Tahukah kamu, apa rahasia dibalik
warna-warna indah dan motif tajam pada kain batik? Nah, ternyata para pembatik menggunakan
TRO alias Turkish Red Oil yang
berasal dari minyak jarak. Bagi mereka, TRO adalah bumbu rahasia untuk hasil kain
batik yang cerah merata.
Tanpa bahan ini, zat warna tidak
bisa menempel sempurna, terlihat kusam atau belang-belang. Turkish red oil membantu serat kain agar lebih bersih dan siap menyerap
zat warna. Yuk, cari tahu lebih banyak tentang TRO!
Turkish Red Oil (TRO), secara ilmiah dikenal sebagai Sulfated Castor Oil atau minyak jarak tersulfonasi adalah agen pembersih dan pengikat zat warna yang bisa larut sempurna dalam air. Ia termasuk salah salah satu material vital dalam proses pembuatan kain batik dan kimia tekstil.
TRO diproduksi dengan mereaksikan minyak jarak dengan asam sulfat. Proses penambahan gugus sulfat ini menjadikannya molekul surfaktan anionik yang kuat dan bisa tercampur secara homogen dengan air.
Minyak dari pohon jarak ini tersedia dalam bentuk cair atau serbuk putih mirip deterjen bubuk (disebut deterjen TRO). Meski wujudnya berbeda, namun fungsional kimia intinya tetap sama. Mayoritas produsen batik lebih suka menggunakan versi bubuk karena ringkas dan mudah digunakan.
· TRO Cair adalah bentuk asli dan paling umum dari minyak jarak tersulfat. Ia kerap dimanfaatkan dalam industri tekstil, kosmetik, dan pembuatan konsentrat pembersih (seperti fenil) karena kemudahan pencampuran dan sifat pengemulsinya.
· TRO Bubuk umumnya didapat dari proses pengeringan atau dicampur dengan bahan pembawa (carrier) inert untuk mempermudah pengukuran, penyimpanan, serta pengiriman. Bubuk TRO seringkali digunakan untuk keperluan spesifik seperti proses eco-print atau batik.

sumber: https://www.colourinn.in/
Kemampuan mengemulsi dan mendispersikan zat lain dalam air, menjadikan TRO sebagai bahan penting dalam berbagai proses manufaktur tekstil dan pewarnaan kain. Fungsi utamanya yaitu sebagai agen mordant serta pemerataan warna (leveling agent).
1. Tahap Persiapan Kain (Mordanting/Scouring)
Di tahap persiapan kain, TRO bekerja sebagai agen mordanting yang bertugas membersihkan kain katun (mori) dari kanji, kotoran serta zat pengotor alami. Molekul TRO dapat membantu mengangkat serta mengemulsi (mengikat kontaminan minyak/kotoran dan air). Sehingga kain siap menyerap zat pewarna secara optimal.
Pada tahap ini, kain direndam dalam larutan air dan TRO selama beberapa waktu (misalnya 24 jam).
2. Tahap Pewarnaan
TRO juga digunakan di industri tekstil modern sebagai bahan tambahan larutan pewarna, terutama pada pewarna alam atau pewarna sintetis tertentu seperti Napthol. Dalam hal ini, TRO bertindak sebagai:
a. Zat Pembasah (Wetting Agent), menurunkan tegangan permukaan air, memungkinkan larutan pewarna menembus serat kain lebih dalam.
b. Agen Perata (Leveling Agent), memastikan pigmen warna terserap secara merata di seluruh permukaan kain, mencegah terjadinya belang atau ketidaktrataan warna.
c. Pengikat Warna (Dye Dispersant), mengikat molekul warna dan serat kain, menghasilkan warna yang lebih cerah, stabil, dan tidak mudah luntur.
Sifat
multifungsi itulah yang membuatnya kerap diandalkan dalam proses pembuatan batik,
baik batik tulis, batik cap, hingga teknik eco-printing dan shibori. Sebelum samai di tahap
pewarnaan, kain harus melewati serangkaian proses persiapan. Dan disinilah TRO
memainkan perannya untuk:
Sebelum dilapisi malam atau diberi warna, kain harus
benar-benar bersih dari minyak, lilin alami, dan kotoran. TRO membantu
mengangkat kotoran tersebut dari serat kain tanpa merusak struktur aslinya.
