Kalau kamu belakangan sering main
ke media sosial atau rajin membaca portal berita gaya hidup, pasti notice satu fenomena menarik: potongan
celana yang menggantung di antara lutut dan pergelangan kaki tiba-tiba muncul
di mana-mana. Ya, celana capri resmi comeback!
Fashion item yang sempat disimpan rapat di sudut lemari selama dua dekade terakhir
ini mendadak jadi favorit baru para supermodel dan street styler dunia.
Bagi sebagian orang, kembalinya
celana capri mungkin memicu memori campur aduk. Dulu celana ini sempat dicap
kaku, ‘bapak-bapak banget’, atau bahkan sulit dipadukan tanpa membuat tubuh
terlihat bantet. Namun di tangan para desainer papan atas dan style icon masa kini, celana capri
bertransformasi menjadi simbol gaya yang ultra-chic,
santai, namun tetap effortlessly stylish.
Jejak
Sejarah: Dari Pulau Mewah Italia hingga Layar Lebar Hollywood
Sumber: en.wikipedia.org
Celana capri bukan barang baru di
industri fesyen. Sejarahnya membentang jauh ke tahun 1948, ketika desainer asal
Jerman bernama Sonja de Lennart
pertama kali merancangnya. Nama 'Capri' sendiri diambil dari pulau favoritnya
di Italia yang terkenal dengan pemandangan pesisir yang indah dan nuansa
liburan kelas atas. Sonja menginginkan potongan celana yang praktis untuk
berjalan-jalan di pantai tanpa takut ujung celananya basah terkena ombak, namun
tetap terlihat anggun.
Sumber: originalcapri.com
Puncak kepopulerannya terjadi pada
era 1950-an dan 1960-an. Ikon fesyen legendaris Audrey Hepburn menjadi sosok
utama yang mempopulerkan celana ini lewat film-film ikoniknya seperti Roman Holiday dan Sabrina. Dipadukan dengan sepatu flat berujung runcing dan kemeja
yang dimasukkan dengan rapi, tampilan Audrey mendefinisikan estetika minimalis
elegan pada zamannya. Tak lama kemudian, bintang ternama seperti Grace Kelly
dan Marilyn Monroe pun ikut meramaikan tren celana bermodel gantung ini.
Kenapa
Celana Capri Kembali Meledak Sekarang?
Sumber: www.marieclaire.com
Setiap tren fesyen selalu berputar
dalam siklus 20 tahunan, dan celana capri adalah bukti nyatanya. Ledakan
nostalgia tren akhir 90-an dan awal 2000-an (Y2K) memberikan jalan karpet merah
bagi capri untuk kembali naik daun. Ditambah lagi, dorongan kuat dari para It-Girls global seperti Bella Hadid,
Gigi Hadid, Kendall Jenner, hingga Hailey Bieber yang berulang kali tertangkap
kamera mengenakan celana capri saat melangkah di jalanan New York dan Paris.
Sumber: www.marieclaire.com
Tidak berhenti di gaya jalanan,
rumah mode kelas atas seperti Jacquemus, Miu Miu, Coperni, dan Chanel juga
memasukkan siluet capri ke dalam panggung peragaan busana musim terbaru mereka.
Mereka membuktikan bahwa celana capri sangat fleksibel: ia berada di titik
tengah yang pas antara celana panjang formal yang kadang terlalu berat dan
celana pendek casual yang terlalu santai.
Baca juga: Panduan Jenis & Model Celana Pria & Wanita Terlengkap | Biar Nggak Salah Pilih Style!
Panduan
Bebas Zonk: Trik Padu Padan Capri Modern
Tantangan utama celana capri ada
pada titik potongannya. Karena berakhir tepat di area betis, celana ini secara
visual memotong garis kaki. Jika salah memilih kombinasi atasan dan sepatu,
ilusi tubuh bisa terlihat lebih pendek atau proporsinya tampak kurang seimbang.
