Pernah memperhatikan deretan
kancing yang terpasang di bagian depan kemeja? Atau bukaan pendek pada polo
shirt? Bagian tersebut dikenal dengan istilah placket. Konstruksi yang
membantu menjaga area bukaan agar tetap kuat dan rapi.
Selain memudahkan saat memakai dan melepaskan pakaian,
konstruksi ini juga membantu memperkuat area bukaan. Placket menjadi tempat
pemasangan kancing, ritsleting, atau pengait. Yuk, cari tahu lebih banyak
tentang placket pada pakaian!
Dalam kontekst desain busana,
placket adalah bagian atau konstruksi pakaian yang membentuk area bukaan dan
biasanya menjadi tempat pemasangan kancing, ritsleting, pengait, atau jenis
penutup lainnya. Konstruksinya dapat dibuat dari lapisan kain yang dilipat,
potongan kain tambahan, maupun bagian dari kain utama pakaian.
Keberadaan placket mungkin
terlihat sederhana, tetapi bagian ini memiliki peran penting dalam konstruksi
busana. Selain membuat pakaian lebih mudah dipakai dan dilepas, placket juga
membantu memperkuat area yang sering mengalami tarikan akibat aktivitas membuka
dan menutup pakaian.
Karena bentuk dan konstruksinya
dapat disesuaikan dengan desain busana, placket tidak hanya berkaitan dengan
fungsi. Bagian ini juga dapat menjadi detail yang memengaruhi tampilan akhir
sebuah pakaian.
Secara umum, fungsi placket berkaitan dengan bukaan pakaian, penguatan konstruksi, dan pemasangan penutup. Namun, penerapannya bisa berbeda-beda tergantung detail serta model pakaian.
Berikut beberapa fungsi placket dalam
konstruksi pakaian:
Fungsi utama placket adalah membentuk bukaan pada
pakaian agar lebih mudah dikenakan. Terutama pada busana yang tidak menggunakan
bahan elastis atau memiliki lingkar kepala dan badan yang relatif sempit.
Di kemeja misalnya. Bukaan di bagian depan
memungkinkan pemakai mengenakan dan melepas kemeja dengan lebih praktis tanpa
harus menarik seluruh pakaian melewati kepala. Pada polo shirt, bukaan biasanya
hanya dibuat sebagian dari bagian leher menuju dada. Sedangkan di beberapa
jenis pakaian, placket bisa dibuat di bagian lengan, bahu, serta area lain yang
membutuhkan akses.
Bagian bukaan termasuk area pakaian yang cukup sering
menerima tarikan. Jika hanya menggunakan satu lapis kain tanpa konstruksi yang
tepat, kain dapat lebih mudah melar, robek, atau berubah bentuk.
Karena itu, placket biasanya dibuat dengan konstruksi
tertentu atau menggunakan tambahan lapisan kain agar area tersebut lebih kuat
dan stabil.
Kancing dan lubang kancing umumnya ditempatkan pada
placket. Begitu juga dengan beberapa jenis pengait maupun ritsleting. Konstruksi
tersebut membantu menjaga posisi pengikat tetap rapi sekaligus mendistribusikan
tarikan pada area bukaan.
Placket juga dapat menjadi bagian dari tampilan pakaian.
Ada placket yang sengaja dibuat terlihat sebagai detail dekoratif, tetapi ada
pula yang dibuat tersembunyi sehingga tampilan pakaian terlihat lebih
minimalis.
Karena itu, bentuk placket tidak hanya berkaitan
dengan fungsi, tetapi juga dapat memengaruhi karakter visual sebuah busana.
Tidak semua placket memiliki bentuk dan konstruksi yang sama. Jenisnya dapat dibedakan berdasarkan cara pembuatan, posisi, maupun tampilan bukaan pada pakaian.
Berikut beberapa jenis placket
yang umum dikenal dalam konstruksi busana:
Jenis ini paling mudah ditemukan pada kemeja.
