Pemilik tubuh yang mudah
berkeringat alias hyperhidrosis memang
nggak bisa sembarangan memilih baju. Nggak cuma jenis bahan, salah pilih
warna sedikit saja bisa bikin area basah itu langsung kelihatan kontras dan
jadi pusat perhatian. Baju yang awalnya rapi, seketika terlihat lusuh saat ada lingkaran
gelap keringat di ketiak, punggung, atau dada.
Selain banyaknya cairan tubuh yang keluar, warna pakaian juga mempengaruhi
seberapa jelas bekas keringat tersebut. Ada warna tertentu yang ketika terkena
air akan mengalami perubahan tampilan cukup drastis. Pemilihan warna pakaian bukan
lagi sekadar persoalan selera, tetapi bagian dari strategi berpakaian.
Saat keringat diserap oleh kain, bagian yang basah biasanya tampak lebih gelap daripada bagian kain yang masih kering. Perbedaan inilah yang kemudian membentuk bercak atau lingkaran yang mudah dikenali. Namun, tingkat keterlihatannya tidak sama pada setiap warna.
Beberapa warna menghasilkan
kontras yang cukup besar saat berubah dari kondisi kering menjadi basah.
Akibatnya, area yang terkena keringat langsung terlihat. Sedangkan, warna lain lebih
mampu menyamarkan perubahan tersebut akan membuat bekas keringat tidak terlalu
mencolok. Jenis kain, pencahayaan,
tekstur bahan, dan banyaknya keringat juga ikut memengaruhi hasil
akhirnya.
Berikut beberapa warna yang
pantang untuk kamu yang mudah berkeringat:
Light grey alias abu-abu muda mungkin terlihat sebagai warna yang
aman karena sifatnya netral dan mudah dipadukan dengan berbagai warna lain.
Sayangnya, warna ini justru termasuk salah satu yang cukup mudah memperlihatkan
bekas keringat. Perbedaan sisi lembab dan bagian kain yang masih kering cukup
kontras, sehingga lingkaran keringat lebih mudah terlihat.
Jadi, sebisa mungkin hindari warna abu muda kalau kamu
mudah berkeringat atau hendak melakukan aktivitas di luar ruangan, berolahraga,
atau bergerak aktif.
Warna langit memang memberi kesan segar, bersih, dan
ringan. Tapi, dia kurang bersahabat untuk orang yang mudah berkeringat.
Seperti halnya abu-abu muda, bagian yang basah pada kain
berwana biru muda juga dapat terlihat lebih gelap dibandingkan area lain.
Parahnya lagi, bekas tersebut akan mudah terlihat jika keringat terkumpul di
bagian tertentu.
Bukan berarti kamu harus benar-benar menghindari warna
ini. Namun, pakailah saat aktivitasmu tidak terlalu berat atau di ruangan
ber-AC.
Warna hijau muda, mint, hingga sage memberikan nuansa
natural, santai dan terkesan fresh.
Sayangnya, begitu terkena keringat, bagian kain yang basah akan tampak jelas.
Apalagi kalau warnanya cukup pekat, perbedaannya makin mudah ditangkap mata.
Jadi, pertimbangkan lagi atasan berwarna hijau muda kalau
sudah tahu bahwa tubuhmu mudah berkeringat.
Warna pink dengan saturasi tinggi sangat sensitif dengan
air. Begitu terkena keringat, area yang basah akan langsung menggelap secara
drastis.
Meskipun warna hitam paling ampuh
menyamarkan bercak keringat, bukan berarti kamu harus terus-menerus memakainya.
Karena ada beberapa pilihan warna yang bisa dijadikan alternatif, seperti:
Kalau
agenda-mu cukup padat dan tahu bakal banyak bergerak, maka priorotas tuamanya adalah
menyembunyikan noda basah. Pilihan terbaik jatuh pada warna-warna gelap dan
bermotif:
·
Hitam
Ini adalah holy grail atau warna
penyelamat nomor satu. Baju hitam punya kemampuan magis untuk menyerap cahaya.
