Secara umum model kaos dibedakan menjadi 2 yaitu kaos oblong dan model kaos berkerah atau disebut juga dengan nama Kaos Polo Shirt atau Kaos Wangki. Jenis kaos polo ini pada awalnya digunakan untuk kaos golf dan kaos untuk tenis.
Lalu apa itu kaos polo / kaos wangki? Kaos polo adalah kaos model berkerah dan menggunakan 2-3 Kancing di ribs serta tambahan satu saku sebagai opsi lainnya. Bahan baku untuk membuat kaos polo menggunakan kain rajut atau lebih akrab kita kenal dengan bahan kaos seperti bahan Hyget, katun carded, katun combed dan yang paling populer menggunakan bahan lakos (lacoste).
Salah satu kelebihan kaos Polo Shirt / kaos wangki dibanding kaos oblong adalah kaos polo mempunyai kesan Rapi pada pemakainya, berbeda dengan kaos oblong yang mempunya kesan Casual dan santai bagi pemakainya.
Sejarah Kaos Polo Shirt
Kaos Polo Shirt pertama kali digunakan untuk pakaian tenis. Kaos polo ini didesain oleh petenis René Lacoste. Muncul ide membuat desain polo shirt karena pada jaman dulu pakaian tenis sangat kaku, terlalu rumit dan tidak nyaman.
René Lacoste memperkenalkan Polo Shirt (kaos putih lengan pendek berbahan Jersey Pique) pada tahun 1926 di kejuaraan tenis terbuka Amerika Serikat. Mulai tahun 1927 Lacoste menempatkan lambang buaya di dada kiri kaos desainnya tersebut. Pada tahun 1933 setelah Lacoste pensiun dari tenis profesional, Lacoste bekerja sama dengan temannya André Gillier, seorang merchandiser pakaian, untuk memasarkan pakaian desainnya tersebut di Eropa dan Amerika Utara. Mereka bersama-sama membentuk perusahaan kamisol Lacoste dan mulai menjual baju desain mereka, termasuk kaos dengan logo kecil bergambar buaya dengan bordir di dada kiri.
Penemuan Lacoste juga diadopsi untuk pakaian olah raga polo pada tahun 1930-an. Dari olah raga polo ini berkembang dan muncul brand Ralph Lauren yang memperkenalkan kaos polo.
Dari fakta sejarah, kaos polo pertamakali digunakan untuk olahraga tebus terlebih dahulu baru diikuti olahraga polo.
Bahan kain lacoste (kain lakos) merupakan bahan paling cocok digunakan unutk kaos polo. Bahan kain lacoste ini memiliki cirri permukaan yang berlubang kecil-kecil (rajutanya). Jenis kain lacoste jika dilihat dari bahan baku dibedakan menjadi lacoste PE, lacoste pique, lacoste cvc dan lacoste cotton (lakos katun).
Bahankain.com menyediakan berbagai jenis dan warna bahan kain lacoste. Untuk info lebih jelas silahkan hubungi admin
Cara Merawat Dompet Kulit Sintetis Agar Tidak Mudah Cracking
Sepatu Mary Jane dan Pesonanya yang Tak Pernah Usang
Tips Memilih Handuk Wajah Untuk Kulit yang Sehat
Cerdik! Ini 7 Strategi Rahasia Aerostreet Dalam Membangun Brandnya
Outfit Check ala Gen Z, Gaya Fashion Stylish yang Lebih Berkelanjutan
Jam Tangan Kesayanganmu Berembun? Coba Atasi Dengan Cara Ini!
Teknik Sunprint (Cyanotype), Cara Mencetak Motif Daun di Kain dengan Sinar Matahari
Mengenal Dunia Debutante: Lebih dari Sekadar Pesta, Ini Adalah Kiblat Fashion "Old Money"
Apa Itu Mesin Jahit Heavy Duty? Cek Fitur-fiturnya, Yuk!
Teknik Intrecciato, Cerita di Balik Tren Tas Motif Anyaman yang Mempesona