Bentuknya berupa bagian memanjang di depan pakaian yang menjadi tempat deretan
kancing dan lubang kancing. Shirt placket dapat dibuat sebagai bagian terpisah
yang kemudian dipasang pada badan kemeja atau dibentuk dari bagian kain utama
dengan teknik konstruksi tertentu.
Pada polo shirt, placket biasanya berbentuk bukaan pendek dari garis leher ke arah dada. Bagian ini umumnya
dilengkapi dua atau tiga kancing. Berbeda dengan placket pada kemeja yang bisa
memanjang hampir sepanjang bagian depan, polo placket hanya membuka sebagian
area depan pakaian.
Sesuai namanya, hidden placket
merupakan placket dengan kancing yang sebagian atau seluruhnya tertutup oleh
lapisan kain. Model ini memberikan tampilan yang lebih bersih karena kancing tersembunyi
di balik lapisan kain. Hidden placket cukup sering digunakan pada kemeja dengan
desain formal atau minimalis.
Fly front merupakan konstruksi placket yang menutupi kancing sehingga
bagian pengikat tidak terlihat dari luar. Lapisan kain pada placket berfungsi
seperti penutup atau "fly". Model ini memberikan tampilan yang lebih
rapi dan sederhana karena deretan kancing tersembunyi di balik lapisan kain.
Terakhir, ada continuous placket banyak digunakan pada pakaian dengan bukaan yang
relatif pendek, termasuk beberapa jenis pakaian anak-anak dan pakaian yang
memiliki bukaan pada bagian lengan.
Konstruksinya dibuat dari potongan kain yang membentuk bukaan sempit dan
kemudian diperkuat agar bagian tersebut tetap rapi saat digunakan.
Meskipun istilah placket sering
dikaitkan dengan kemeja, penggunaannya sebenarnya cukup luas. Konstruksi ini
dapat ditemukan pada berbagai jenis pakaian dengan bentuk yang menyesuaikan
fungsi dan desainnya.
Beberapa contohnya yaitu:
·
Kemeja,
terutama pada bukaan depan dengan deretan kancing.
·
Polo
shirt, berupa bukaan pendek di bagian dada.
·
Blus,
baik pada bukaan depan maupun bagian leher.
·
Baju
koko, yang umumnya memiliki bukaan pendek di bagian dada.
·
Jaket
dan outerwear, terutama pada konstruksi bukaan dengan kancing atau
ritsleting.
·
Pakaian
anak, untuk membuat pakaian lebih mudah dikenakan.
·
Pakaian
bayi, terutama pada bagian yang membutuhkan bukaan praktis.
Dengan kata lain, selama sebuah pakaian membutuhkan bukaan yang perlu diperkuat dan diselesaikan dengan konstruksi tertentu, placket dapat menjadi salah satu bagian yang digunakan.
Semoga pengetahuan ini bermanfaat, ya!
Apa Itu Placket pada Pakaian? Kenali Fungsi dan Jenis-jenisnya
Era Oversized Mulai Berakhir? Pinggang Kembali Jadi Pusat Perhatian Fashion
Baju Hitam Penuh Serat Putih Setelah Dicuci? Ini Penyebabnya dan Cara Mengatasinya!
Rajutan Lusi vs Rajutan Pakan, Bagaimana Efeknya Pada Karakteristik Kain?
Kenapa Warna dan Karakteristik Kain Bisa Berubah Setelah Disetrika? Ini Penjelasannya
Pewarna Indanthrene: Pengertian, Cara Kerja, dan Penggunaannya
Bukan Cuma Indonesia! Menguak Misteri Seni Pewarnaan Rintang Lilin di Berbagai Belahan Dunia
Karpet Dalam Desain Interior: Fungsi, Jenis, dan Teknik Pembuatannya
Macam-Macam Istilah Toko Baju: Jangan Mengaku Pecinta Fashion Kalau Belum Tahu Bedanya Butik, Distro, dan Concept Store!