Stylexpo

12 Pilihan Bahan Kain Untuk Gamis (Update)

Gamis , pakaian wanita muslim ini mempunyai tempat khusus di hati para wanita. Sejenis baju model kurung yang dominan digunakan di Timur Tengah dan negara-negara Islam ini makin memiliki variasi yang beragam. Hal ini tidak hanya dilihat dari model yang diusungnya, namun juga dilihat dari sisi jenis bahan yang digunakan, karena hal ini lah yang sangat mempengaruhi harga dan tentunya kenyamanan dalam menggunakannya.

Kali ini, bahankaincom akan memberikan referensi  bahan kain yang cocok digunakan dalam pembuatan gamis.

  1. Kain Balotelli

Kain Balotelli merupakan jenis kain yang bahannya cukup tebal yang mempunyai tekstur khas, yaitu  motif kotak-kotak kecil yang bergaris. Kain ini terbuat dari serat campuran, meskipun beberapa orang ada yang menyebutnya bahwa kain Balotelli termasuk jenis kain katun. Karakteristik dari kain ini adalah mempunyai tekstur yang berserat, tidak melekat pada tubuh ketika digunakan, tidak menerawang, halus, kain tebal, tidak mudah kusut dan tentunya adem ketika digunakan. Namun ada beberapa jenis kain Balotelli yang terasa panas ketika digunakan dan sedikit kaku. Kain ini sering sekali digunakan dalam pembuatan gamis syar’I, blouse, hijab, rok dan baju koko.

  1. Kain Crepe

Kain Crepe merupakan salah satu kain unik yang banyak dimintai kaum hawa. Kain ini merupakan jenis kain yang mempunyai sifat lentur, fleksibel, tidak kaku, dan ciri yang paling terlihat adalah mempunyai tekstur seperti butiran kerikil di permukaannya. Kain ini tergolong kain yang tebal, sehingga cocok digunakan dalam pembuatan gamis. Ada banyak jenis yang kain crepe di pasaran, seperti Wool Crepe, Crepe de Chine, Crepe Georgette, Bubble Crepe, dan masih banyak lagi.

  1. Kain Jersey

Kain Jersey merupakan jenis kain tekstil rajutan yang terbuat dari katun full atau katun dengan campuran sintetis. Karakteristik dari kain ini adalah cotton stretch, hakus, lebih tebal dari spandex, dan tidak berbulu. Kelebihan kain ini sehingga banyak dipilih untuk pembuatan gamis ataupun t-shirt adalah kainnya hangat, fleksibel, elasitis dan sangat isolasi. Apalagi ditambah bahnnya yang jatuh, membuat kain ini mengikuti lekuk tubuh wanita dan sangat nyaman digunakan. Untuk gamis sendiri, biasa menggunakan bahan jersey dengan kualitas lebih tebal disbanding bahan jersey yang biasa digunakan untuk pembuatan t-shirt.

  1. Kain Chiffon (Sifon)

Kain selanjutnya adalah Kain Chiffon atau yang biasa disebut juga dengan Sifon. Kain Chiffon biasanya dibuat dari bahan katun, sutra, nilon, rayon, polyester ataupun campuran dari kain-kain tersebut. Karakteristik dari bahan ini adalah tipis, agak menerawang, halus, licin, dan jatuh. Dalam pengaplikasiaannya untuk pembuatan baju gamis biasanya harus menggunakan tambahan furing atau lapisan dalam lagi.

  1. Kain Rayon

Kain Rayon merupakan kain yang mudah kusut, sedikit licin, lembut, jatuh, halus dan tentunya menyerap keringat. Kain ini mmepunyai beragam motif yang ditawarkan. Kain ini menjadi bahan dasar dalam pembuatan daster, namun akan menjadi sebuah gamis yang indah dan nyaman ketika dipadu-padankan dengan jenis kain lainnya.

