Bahankain.com - Sampai saat ini celana chino masih menjadi andalan banyak pria dalam berpakaian baik formal maupun casual yang dapat dikenakan dalam berbagai acara, seperti bekerja, hangout, kuliah, bahkan juga bisa digunakan pada acara pesta. Chino merupakan celana pria yang serbaguna karena lebih nyaman dan lebih ringan dibandingkan dengan jenis celana lainnya, bahkan sebagian pria mempunyai banyak koleksi celana yang terbuat dari bahan chinos.
Kata chino berasal dari bahasa Spanyol yang berarti bersulang. Celana chino dinamai sesuai dengan bahan kain yang berasal dari katun twill. Awal penggunaan celana ini adalah untuk pakaian militer pada abad ke-19. Hingga pada akhirnya, celana chino menjadi populer dan menjadi celana sehari-hari. Dahulu, celana ini hanya tersedia dalam warna coklat terang, namun seiring berkembangnya jaman cela chino memiliki berbagai variasi warna.
Selain warna yang bermacam-macam, celana chino juga memiliki model-model potongan celana. Model potongan celana ini harus memperhatikan kecocokan dengan karakter tubuh, supaya pas dan nyaman pada saat dipakai. Celana yang pas dengan proporsi tubuh akan mudah dipadu-padankan dengan atasan model apa saja dan lebih menampilkan rasa percaya diri.
Nah, berikut ini model-model potongan celana chino, antara lain yaitu:
Regular Fit
Pada regular fit ini, potongan celana terlihat lurus kebawah dari pinggang, paha sampai ujung celana. Celana chino dengan model potongan seperti ii memiliki bagian pinggang dan panggul yang pas dikenakan, namun tetap merasa longgar di arep pantat dan tungkai kaki. Hal ini membuat bentuk tubuh tidak terekspos secara detail tetapi tetap menutupi kaki dengan baik.
Untung yang kurang nyaman menggunakan celana ketat, celana chino dengan potongan regular fit ini merupakan pilihan yang tepat. Pasalnya celana ini tidak terlalu menempel pada kulit namun tidak memberikan efek kedodoran atau kebesaran.
Celana dengan model regular fit mampu memberikan proporsi seimbang jika memiliki paha atau pinggul terlalu besar. Namun, pada bagian area lutut celana akan memberikan kesan berantakan pada saat terlalu lama dikenakan.
Slim Fit
Jenis potongan slim fit ini bentuknya menyesuikan bentuk kaki dan paha, bagian bawahnya mengerucut sampai ke ujung celana. Potongan ini memberikan ruang yang cukup pada kaki sehingga menimbulkan rasa nyaman untuk digunakan karena tidak terlalu ketat namun mampu menunjukkan bentuk lekukan pada kaki. Celana dengan model potongan slim fit memberikan kesan langsing pada kaki, sehingga cocok digunakan pada kaki yang memiliki ukuran besar.
Skinny Fit
Skinny fit merupakan jenis potongan celana yang sangat ketat dari mulai paha sampai ujung kaki dan mengikuti lekukan pada kaki tersebut. Biasanya panjang celana dengan model potongan ini, memiliki panjang hanya sampai batas mata kaki saja. Jenis potongan skinny fit biasanya menggunakan bahan kain yang melar. Karena jika tidak menggunakan bahan yang melar, akan menyiksa pergerakan kaki. Jenis potongan skinny fit ini sangat cocok digunakan untuk yang mempunyai rasa percaya diri yang tinggi karena celana ini sangat menonjolkan bentuk kaki dari pengguna celana model potongan yang satu ini.
Oleh sebab itu, memilih celana chino dengan model potongan yang sesuai dengan keinginan akan menimbulkan rasa percaya diri dan memberikan kenyamanan saat sedang beraktivitas.
Kisah di Balik Logo Rubah Merah, Bagaimana Fjällräven Menjadi Ikon Dunia?
Sewa High Fashion? Ini Cara Cerdas Tampil Mewah Tanpa Harus Beli
King of Quiet Luxury , Ini 5 Brand Old Money yang Paling Ikonik
Dari Baju Dalam Jadul sampai “Senjata Rahasia” Anti Dingin (Wajib Tahu Long John Sebelum ke Luar Negeri!)
Kenali Jenis Bedong Bayi dan Bahan Kain yang Aman untuk Si Kecil
Bespoke Itu Apa Sih? Ini Bedanya Sama Tailored (Dan Kenapa Nggak Cuma Buat Pria)
Jaket Reversible, Jaket Dua Sisi yang Praktis dan Semakin Populer
Co-ord Set, Tren Outfit Senada dan Cara Padupadannya
Coachella: Festival Musik yang Diam-Diam Mengatur Arah Tren Fashion Dunia
Fringe Fashion Lagi Naik Daun! Ini Alasan Rumbai-Rumbai Bikin Outfit Auto Mahal