Agar penampilanmu tetap memukau, perhatikan beberapa panduan utama berikut:
Sumber: thesmudgereport.com
Keseimbangan Atasan: Padukan celana capri ketat (slim-fit) dengan atasan yang lebih bervolume seperti oversized blazer, kemeja longgar, atau
sweater rajut. Sebaliknya, jika memilih capri berpotongan agak lurus atau flared, atasan berpotongan pas di badan
(fitted top) akan memberikan siluet
yang lebih bersih.
Kunci Utama Pada Sepatu: Pilih alas kaki yang mengekspos
bagian punggung kaki. Pointed-toe flats,
kitten heels, atau strappy sandals adalah pilihan terbaik
karena memberi ilusi garis kaki yang lebih panjang. Jika ingin tampil edgier dan kasual, paduan antara chunky sneakers atau loafers dengan kaos kaki pendek juga
bisa diciptakan.
Seni
Memilih Capri Sesuai Bentuk Tubuh
Sumber: www.outfittrends.com
Semua orang sebenarnya bisa mengenakan
celana capri dengan percaya diri, asalkan tahu trik potongannya. Pemilik postur
tubuh mungil (petite) disarankan
memilih celana capri berpotongan pinggang tinggi (high-waist) dengan ujung yang jatuh tepat di bawah lutut atau
sedikit di atas pergelangan kaki. Hindari celana capri yang berakhir persis di
bagian betis paling tebal.
Bagi kamu yang berpostur tinggi,
eksperimen gaya hampir tanpa batas. Kamu bisa mencoba potongan cropped denim capri hingga bahan tailored trousers yang dipadukan dengan
sepatu flat tanpa takut kehilangan efek jenjang. Sedangkan untuk kamu yang
memiliki area betis berisi, pilih bahan yang memiliki struktur jatuh (flowy) atau sedikit longgar di bagian
bawah agar siluet kaki tampak terbalas rata.
Pada akhirnya, kembalinya celana
capri membuktikan bahwa fesyen selalu menemukan cara unik untuk menyegarkan
kembali gaya lama. Celana yang dulu sempat diremehkan ini kini menjelma jadi
pilihan tepat untuk kamu yang ingin tampil beda, nyaman, dan tetap kekinian
tanpa harus mengorbankan kepraktisan bergerak sehari-hari.
Ingin mencoba membuat celana capri
kreasimu sendiri atau sedang menyiapkan koleksi fesyen terbaru untuk brand-mu?
Kunci utama agar celana capri jatuh sempurna di tubuh terletak pada pemilihan
material bahan yang tepat. Di BahanKain.com,
kamu bisa menemukan beragam jenis kain tekstil berkualitas—mulai dari katun,
linen yang adem, hingga stretch denim dan bahan tailored premium. Wujudkan
desain celana capri impianmu dengan bahan terbaik hanya di BahanKain.com!
Baca juga: Bahan Kain Untuk Celana
Kembalinya Celana Capri: Dulu Dihujat Ketinggalan Zaman, Kenapa Sekarang Dipakai Semua Selebriti?
History Kemeja Profesional Legendaris, Hugo BOSS
Fashion Alternatif: Dari Pinggiran Jalan ke Etalase Brand Besar
Seam Allowance, Panduan Menentukan Lebar Kampuh pada Pakaian
Siapa Akui Benda Ini? Sejarah Hanger Baju yang Ternyata Melibatkan Presiden AS dan Insiden Kekesalan Pekerja!
Strategi Marketing Mix 4P dan 7P, Racikan Baru Untuk Kelangsungan Bisnismu!
Bukan Cuma Buat Perang! Ini Alasan Rahasia Kenapa Pakaian Militer Nggak Pernah Mati Gaya
Kasur Hybrid: Apa yang Membuatnya Berbeda dari Spring Bed Biasa?
Croquis Fashion, Sketsa Dasar yang Wajib Dikuasai Desainer Fashion
Met Gala 2027 Kelewat Nekat? Menguak Alasan di Balik Pilihan Tema John Galliano yang Bikin Gempar!