Bahankain.com - Semua orang pastinya sudah familiar dengan istilah jeans dan denim kan? Kebanyakan orang pasti memiliki jeans. Celana berbahan tebal ini menjadi pakaian sehari-hari kebanyakan orang. Jeans dan denim adalah dua istilah yang seringkali disebut oleh kebanyakan orang dan menganggap bahwa jeans dan denim itu barang yang sama. Padahal jika diteliti lebih dalam, kedua istilah ini merupakan dua hal yang berbeda.
Jeans merupakan salah satu pakaian yang dikenakan oleh kebanyakan orang dari segala usia di seluruh dunia. Jeans diperkenalkan pertama kali pada abad ke-19 oleh Levi Strauss dan Jacob W. Davis sebagai celana panjang. Saat awal mula diciptakannya jeans, jeans didesain khusus untuk para koboi dan pekerja kasar. Namun saat ini, jeans dianggap sebagai pakaian kasual yang sangat baik untuk kegiatan non formal.
Jeans merupakan hasil produk jadi berupa celana yang terbuat dari bahan denim. Warna biru merupakan warna identik yang sering digunakan, namun saat ini jeans sudah tersedia banyak warna seperti hitam, abu-abu, dan coklat. Jenis kain denim ini dibuat di Nimes, negara Perancis. Awalnya disebut serge de Nimes yang artinya bahan dari Nimes, namun sekarang nama itu disingkat menjadi de Nimes atau “denim”.
Denim merupakan kain katun twill kokoh yang ditenun dengan benang nila, abu-abu, atau putih berbintik-bintik. Denim sering digunakan untuk membuat, antara lain celana jeans itu sendiri. Ada banyak aksesoris yang juga menggunakan bahan denim, seperti tas, rok, jaket, dan jaket yang terbuat dari denim. Jenis kain ini kuat dan tahan lama karena dibuat dengan konstruksi tenunan kepar yang mana benang pakan akan melintasi dua atau lebih benang lusi untuk menghasilkan suatu pola diagonal. Oleh karena itu, permukaan pada kain denim mirip seperti karpet tetapi lebih lembut dan lebih tipis.
Denim sendiri lebih tahan lama karena terbuat dari katun twill 100%. Namun jeans juga tahan lama, tergantung pada bagaimana proses dari denim. Pasalnya ada denim basah dan denim kering. Denim adalah kain fashion yang digunakan untuk membuat banyak hal, sedangkan jeans hanyalah salah satu pakaian yang terbuat dari denim.
Sederhananya, jeans adalah pakaian dan denim adalah kain yang sering digunakan untuk memproduksi jeans. Jika jeans terbuat dari denim, maka itu disebut denim jeans. Denim jeans memiliki karakteristik dengan jeans katun karena denim adalah produk sampingan dari katun. Denim cenderung lembut ketika digunakan dan pada saat dicuci, sehingga menciptakan nuansa jeans biru yang kalem.
Kesimpulannya, denim adalah nama sebuah bahan atau kain, sedangkan jeans adalah celana yang terbuat dari bahan denim. Bahan denim bisa digunakan untuk berbagai produk pakaian seperti celana, rok, kemeja, tas dan lain sebagainya. Semua pakaian jeans adalah denim, namun tidak semua denim adalah jeans.
Dengan demikian, sekarang kita jadu tau apa itu jeans dan apa itu denim. Sehingga tidak akan salah lagi mengucap produk selain celana dengan sebutan jeans.
Kenapa Orang Indonesia Punya Baju Kondangan Khusus?
Awas, Ini 6 Bahaya Menjemur Pakaian Basah di Dalam Rumah
Nike Mind, Sepatu Berbasis Neurosains yang Diklaim Tingkatkan Fokus dan Konsentrasi
Kilau yang Tak Pernah Padam: Sejarah Bling-Bling dan Evolusi Warna Metallic
Ketika Baju Paling Sederhana Justru Paling Sulit Dipilih
Hierarki Tas Hermès, Dari Entry Level hingga Impian Kolektor Sejati
Kain Nomex, Rahasia di Balik Seragam Pemadam Kebakaran yang Super Tangguh
Outfit Rumah vs Outfit Keluar Rumah: Kenapa Bisa Beda Banget?
Batasan yang Mencair, Menguak Fakta Dibalik Tren Fashion yang Semakin Terbuka
Awas Overdrying! Jangan Tunggu Pakaianmu Kering Kerontang dan Kaku