Tampil elegan dan berkelas nggak
selalu harus mengenakan pakaian dari merek desainer ternama. Faktanya,
pemilihan warna, material, potongan, hingga detail kecil pada pakaian bisa
memengaruhi kesan yang ditampilkan seseorang. Bahkan, outfit dengan harga terjangkau pun bisa terlihat mewah jika
dipadukan dengan tepat.
Dilansir dari Yahoo
Shopping, ada enam tren fashion musim gugur yang direkomendasikan oleh para
pakar fashion untuk menciptakan tampilan mahal tanpa harus mengeluarkan biaya
besar. Menariknya, beberapa tren ini juga mudah diadaptasi untuk gaya
berpakaian sehari-hari di Indonesia.
1. Ungu,
Warna yang Memberikan Kesan Mewah
Sumber: www.styleoholic.com
Warna ungu kerap dikaitkan dengan
kemewahan, kekuasaan, dan keanggunan. Asosiasi ini memiliki akar sejarah,
ketika pewarna ungu tertentu sangat sulit diproduksi sehingga hanya dapat
dijangkau oleh kalangan elite.
Kini, warna ungu hadir dalam
beragam pilihan, mulai dari lilac
yang lembut hingga plum yang lebih
gelap dan dramatis. Untuk menciptakan kesan elegan, pilih warna ungu yang
sesuai dengan gaya pribadi dan padukan dengan warna netral seperti hitam,
putih, abu-abu, atau krem.
Material juga berpengaruh terhadap
hasil akhirnya. Blus ungu berbahan satin, misalnya, memberikan kesan berbeda
dibandingkan kaus katun berwarna serupa. Bukan berarti satu bahan selalu lebih
baik daripada yang lain, tetapi karakteristik permukaan kain dapat memperkuat
tampilan yang ingin ditonjolkan.
2.
Quarter-Zip Sweater yang Rapi dan Modern
Sumber: au.tommy.com
Quarter-zip sweater merupakan atasan rajut dengan ritsleting pendek di
bagian kerah. Model ini menawarkan perpaduan gaya kasual dan rapi sehingga
mudah digunakan untuk berbagai kesempatan.
Kunci tampil mahal dengan tren ini
terletak pada bentuk dan kualitas visual pakaian. Pilih sweater dengan rajutan
yang rapi, potongan proporsional, serta kerah yang tetap tegak dan tidak mudah
kehilangan bentuk.
Untuk mendapatkan tampilan yang
lebih polished, padukan dengan celana
bahan berpotongan lurus atau rok simpel. Warna netral seperti navy, abu-abu, dan cokelat juga relatif
mudah dipadukan dengan berbagai item
lainnya.
3. Dark
Denim yang Timeless
Sumber: www.lechicstreet.com
Jeans berwarna gelap menjadi
pilihan menarik bagi siapa pun yang ingin tampil lebih rapi tanpa meninggalkan
gaya kasual. Berbeda dari denim dengan banyak sobekan atau efek pudar, dark denim menawarkan tampilan yang
lebih bersih dan terstruktur.
Model ini mudah dipadukan dengan
kemeja, blazer, maupun atasan sederhana. Bahkan, kombinasi kaus polos dan jeans
gelap bisa terlihat lebih elegan jika keduanya memiliki potongan yang pas.
Perhatikan pula kondisi kain dan
jahitannya. Denim yang tidak terlalu kusut, memiliki warna relatif merata, dan
terawat dengan baik akan memberikan kesan lebih rapi. Dengan kombinasi yang
tepat, satu celana jeans bisa digunakan untuk berbagai gaya tanpa harus membeli
banyak pakaian baru.
4. Suede
Coat dengan Tekstur yang Menarik
Sumber: www.whowhatwear.com
Suede memiliki permukaan lembut dengan tekstur khas yang
memberikan dimensi visual pada pakaian. Karakter inilah yang membuat jaket atau
mantel suede sering diasosiasikan dengan gaya premium. Namun, material suede asli bukan satu-satunya pilihan. Faux suede dapat menjadi alternatif bagi
yang menginginkan tampilan serupa dengan anggaran lebih terjangkau.
Hal yang perlu diperhatikan adalah
tampilan permukaan, kerapian jahitan, dan struktur pakaian. Warna cokelat, tan, serta taupe bisa memberikan kesan hangat dan mudah dipadukan dengan warna
netral lainnya.