Hasilnya, kain menjadi lebih siap untuk menerima pewarna atau malam batik.
Setelah proses pencucian kain dengan TRO, pori-pori pada serat kain akan terbuka lebih lebar. Hal ini membuat pewarna alami maupun sintetis dapat
meresap lebih merata, sehingga motif batik tampak lebih tajam dan tidak belang.
Dalam proses pewarnaan, TRO sering ditambahkan pada
larutan pewarna. Tujuannya untuk memastikan pewarna larut sempurna di dalam air
dan tidak menggumpal. Efeknya, proses pencelupan menjadi lebih stabil dan hasil
warnanya lebih seragam.
Pada batik tulis, deterjen TRO kadang juga ditambahkan untuk membantu pencampuran bahan berbasis minyak atau lilin agar bisa tercampur dengan air tanpa menggumpal. Fungsi ini sangat penting untuk menjaga konsistensi campuran selama proses pewarnaan dan pelilinan.
Penggunaan deterjen TRO memberikan sejumlah
keuntungan nyata bagi pembatik dan pelaku industri tekstil. Beberapa diantranya
yaitu:
·
Meningkatkan
kualitas warna dan kejernihan motif.
·
Tidak
merusak serat alami seperti kapas dan sutra.
·
Efisien
dalam jumlah kecil, sehingga lebih ekonomis.
·
Cocok
digunakan bersama pewarna alami maupun sintetis.
TRO juga dikenal ramah terhadap
proses pewarnaan tradisional yang masih mempertahankan bahan-bahan alami.
Banyak pengrajin batik modern menggunakan TRO dalam kadar terukur untuk
meningkatkan hasil tanpa menghilangkan karakter khas batik mereka.
Namun karena basisnya adalah zat
kimia, ia membutuhkan waktu lama agar bisa diuraikan secara alami. Agar bisa
meminimalisir dampak mempertahankan prinsip ramah lingkungan, fungsinya bisa
digantikan oleh sabun lerak atau
minyak kelapa alami.
Lerak sudah lama digunakan dalam
tradisi batik Jawa sebagai bahan pencuci alami yang tidak merusak warna dan
serat kain. Namun, dalam proses produksi skala besar, TRO tetap lebih stabil
dan efisien.
Nah, jika sobat Bahankain sedang
mencari supplier kain, pewarna, kompor dan berbagai keperluan membatik,
Bahankaincom bisa menjadi alterantif terbaik, lho. Kini Bahankaincom sudah
menyediakan speciality shop batik,
menyediakan bahan serta peralatan yang dibutuhkan untuk proses membatik.
Mulai dari kompor, malam (lilin
batik), beragam jenis canting, pewarna alami, TRO, dan masih banyak lagi. Cocok
untuk Sobat Bahankain yang sedang belajar, ingin melakukan workshop atau
memulai usaha batik. Nggak perlu keliling ke toko lain, karena di Bahankaincom kamu
bisa menemukan beragam jenis kain dan segala ubarampe untuk membatik.
Jadi, tungggu apa lagi? Buruan
cek di Kategori Produk kami.
Atau langsung hubungi Customer Service kami untuk mendapat info detail produk, pemesanan serta informasi lain dan dapatkan penawaran terbaiknya.

Sepatu Mary Jane dan Pesonanya yang Tak Pernah Usang
Tips Memilih Handuk Wajah Untuk Kulit yang Sehat
Cerdik! Ini 7 Strategi Rahasia Aerostreet Dalam Membangun Brandnya
Outfit Check ala Gen Z, Gaya Fashion Stylish yang Lebih Berkelanjutan
Jam Tangan Kesayanganmu Berembun? Coba Atasi Dengan Cara Ini!
Teknik Sunprint (Cyanotype), Cara Mencetak Motif Daun di Kain dengan Sinar Matahari
Mengenal Dunia Debutante: Lebih dari Sekadar Pesta, Ini Adalah Kiblat Fashion "Old Money"
Apa Itu Mesin Jahit Heavy Duty? Cek Fitur-fiturnya, Yuk!
Teknik Intrecciato, Cerita di Balik Tren Tas Motif Anyaman yang Mempesona
Malioboro Mall, Sejarah Toserba Modern Pertama di Yogyakarta