Banyak orang rela mengeluarkan
biaya cukup besar untuk membeli sepatu kulit formal, loafers, atau boots
premium. Namun, tidak semua orang memberikan perhatian yang sama untuk
merawatnya. Dan kebanyakan dari mereka hanya fokus membeli semir. Tapi mereka
lupa kalau struktur sepatu kulit juga perlu dijaga, salah satunya menggunakan
penyangga bernama shoe tree.
Meski hanya menyangga, shoe tree berperan
penting dalam menjaga kualitas sepatu. Tidak heran jika banyak pengrajin sepatu
dan pecinta leather goods menganggap
keberadaannya begitu penting. Lantas, apa fungsi sebenarnya dari penyangga
sepatu ini? Berikut ulasannya!
Shoe tree adalah alat yang
dirancang menyerupai bentuk kaki manusia dan dimasukkan ke dalam sepatu ketika
tidak digunakan. Alat ini biasanya terbuat dari kayu, plastik, atau kombinasi
material tertentu yang mampu membantu mempertahankan bentuk sepatu setelah
dipakai.
Ketika digunakan untuk berjalan
atau beraktivitas seharian, material sepatu akan mengalami tekanan, tekukan,
serta menyerap kelembapan dari kaki. Shoe tree membantu mengembalikan bentuk
sepatu mendekati kondisi semula sekaligus menjaga bagian dalamnya tetap kering.
Karena manfaatnya tersebut, shoe tree banyak digunakan pada sepatu formal seperti oxford, derby, loafers, monk strap, hingga berbagai jenis boots kulit. Namun bukan berarti hanya sepatu formal yang bisa menggunakannya. Sneakers berbahan kulit maupun suede juga dapat memperoleh manfaat dari penggunaan shoe tree secara rutin.

Sepatu merupakan salah satu item
fashion yang bekerja paling keras setiap hari. Selain menopang berat tubuh,
sepatu juga harus menyesuaikan diri dengan berbagai gerakan kaki saat berjalan,
berlari, atau berdiri dalam waktu lama.
Setiap kali digunakan, material
sepatu akan mengalami tekanan yang menyebabkan perubahan bentuk secara
bertahap. Di saat yang sama, keringat dari kaki akan menciptakan kelembapan di
dalam sepatu. Jika kondisi ini terjadi terus-menerus tanpa perawatan yang
tepat, bentuk sepatu dapat berubah, muncul kerutan permanen, bahkan materialnya
menjadi lebih cepat rusak.
Pada akhirnyaa, alat ini membantu sepatu mempertahankan bentuk aslinya sekaligus menciptakan kondisi yang lebih baik selama masa penyimpanan.

Sebelum membahas lebih jauh
mengenai manfaatnya, penting untuk memahami terlebih dahulu apa yang dimaksud
dengan shoe tree. Banyak orang mengira alat ini hanya berfungsi sebagai
pengganjal sepatu saat disimpan. Padahal, shoe tree memiliki fungsi yang jauh
lebih luas dalam menjaga kondisi alas kaki:
1.
Menjaga
Bentuk Asli Sepatu
Salah satu fungsi utama shoe tree adalah membantu
mempertahankan bentuk asli sepatu. Saat digunakan, material sepatu akan mengikuti
bentuk kaki pemakainya. Jika dibiarkan begitu saja setelah digunakan, perubahan
bentuk tersebut dapat menjadi permanen. Dengan memasang shoe tree, bagian
depan, samping, dan tumit sepatu akan tetap mendapatkan dukungan sehingga
bentuknya tetap terjaga.
2.
Mengurangi
Kerutan dan Lipatan pada Kulit
Kerutan pada kulit sepatu adalah hal wajar, namun jika
dibiarkan tanpa penanganan, kerutan tersebut bisa menjadi permanen dan membuat
tampilan sepatu terlihat kusam serta tua sebelum waktunya.
Tekanan ringan dari shoe tree membantu meratakan area
yang mengalami tekukan selama pemakaian. Meskipun tidak dapat menghilangkan
kerutan sepenuhnya, penggunaannya secara rutin dapat membantu memperlambat
terbentuknya lipatan permanen.
3.
Menyerap
Kelembapan di Dalam Sepatu
Setiap kaki menghasilkan keringat saat beraktivitas.
Sebagian dari kelembapan tersebut akan terserap ke dalam lapisan sepatu.
Apabila kelembapan tidak segera berkurang, kondisi
tersebut dapat memicu bau tidak sedap dan meningkatkan risiko tumbuhnya jamur. Shoe
tree, terutama yang terbuat dari kayu cedar, mampu membantu menyerap kelembapan
sehingga bagian dalam sepatu tetap lebih kering.
4.
Mengurangi
Bau Tidak Sedap
Kelembapan yang terperangkap di dalam sepatu sering
menjadi penyebab utama munculnya bau.
Dengan membantu menjaga kondisi interior tetap kering,
shoe tree turut berperan dalam mengurangi pertumbuhan bakteri penyebab bau.
Beberapa jenis shoe tree kayu bahkan memiliki aroma alami yang membantu menjaga
kesegaran bagian dalam sepatu.
5.
Memperpanjang
Umur Pakai Sepatu
Kombinasi dari seluruh manfaat tersebut pada akhirnya akan
membantu memperpanjang usia pakai sepatu. Sepatu yang bentuknya terjaga, minim
kerutan, dan terhindar dari kelembapan berlebih cenderung bertahan lebih lama
dibandingkan sepatu yang tidak mendapatkan perawatan serupa.