Karena Indonesia beriklim tropis,
tren ini bisa diadaptasi melalui jaket suede
ringan atau atasan dengan tekstur serupa. Jadi, kamu tetap bisa mengikuti tren
tanpa harus mengenakan mantel tebal di tengah cuaca panas.
5. Knit
Polo, Alternatif Kemeja yang Lebih Santai
Sumber: www.oxfordshop.com.au
Knit polo menggabungkan bentuk kerah polo klasik dengan tekstur
kain rajut. Hasilnya adalah atasan yang terlihat lebih menarik daripada kaus
biasa, tetapi tetap santai untuk aktivitas sehari-hari.
Agar tampilannya maksimal, pilih
rajutan dengan permukaan rapi dan ketebalan yang sesuai. Bahan yang terlalu
tipis hingga mudah menerawang atau terlalu longgar hingga kehilangan bentuk
mungkin kurang mendukung tampilan yang diinginkan.
Knit polo bisa dipadukan dengan celana bahan, rok midi, maupun
jeans gelap. Untuk gaya minimalis, pilih warna solid dan hindari terlalu banyak
detail yang saling bersaing.
6. Ikat
Pinggang sebagai Detail Penentu
Sumber: wally.co.nz
Jangan meremehkan ikat pinggang!
Aksesori kecil ini bisa membantu membentuk siluet pakaian sekaligus membuat
keseluruhan outfit terlihat lebih
terencana.
Ikat pinggang dengan desain
sederhana, warna serasi, dan gesper yang proporsional dapat melengkapi
penampilan tanpa harus terlihat mencolok. Sebaliknya, aksesori yang terlalu
ramai belum tentu menghasilkan kesan mewah.
Coba gunakan ikat pinggang untuk
melengkapi celana berpotongan lurus, rok, atau gaun sederhana. Pastikan
material dan warnanya selaras dengan elemen lain, seperti sepatu dan tas, agar
tampilan terasa harmonis.
Tampil
Mahal Tidak Harus Mahal
Enam tren tersebut menunjukkan
bahwa penampilan berkelas tidak semata-mata ditentukan oleh harga atau label
merek. Warna yang tepat, tekstur kain yang menarik, potongan yang proporsional,
serta aksesori yang sesuai dapat memberikan perubahan besar pada keseluruhan
tampilan.
Daripada terus membeli pakaian
baru, mulailah dengan mengevaluasi isi lemari dan memadukan kembali item yang sudah dimiliki. Memahami
karakteristik bahan kain juga membantu menentukan pakaian yang sesuai dengan
kebutuhan, kenyamanan, dan gaya pribadi.
Ingin mengenal lebih jauh berbagai
jenis kain, karakteristik material tekstil, serta perkembangan tren fashion
terkini? Kunjungi BahanKain.com untuk
menemukan beragam informasi seputar dunia tekstil dan fashion, mulai dari
pengetahuan bahan kain hingga tips dan trik yang bisa diterapkan dalam
keseharian.
Baca juga: Inilah 7 Item Pakaian yang Tidak Lekang oleh Waktu, Kelas, Maupun Generasi
6 Tren Fashion yang Bikin Outfit Terlihat Mahal Tanpa Bikin Boncos
Garuda Indonesia X EIGER Sulap Rompi Pelampung Bekas Jadi Tas
Kenapa Brand Fashion Besar Kebanyakan Berasal dari Eropa?
Cara Menjaga Lem Sepatu Tetap Awet agar Sol Tidak Mudah Terlepas
Kenapa Lap Kacamata Selalu Dibuat dari Kain Microfiber? Ini Faktanya!
Sama-sama Dipakai Untuk Logo, Ini Bedanya Emblem Bordir dan Emblem Woven
Perbedaan Top Note, Middle Note, dan Base Note pada Parfum
Victoria’s Secret Angel Wings: Bukan Sekadar Sayap, Ini Rahasia di Balik Ikon Fashion Show!
Dari Seragam sampai Celana Tongkrongan, Ini Alasan American Drill Selalu Dipilih Sebagai Bahan Celana
Berapa Meter Kain Kafan yang Dibutuhkan untuk Satu Jenazah? Ini Perkiraannya!