Capek menghabiskan waktu lama di
depan lemari hanya karena memikirkan padupadan outfit? Mungkin sudah saatnya
kamu beralih ke Co-ord set, sebuah rangkaian outfit dengan corak dan warna yang
senada, kamu tetap bisa terlihat menarik tanpa perlu banyak effort. Mungkin
kamu pernah melihat outfit dua potong dengan warna atau motif yang sama,
terlihat serasi, dan langsung membuat penampilan tampak effortless. Nah, itulah
yang disebut co-ord set.
Set baju yang terdiri dari atasan
dan bawahan ini kembali digemari karena perkembangan industri fashion serta
pengaruh media sosial. Lantas, apa itu co-ord set? Dan bagaimana perkembangan
tren ini? Simak ulasan berikut ini, yuk
Co-ord set singkatan dari coordinated set, merujuk pada setelan pakaian yang terdiri dari dua atau lebih item yang dirancang dengan warna, motif, atau bahan sama. OOTD pun terlihat
rapi, serasi dan terkesan harmonis tanpa perlu usaha lebih.
Setelan ini, umumnya berupa
kombinasi atasan dan bawahan yang
dibuat sebagai satu kesatuan desain. Karena sudah dirancang agar saling
melengkapi, outfit ini membuat penampilan lebih stylish dan effortless.
Beberapa contoh co-ord set yang
cukup sering ditemui antara lain:
·
Atasan dan celana panjang
·
Blouse dan rok
·
Crop top dan rok
·
Kemeja dan celana pendek
·
Blazer dan celana tailored
Meski dijual dalam bentuk setelan,
sebenarnya mereka bisa digunakan secara terpisah. Sehingga satu set bisa
menghasilkan beberapa varian outfit yang berbeda. Itulah kenapa co-ord set
semakin populer dan sering dijadikan pilihan outfit untuk berbagai aktivitas. Mulai
dari gaya kasual sehari-hari hingga tampilan semi-formal yang lebih rapi.
Meski terlihat seperti tren
fashion modern, sebenarnya konsep outfit
serasi sudah ada sejak lama. Sejarah mencatat bahwa setelan dengan
atasan dan bawahan senada mulai populer pada abad ke-19 ketika perempuan
mengenakan pakaian olahraga seperti tenis dan golf yang terdiri dari blouse dan
rok dengan bahan yang sama. Setelan ini dirancang agar lebih nyaman bergerak
sekaligus tetap terlihat rapi.
Memasuki era 1960-an, co-ord set mulai berkembang
menjadi tren fashion yang lebih ekspresif. Desainer menghadirkan setelan dengan
warna cerah, motif grafis, dan potongan yang lebih berani, sejalan dengan
semangat budaya pop pada masa itu.
Baca Juga:
Sneakerina, Sepatu “Setengah Sneakers Setengah Balerina” yang Curi Perhatian
Pada tahun 1970-an, tren ini semakin populer berkat pengaruh gaya disco
yang glamor. Banyak orang mengenakan setelan dengan bahan mengilap, detail
metalik, hingga potongan yang lebih dramatis.
Tren tersebut terus berkembang
hingga era 1980-an dan 1990-an,
ketika setelan serasi seperti tracksuit dan power suit menjadi simbol gaya yang
berani dan percaya diri.
Kini, setelan koordinasi ini
kembali menghiasi fashion modern. Desainer menghadirkan berbagai versi baru,
mulai dari setelan kasual, loungewear, hingga outfit formal yang tampil di
runway dan street style.
Meski tak perlu lagi memikirkan
mix and match, bukan berarti kamu bisa memakai setelan outfit ini begitu saja tanpa
memperhatikan elemen lain. Karena tanpa styling yang tepat, look-nya bisa menjadi terlalu sederhana
atau bahkan monoton.
Berikut beberapa tips padupadan
agar penampilan dengan co-ord set tetap menarik, stylish dan ‘kamu banget’:
Aksesori bisa mengubah styling co-ord mu yang monoton
jadi terkesan hidup. Karena outfitnya sudah senada, ia bisa menjadi elemen yang
memberi karakter dan focal point pada
penampilan. Contohnya yaitu:
·
Tas berdesain unik
·
Sabuk atau belt
·
Anting atau kalung minimalis
·
Kacamata hitam
Meski identik dengan atasan dan bawahan berwarna senada, banyak co-ord set yang hadir dengan motif-motif unik berupa aksen floral, garis-garis, hingga pola geometris. Outfit pun terlihat lebih hidup tanpa memerlukan elemen tambahan.
Baca Juga:
6 Headscarf Style Paling Hits, Bikin Look Kamu Auto Chic!
Model sepatu juga bisa sangat mempengaruhi kesan dari OOTD co-ord set.
Bahkan satu set pakaian yang sama bisa terlihat berbeda hanya karena pemilihan
alas kakinya:
·
Sneakers
untuk gaya kasual dan santai
·
Sandal
minimalis yang terkesan ringan dan chic
·
Heels
atau pumps agar tampak elegan
·
Boots
memberi sentuhan edgy dan modern
Layering atau penggunaan lapisan tambahan juga bisa membuat setelan
serasi co-ord jadi lebih stylish. Teknik ini membantu menciptakan dimensi pada
outfit agar look-nya tidak terlalu flat.
Beberapa contoh layering yang bisa dicoba antara lain blazer, jaket
denim, cardigan dan long outer
Poin plus dari setelan ini adalah fleksibilitasnya.
Walaupun dijual sebagai satu set, pada dasarnya masing-masing item bisa dipakai
secara terpisah untuk menciptakan variasi outfit baru. Misalnya, atasan dan jeans
favorit, rok co-ord dengan blouse, t-shirt atau knit top.
Alhasil, satu set pakaian bisa melahirkan banyak kombinasi gaya. Selain praktis, ia juga lebih ekonomis.
Pada akhirnya Co-ord set bukan hanya setelah outfit, tetapi juga opsi fashion yang fleksibel dan mudah di-styling. Dengan kombinasi aksesori, sepatu, serta teknik layering yang tepat, satu set pakaian bisa membuatmu tampil beda. Semoga pengetahuan ini bermanfaat ya!
Co-ord Set, Tren Outfit Senada dan Cara Padupadannya
Coachella: Festival Musik yang Diam-Diam Mengatur Arah Tren Fashion Dunia
Fringe Fashion Lagi Naik Daun! Ini Alasan Rumbai-Rumbai Bikin Outfit Auto Mahal
Fishnet: Dari Lingerie ke Survival Gear—Perjalanan Paling “Unexpected” di Fashion
Mengenal Pashmina Viscose, Pilihan Hijab Elegan yang Nyaman dan Tetap Rapi
5 Majalah yang Paling Berpengaruh di Dunia Fashion
Wig Itu Bukan Rambut Palsu Biasa—Ini Rahasia Transformasi Instan di Dunia Fashion
Sering Dikira Merek Luar, Ini Rahasia Dibalik Popularitas handuk Terry Palmer!
Regeneration 2030, Transformasi Louis Vuitton Menuju Pemulihan Alam
Kenapa Orang Cenderung Memakai Baju yang Sama? Ini Alasan Psikologisnya