Bathrobe terry dan waffle, dua
jenis jubah mandi yang hampir selalu dibandingkan. Terry dengan permukaan loop, sedangkan bahan waffle bersama
tekstur khas berbentuk kotak-kotaknya. Satruktur itulah yang membyat keduanya
memiliki sensasi, bobot, daya serap, dan karakter berbeda. Bahkan, jika komposisi
serat yang sama sekalipun.
Lantas, apa yang membuat dua
jenis kain ini berbeda? Simak ulasan berikut, ini!
Terry dan waffle bukan nama material atau jenis serat kain, melainkan istilah yang merujuk pada konstruksi atau struktur kain. Meski berkaitan dengan daya serap dan visualnya, karakter akhir sebuah bathrobe juga dipengaruhi material serat, GSM, jenis benang, kepadatan kain, dan finishing.

Sesuai namanya, bathrobe terry dibuat
dari kain terry yang memiliki struktur loop
atau pile. Permukaan kainnya terlihat seperti kumpulan setengah lingkaran
benang kecil. Struktur ini bekerja dengan cara menyerap dan menahan air,
sehingga tubuh lebih cepat kering.
Jubah mandi berbahan kain terry seringkali
terasa lebih tebal, lembut, empuk, dan fluffy.
Sensasinya kurang lebih seperti mengenakan handuk berukuran besar yang
membungkus tubuh. Terry sering dipilih untuk bathrobe hotel atau spa karena
memberi kesan nyaman, cozy dan luxurious.
Kalau terry identik dengan loop, ciri
khas bahrobes waffle ada di permukaan kain yang memiliki permukaan berbentuk
kotak-kotak atau sarang lebah (honey comb).
Pola tersebut terbentuk dari proses penenunan kain yang menghasilkan tekstur 3D
dengan permukaan lebih tinggi dan lebih rendah.
Dibandingkan terry, bathrobe
waffle cenderung lebih ringan dan tidak terlalu bulky. Karena itu, bathrobe ini
cukup sering digunakan pada hospitality yang mengusung konsep natural, modern,
atau wellness.
Baca Juga:
Handuk Baru Kurang Menyerap Air? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Sekilas, perbedaan bathrobe terry
dan waffle mungkin hanya terlihat dari teksturnya. Namun, struktur kain
tersebut kemudian memengaruhi karakter bathrobe secara keseluruhan.
Perbedaan paling mendasar ada di konstruksinya. Terry
memiliki loop atau pile yang menonjol dari permukaan kain. Loop inilah yang
memberikan volume dan karakter fluffy.
Sementara waffle pola kotak atau honeycomb yang
terbentuk dari struktur kain. Jika dilihat lagi, terry akan tampak seperti
kumpulan loop, sedangkan waffle tampak seperti relief berbentuk kotak.
Mengingat fungsi utamanya adalah sebagai penggantu
handuk setelah mandi, daya serap menjadi salah satu pertimbangan utama.
Dalam hal ini, bathrobe mandi berbahan terry cenderung
lebih unggul. Waffle juga dapat menyerap air, tetapi tingkat penyerapannya
tidak sebaik waffle dengan material, kepadatan anyaman serta kete
Struktur loop di permukaan kain terry memberikan
volume tambahan sehingga kain terasa lebih plush. Itulah kenapa bathrobe dari
bahan ini seringkali terasa lebih tebal dan empuk.
Sedangkan, bathrobe waffle seringkali dibuat dengan
konstruksi ringan dan tidak terlalu bulky.
Hal itu karena struktur anyamannya yang landai dan cenderung ke aeah dalam.
Baca Juga:
Jenis Handuk Hotel Dan Fungsinya
Ini merupakan pertimbangan penting memilih jubah mandi
untuk hotel, spa, dan bisnis laundry. Bathrobe waffle dengan konstruksi ringan cenderung
lebih mudah dan cepat dikeringkan. Sementara itu, terry dapat menahan lebih
banyak air pada loop-nya sehingga bathrobe menjadi lebih berat ketika basah.
Akibatnya, bathrobe terry umumnya membutuhkan proses
pengeringan yang lebih lama dibandingkan bathrobe waffle yang memiliki bobot
dan konstruksi lebih ringan.
Perbedaan struktur kain juga sangat terasa ketika
bathrobe dikenakan. Bathrobe terry umumnya memberikan sensasi:
·
lembut;
· fluffy;
· cepat mengerngkan tubuh;
Sementara
bathrobe waffle cenderung memberikan sensasi:
·
ringkas;
·
ingan;
·
bertekstur;
·
praktis;
Ada pula bathrobe yang menggabungkan karakter terry dan waffle. Misalnya, bagian luar menggunakan tekstur waffle sementara bagian dalam menggunakan terry. Konsep ini mencoba menggabungkan tampilan dan karakter waffle dengan kelembutan serta kemampuan menyerap air dari terry.
Produk hospitality seperti ini memang tersedia di pasaran. Salah satu spesifikasi yang saat ini ditawarkan bahkan menggunakan terry di bagian dalam dan waffle di bagian luar.
Karena itu, istilah "terry vs waffle" tidak selalu berarti harus memilih salah satunya. Konstruksi kombinasi juga bisa menjadi pilihan, terutama untuk produk yang ingin menggabungkan fungsi dan estetika.
Jawaban dari pertanyaan “mana
yang lebih baik antara bathrobe terry dan waffle?” adalah tergantung pada
kebutuhan.
Kalau mengejar daya serap,
ketebalan, kele mbutan, dan sensasi fluffy, jubah mandi dari kain terry
juaranya. Tapi kalau kamu lebih mengutamakan bobot ringan, kepraktisan, dan kemudahan
pengeringan, maka bathrobes waffle bisa jadi opsi yang tepat
Yang paling penting, adalah
pemahaman bahwa bahwa terry dan waffle bukanlah jenis material serat, melainkan
konstruksi kain. Performa bathrobe tetap dipengaruhi oleh bahan dasar, GSM,
jenis benang, kepadatan kain, serta finishing produk.
Istimewanya lagi, dua jenis jubah
mandi ini juga tersedia di Bahankaincom, lho. Sobat Bahankain lebih suka yang
mana nih? Cek spesifikasinya di kategori Produk Bedding.
Atau konsultasikan kebutuhan Anda
via whatsapp dan dapatkan terbaik dari kami.
Semoga bermanfaat dan selamat berbelanja, Sobat Bahankain!

Oversize Bag Kembali Hiasi Tren 2026, Popularitas Mini Bag Tergeser!
Perbedaan Bathrobe Terry dan Waffle, Mana yang Lebih Cocok Untukmu?
Solusi Kaki Jenjang Tampak Mewah: Mengapa Sepatu T-Strap Kembali Menguasai Panggung Fashion?
Mengenal Boning, Rangka Tersembunyi yang Bikin Korset Tetap Kokoh
Menelusuri Jejak Sepatu Tabi, Dari Tradisi Jepang Hingga Pemilihan Material Terbaiknya
Tren 'Sepatu Tanpa Sol': Inovasi High Fashion Masa Kini atau Sekadar Rage Bait?
Kenapa Wool Bisa Memunculkan Efek Listrik Statis? Ini Penjelasannya!
Baju Runway Kelihatan "Aneh" dan Gak Masuk Akal? Ternyata Ini Alasan Rahasianya!
Fenomena Comeback Coach, Bagaimana "Brand Mall" Berevolusi Jadi King of Accessible Luxury
New Zealand Fashion Week 2026, Ketika Identitas Lokal Bertemu dengan Fashion Kontemporer