penampilan pun tetap ‘on point‘ sepanjang hari.
Proporsi
tubuh adalah kanvasmu. Jadi, bagaimana cara pakaian membungkus tubuh menentukan
apakah penampilanmu terlihat modern atau justru ketinggalan zaman.
Gantikan baju super ketatmu dengan siluet yang lebih
berstruktur. Misalnya :
·
Boxy silhouettes
Gunakan atasan berpotongan
presisi (boxy) kemeja atau kaos
dengan garis bahu agak turun dan potongan badan lebar namun panjangnya pas.
Siluet unik ini akan memberi kesan tubuh yang lebih tegap dan penuh kewibawaan.
·
Tailored fit
Meski detail
ketat tak lagi relevan, tapi tidak harus selalu longgar juga. Karena kuncinya
adalah fit yang pas di bahu, pinggang
atau area krusial lain. Disini kamu bisa mengandalkan celana tapered
atau straight leg untuk mengangkat derajat kaos polos yang kamu pakai.
Perbedaan
antara gaya biasa dan luar biasa seringkali terletak pada hal-hal yang luput
dari pandangan mata. Banyak orang mungkin tak sadar bahwa detail kecil
adalah indikator kualitas yang paling jujur. Dan elevated style sangat menghargai perhatianmu pada
poin-poin sederhana, seperti:
·
Konstruksi
sepatu
Daripada sneakers
kotor, coba pakai loafers atau sepatu kulit dengan konstruksi yang
kokoh. Sepatu dengan konstruksi Blake
stitch (jahitan tembus ke sol) tidak hanya lebih awet, tapi juga
memiliki profil yang lebih ramping dan elegan.
·
Aksesori
minimalis
Berpeganglah pada
prinsip "satu saja cukup". Satu jam tangan klasik dengan strap
kulit atau ikat pinggang dengan buckle minimalis jauh lebih efektif
daripada memakai banyak perhiasan mencolok.
·
Hardware & buttons
Ini simpel banget, perhatikan kancing
pada kemejamu. Gantikan kancing plastik dengan kancing cangkang (mother of
pearl) atau kayu berkualitas. Lalu lihat hasilnya, kemeja yang awalnya biasa
saja seketika berubah jadi seperti produk keluaran butik.
Meski krusial, tapi perubahan besar tidak harus dimulai dengan belanja
besar-besaran. Mulailah dari kebiasaan kecil di depan cermin atau dengan satu
hal paling sederhana, pastikan baju
yang kamu pakai tersetrika rapi. Sebab, kerapian adalah fondasi utama
dari semua gaya yang "mahal"
Terlepas dari pesona dan estetika
yang diciptakannya, elevated style sebenarnya adalah bentuk investasi. Daripada beli banyak baju
murah yang cuma tahan dua kali cuci, lebih baik punya sedikit koleksi tapi
semuanya berkualitas tinggi dan timeless (nggak gampang ketinggalan
zaman).
Mengenal Comforter Dan Perbedaannya Dengan Duvet
Rahasia Lubang Kecil di Kerah Jas: Detail Kuno yang Masih Bertahan di Fashion Modern
Catat! Ini Panduan Memilih Kain untuk Digital Printing
Mengapa Jeans Punya Kantong Kecil? Ternyata Bukan Sekadar Hiasan
Silky Shorts, Evolusi Busana Privat yang Jadi Andalan Fashion Modern
Dulu Hanya Milik Raja dan Bangsawan, Kini Masuk ke Tas Semua Orang: Sejarah Mengejutkan di Balik Payung
Alo Yoga, Fakta Dibalik Logo 'alo' yang Fenomenal
Kenapa Orang Berkacamata Sering Dianggap Lebih Pintar? Ternyata Sejarahnya Panjang dan Menarik
Bea Masuk Benang Sintetik Resmi Berlaku, Apa Pengaruhnya bagi Industri Tekstil Indonesia?
Dunia di Ujung Jari, Bagaimana TikTok Menciptakan (dan Menghancurkan) Tren Fashion