Saat memilih shoe tree, Anda akan
menemukan berbagai pilihan material dengan karakteristik yang berbeda.
1.
Shoe
Tree Kayu Cedar
Penyangga sepatu berbahan kayu cedar merupakan pilihan yang paling
populer di kalangan pecinta sepatu.
Selain menjaga bentuk sepatu, kayu cedar memiliki
kemampuan alami dalam menyerap kelembapan dan membantu menetralisir bau. Karena
alasan tersebut, banyak kolektor sepatu kulit premium menjadikan cedar sebagai
pilihan utama.
2.
Shoe
Tree Kayu Beech atau Maple
Meskipun daya serap kelembabannya tidak sebaik cedar, alat
penyangga sepatu dari bahan kayu beech atau maple tetap bisa diandalkan karena
kokoh, tahan lama, dan umumnya memiliki harga yang lebih terjangkau.
3.
Shoe
Tree Plastik
Kalau kamu mencari solusi praktis dan ekonomis, shoe tree
plastik bisa menjadi pilihan. Bobotnya ringan dan mudah dibawa saat bepergian. Meskipun,
kemampuan menyerap kelembapannya relatif terbatas dibandingkan penyangga sepatu
berbahan kayu.
Jenis Shoe Tree Berdasarkan Desain
Selain material, shoe tree juga
tersedia dalam beberapa desain yang dirancang untuk kebutuhan berbeda.
·
Full Toe
Shoe Tree
Model ini mengisi hampir seluruh bagian dalam sepatu,
mulai dari ujung hingga tumit. Dengan tekanan yang lebih merata, full toe shoe
tree sangat cocok untuk menjaga bentuk sepatu tetap optimal.
·
Split
Toe Shoe Tree
Split toe shoe tree menggunakan mekanisme pegas yang
memungkinkan bagian depan menyesuaikan berbagai ukuran sepatu.
Desain ini lebih fleksibel sehingga dapat digunakan
pada beberapa pasang sepatu dengan ukuran yang berdekatan.
·
Travel
Shoe Tree
Sesuai namanya, jenis ini dirancang khusus untuk kebutuhan perjalanan. Bentuknya lebih ringkas dan ringan sehingga mudah dibawa di dalam koper tanpa memakan banyak ruang.
Shoe tree bukan sekadar aksesori, melainkan alat perawatan penting yang membantu menjaga bentuk, kualitas, dan usia pakai sepatu, terutama sepatu kulit. Dengan investasi kecil pada shoe tree berkualitas, terutama berbahan kayu cedar, Anda bisa memastikan sepatu kesayangan tetap terlihat prima dan awet digunakan dalam jangka panjang.
Shoe Tree, Rahasia Sepatu Tetap Awet dan Terlihat Seperti Baru
Bukan Salah Mesin Cuci, Ini Alasan Kenapa Beberapa Jenis Kaos Lebih Cepat Melar
Misteri Terpecahkan: Kenapa Label Baju Sering Bikin Gatal? (Dari Kain Kaku Sampai Teknologi ‘Hilang’)
Rahasia Jemur Baju: Beneran Perlu Dibalik atau Cuma Mitos Netizen?
Bukan Sekadar Aturan, Ini 4 Alasan Kenapa Sepatu Sekolah Harus Hitam
Tips Styling Headscarf Aesthetic dan Anti-Geser
Jangan Asal Beli! Misteri Lubang di Pantat Blazer yang Bikin Kamu Kelihatan Rapi (atau Malah Aneh)
Kriteria, Fungsi, dan Rekomendasi Kain Furing untuk Busana Tailoring
Recycled Polyester, Solusi Sustainability atau Sekadar Tren?
Sejarah dan Perjalanan Brand Cotton Ink, Dari Bisnis Rumahan Jadi Ikon Fashion Lokal