Kemeriahan Workshop Pembuatan Pasta Dan Pencelupan Indigo Strobilanthes

Kemeriahan Workshop Pembuatan Pasta Dan Pencelupan Indigo Strobilanthes

Paguyuban Pecinta Batik Indonesia kembali mengelar agenda tahunan pada hari Sabtu, 29 Februari 2020 di Joglo Sekar Jagad, Yogyakarta. Acara yang dimeriahkan oleh beberapa pelaku dunia batik ini mampu menarik sejumlah khalayak umum untuk bergabung menjadi anggota dari Paguyuban Pecinta Batik Indonesia. Tanggapan positif masyarakat sangat terasa dengan membludaknya peserta yang hadir pada siang ini yang melebihi ekspetasi dari para panitia.

Selama 20 tahun berkiprah dalam dunia batik, PPBI Sekar Jagad mampu membuktikan kiprahnya dalam mengawal, mempertahankan dan mengembangkan batik. Kiprah ini tidak hanya di Yogyakarta saja, tetapi sudah merambah diseluruh Nusantara. Ini hal perlu kita ikuti jejaknya, bahwa batik akan tetap dilestarikan, dipraktekan, dipertahankan sesuai aslinya dan selalu berkembang secara dinamis seiring dengan perkembangan yang ada dalam kehidupan masyarakat.

Pengisi workshop dalam hal pembuat pasta dan pencelupan indigo strobioanthes langsung dipimpin oleh Bapak Fatah dari Indigo Surya Gemilang (ISUGA). Pemanfaatan indigo dipilih beliau dalam hal untuk mewarnai kain karena dianggap ramah lingkungan. Pemanfaatn kekayaan alam Indonesia harus dimanfaatkan secara maksimal, salah satunya adalah tanaman Indigofera yang banyak ditemukan di pulau Jawa. Tanaman jenis ini berfungsi senagat baik sebagai pewarna natural dan menghasilkan warna biru yang sangat indah. Dalam prosesnya warna didapat dari daun yang direndam dalam air dan kemudian mengalami fermentasi sehingga zat yang ada pada daun berubah menjadi warna biru.

Pencelupan indigo strobilanthes sendiri merupakan pewarna alam yang biasa digunakan pada kain katun yang dianggap lebih dingin untuk daerah subtropis seperti Jepang dan Taiwan. Dan saat ini sedang menjalar ke Indonesia.

Kemeriahan acara yang terjadi tidak luput dari kerjasama berbagai pihak. Salah satunya adalah BAHANKAIN.COM sebagai sponshorship berupa kain rayon santung yang cocok digunakan dalam pewarnaan alami yang dalam workshop kali ini digunakan dalam praktek pencelupan indigo strobalinthes.  Kain dengan karakteristik dingin dan lembut ini sengaja dipilih karena mampu mengikat warna dengan sempurna.


Baca Juga

10 Jenis Bahan Mukena Paling Laris
 
Mengenal Bahan Tencel
 
Museum Expo 2018 Pamerkan 130 Kain Nusantara