Jadi, mau sebanyak apapun kamu berkeringat, perbedaan antara kain yang kering
dan basah hampir nggak akan kelihatan.
·
Navy
atau Biru Tua
Bosan dengan hitam? Navy adalah alternatif
terbaik. Warna ini memberikan kesan yang elegan, profesional, dan yang
terpenting: sangat aman dari drama noda keringat.
·
Charcoal
(Abu-abu Sangat Gelap)
Ingat ya, kuncinya harus yang sangat gelap.
Selama warnanya pekat mendobrak hitam, kelembapan di kain bakal tersamarkan
dengan baik.
·
Baju
Bermotif
Pernah menyadari kenapa baju batik, floral,
atau kotak-kotak jarang memperlihatkan noda keringat? Itu karena motif yang
ramai berhasil mengecoh pkamungan mata. Noda basah pun langsung tersaru begitu
saja.
Beda cerita
kalau kamu harus beraktivitas di bawah terik matahari. Alih-alih cuma
menyembunyikan noda, kamu tentu ingin mencegah tubuh agar tidak cepat gerah dan
memproduksi keringat secara berlebihan. Solusinya adalah warna-warna terang:
·
Putih
Secara ilmiah, warna putih itu jagonya
memantulkan cahaya dan radiasi panas matahari. Memakai baju putih bakal bikin
tubuh Kamu terasa jauh lebih adem dibandingkan saat memakai baju hitam di bawah
terik siang bolong.
·
Warna
Pastel dan Krem
Warna-warna lembut seperti light beige,
hijau mint, atau kuning muda juga punya sifat serupa yang ramah terhadap cuaca
panas.
Sedikit tips, kalau
kamu memilih warna-warna ini, pastikan bahannya agak tebal ya. Jadi, kalau terlanjur
berkeringat, bajunya nggak berubah jadi menerawang.
Strategi warna hanya separuh solusi. Separuh lainnya ada di jenis kain
yang kamu pakai, karena bahan yang menentukan seberapa cepat keringat diserap
dan dikeringkan, apa pun warnanya.
Kalau kamu sedang cari kaos polos dengan kualitas bahan yang konsisten dan nyaman untuk aktivitas harian, koleksi Kaos Polos by bahankain.com bisa jadi pilihan tepat. Tersedia dalam Cotton Combed 20s/24s/30s dengan daya serap tinggi dan handfeel lembut, Cotton Bamboo untuk sirkulasi udara ekstra, hingga CVC dan TC yang tetap adem namun lebih tahan bentuk.
Semua bahan tersedia dalam
berbagai pilihan warna gelap dan netral yang aman dari drama noda keringat,
cocok buat kamu yang ingin tetap tampil pede sepanjang hari.
Cek koleksi lengkapnya dan pilih warna favoritmu di Etalase Produk Kaos Polos Bahankain.com.
Warna Pakaian yang Pantang Buat Kamu yang Gampang Berkeringat
Rahasia Di Balik Kacamata Hitam Selebriti: Alasan Kenapa Bikin Look Langsung Naik Kelas!
Fashion Magazine: Bagaimana Majalah Membentuk Tren dan Dunia Fashion
Calla The Label, Local Brand Fashion yang Mendunia Dengan Gaya Colorful dan Playful
Apakah Pelembut Pakaian Benar-Benar Melembutkan Serat Kain? Ini Faktanya!
Nordhic Style, Rumus Sederhana untuk Tampil Comfy
Apa Itu Horsehair Canvas?
“Polyester” Jadi Hinaan Gen Z: Kok Kain Bisa Berubah Jadi Slang?
5 Rekomendasi Kain Furing untuk Tas Rajut, Jangan Asal Pilih!
Baju Biasa vs Cosplay: Cuma Beda Gaya atau Ada Magic-nya? Simak Bedanya dengan Dunia Fashion!