  1. Kain Katun Jepang

Kain Katun Jepang bisa dikategorikan bahan kain yang baru saja mendapa tempat dihati masyarakat, khusunya para wanita. Kan ini masuk dalam kategori kain katun yang dianggap lumayan mahal dan cocok digunakan pada daerah tropis karena bahannya yang adem. Kain Katun Jepang memiliki keunggulan bahannya yang tebal, tekstur yang halus, warna yang lebih awet dan serat tidak mudah teruari (njabrut). Namun perlu diketahui, bahwa saat ini banyak beredar kain katung Jepang yang kw, sehingga banak kaakteristik yang melenceng dari aslinya.

  1. Kain Cotton Combed

Kain ini disusun dari benang kapas yang pada saat pemintalan/spinning menggunakan mesin tambahan yang disebut mesin combing, mesin ini mempunyai tugas untuk membuat serat-serat pendek dari kapas yang tidak optimal pada mesin sebelumnya (mesin carding). Kain cotton combed merupakan kain yang sangat halus, dingin, serta nyaman untuk digunakan. 

  1. Kain Wool Peach (Wolfis)

Kain Wool Peach mejadi pilihan berikutnya untuk digunakan sebagai bahan gamis. Kain ini tergolong ringan dan tipis namun tidak tembus pandang atau menerwang, jadi tetap aman digunakan. Karakteristik lain dari kain ini adalah adem dan inilah yang dicari oleh seua orang, tingkat kenyamanan saat menggunankannya.

  1. Kain Ceruti

Kain Ceruti merupakan jenis kain yang mempunyai tekstur kulit jeruk dipermukannya, namun tetap halus ketika diraba. Kain ini hampir mirip dengan kain sifon, namun lebih halus kain ceruti. Karakteristik kain ini adalah elastis, lembut, jatuh, dan sedikit bera. Kain ceruti yang beredar dipasarn mempunyai berbagai jenis, seperti Kain Ceruti Geogette, Kain Ceruti Premium, Kain Ceruti BabyDoll, Kain Ceruti Diamond, dan masih banyak lagi. Kelebihan kain ini selain harga yang terjangakau meskipun termasuk kain semi premium adalah kain ini adem ketika digunakan. Kain ini sering dugunakan dalam pembuatan jilbab, rok, baju, dan tentunya gamis.

  1. Kain Katun Ima

Kain katun Ima terbuat daru serat kapas, sehingga katun ini tergolong kain katun. Karakteristik dari kain ini tidak berbulu, ringan, lembut, adem, warna yang awet, dan mengkilap. Kain katun ima yang terbuat dari 100% bahan katun biasanya terdapat label “Pure Cotton Japanese” . Kain ini selian cocok digunakan sebagai bahan gamis, juga digunakan dalam pembuatan dress, mukena, hand craft, bedcover hingga sprei.

  1. Kain Maxmara

Kain Maxmara merupakan salah satu kain yang mempunyai motif beragam, unik, dan menarik. Kain ini akan membuat pemakaiannya terlihat elegant, anggun, dan tidak murahan. Karakteristik dari kain ini adalah ringan, licin, jatuh dan tidak transparan. Jenis kain maxmara yang beredar dipasaran seperti Kain Maxmara Lux, Kain Maxmara Galaxy, Kain Maxmara Midi, dan kain Maxmara Polos. Untuk harga juga kain ini relative murah namun tidak murahan.

  1. Kain Linen

Kain terakhir sebagai referensi kita adalah kain linen. Kain Linen mempunyai karakter berserat, jatuh, kaku, halus, dan ringan. Kain ini tidak terlalu tebal namun juga tidak menerawang. Kelebihan dari kain linen adalah bahwa kain ini mempunyai warna-warna cerah dengan motif yang menarik.

Diatas merupakan referensi dari bahan kain mengenai kain yang bisa menjadi pilihan untuk digunakan dalam pembuatan baju gamis. Jadi sudah tidak bingung lagi kan, akan lebih menggunakan jenis bahan yang mana. Dan satu hal, pililah segala bahan yang nyaman, sesuai fungi penggunaan dan tentunya dengan harga sesuai kantong kita.


WhatsApp Kami