Pernahkah kamu kehilangan mood
gara-gara bra yang tidak nyaman? Bra terlalu sempit bikin sesak, terlalu
longgar membuat kurang percaya diri, sedangkan model yang kurang tepat
membuatmu sibuk membetulkan posisinya. Yups, sepenting itulah memilih bra yang
pas.
Nah, kalau kamu masih belum tahu
berapa ukuran bra-mu, cobalah beberapa cara berikut ini!
Banyak wanita tanpa sadar memakai bra yang kurang tepat karena menganggap ukuran bra tidak pernah berubah. Padahal, perubahan hormon, berat badan, kehamilan, hingga siklus tubuh dapat memengaruhi ukuran payudara.
Rasa sesak, tali menusuk bahu, atau band yang naik ke punggung adalah beberapa dampak nyata dari ukuran bra yang tidak sesuai. Perasaan ini umumnya baru muncul setelah dipakai berjam-jam. Dan jika terus-menerus diabaikan maka bukan tidak mungkin kamu akan merasakan beberapa efek yang lebih parah seperti nyeri punggung, tegang di area bahu, hingga iritasi kulit.

Selain itu, berikut beberapa
alasan pentingnya memilih ukuran bra yang pas:
Karena fungsi utama bra adalah menopang payudara. Ukurannya
harus pas agar ia mampu menahan dan mendistribusikan beratnya secara merata. Jika
terlalu longgar, daya support-nya
tidak bisa maksimal. Sedangkan kalau terlalu ketat justru menimbulkan rasa
tertekan dan tidak nyaman.
Saat berjalan, naik tangga, atau beraktivitas fisik, payudara mengalami pergerakan alami. Bra membantu meminimalkan gerakan berlebihan yang bisa menimbulkan rasa tidak nyaman atau nyeri. Ukurannya harus pas agar bisa membantu mengontrol gerakan tersebut tanpa mengurangi kenyamanannya.
Baca Juga: |
Bra yang tepat juga membantu menciptakan bentuk dada
yang lebih rapi dan proporsional. Model tertentu bahkan dirancang untuk fitur khusus,
seperti mengangkat (lift),
mempertegas belahan, atau memberi tampilan lebih halus.
Support dari
fit bra membantu menjaga tubuh tetap lebih stabil. Payudara yang tertopang
dengan baik cenderung membuat bahu tidak mudah tertarik ke depan, sehingga
postur terlihat lebih tegak.
Ketika bra terasa nyaman, kamu akan leluasa bergerak tanpa
rasa risih. Dampaknya, kepercayaan diri pun meningkat dan aktivitas terasa
lebih menyenangkan.
Bra memberikan lapisan ekstra antara kulit dan
pakaian, membantu mengurangi gesekan penyebab iritasi. Terutama pada bahan
pakaian yang kasar atau ketat.
Ukuran bra yang sesuai akan mengurangi tekanan dan gesekan berlebih.
Ini membantu mencegah iritasi, kemerahan, atau bekas yang mengganggu, terutama
di area bawah payudara.
Menentukan ukuran bra sebenarnya tidak serumit yang kamu bayangkan. Dengan meteran kain dan beberapa menit waktu, kamu sudah bisa mendapatkan gambaran ukuran yang akurat.

Caranya, ikuti langkah-langkah
sederhana berikut:
Lingkar bawah payudara adalah fondasi utama ukuran
bra. Cara menentukan band size yaitu dengan mengukur lingkar di bawah payudara, dengan posisi meteran sejajar dan tidak
terlalu sempit. Band size ini
menentukan seberapa baik bra menopang payudara. Karena, jika terlalu longgar,
bra cenderung naik ke punggung dan kehilangan fungsinya dalam menyangga.
Bust size alias lingkar payudara diambil dari bagian
yang paling penuh pada payudara. Caranya, letakkan meteran mengikuti siluet
tubuh tanpa tekanan. Hasil pengukuran ini bisa digunakan untuk menentukan
volume atau jenis cup.
Saat memilih bra, kamu akan dihadapkan dengan keterangan ukuran seperti 32A, 34B, 36C, atau 38D. Huruf A, B, C dan D disini merujuk pada ukuran cup alias cup size, sedangkan keterangan angka menunjukkan lingkar bawah dada/band.
Baca Juga: |
Cup size diperoleh dari selisih antara bust size dan
lingkar bawah payudara. Selisih ini menggambarkan volume payudara secara
proporsional. Inilah alasan kenapa ukuran bra selalu menggunakan kombinasi
angka dan huruf.
Ukuran bra didasarkan pada selisih antara lingkar dada
(top bust) dan lingkar bawah dada (underbust). Contoh umum: 34B (lingkar 75
cm) dan 36C (lingkar 80 cm). Ukuran ini menunjukkan volume payudara, bukan besar-kecilnya secara absolut. Artinya, cup
C pada band 70 berbeda volumenya dengan cup C pada band 80. Inilah yang sering
membingungkan.
Secara umum, urutan cup meliputi:
·
Cup A → volume kecil
·
Cup B → kecil ke sedang (medium)
·
Cup C → sedang (medium)
·
Cup D → sedang ke penuh
·
Cup AA → sangat kecil
·
Cup DD / E → penuh
·
Cup F, G, dst. → volume lebih besar
Huruf cup selalu
berpasangan dengan band size. Itulah kenapa volume bra berukuran 75B dan 80B tidak
sama. Bahkan setiap brand juga bisa memiliki standar cup yang berbeda.
Pada akhirnya, memilih bra bukan hanya soal angka dan huruf. Ini tentang bagaimana tubuhmu merasa nyaman sepanjang hari, pakaian jatuh lebih rapi, dan bagaimana kamu bisa bergerak tanpa gangguan kecil yang mengusik rasa percaya diri.
Ketidaknyamanan kecil seperti tali yang melorot, band yang naik ke punggung, atau cup yang terasa menekan tidak bisa dianggap sepele. Jadi, berhenti menebak-nebak ukuran bra-mu dan mulai carilah ukuran yang paling tepat. Semoga bermanfaat, ya!
Berhenti Menebak-nebak! Ini Cara Memilih Ukuran Bra yang Pas
90-an Bangkit Lagi: Deretan Tren Fashion yang Siap Menguasai 2026
Black Opium YSL, Rahasia Dibalik Aroma Sensual Favorit Banyak Orang
Private Label, Cara Cerdas Ciptakan Brand Eksklusifmu!
Bukan Rusak! Ini Fakta Tentang Patina Kulit yang Sesungguhnya
Wrong Shoe Theory: Ketika Sepatu “Salah” Justru Jadi Kunci Outfit Paling Menarik
Scarcity Marketing, Seni Membuat Orang Buru-buru Melakukan Checkout
Normcore Kembali Populer: Saat Fashion “Biasa Saja” Justru Jadi Masa Depan yang Lebih Berkelanjutan
Ketika “Berantakan” Jadi Tren: Kenapa Fashion Suka Terlihat Tidak Rapi?
Fenomena Bahaya Pakaian Berbahan Polyester, Apa Saja Risikonya?