Setelah beberapa tahun didominasi
gaya minimalis, clean look, dan quiet
luxury, dunia fashion mulai bergerak ke arah yang lebih romantis.
Salah satu tren yang paling mencuri perhatian adalah Lace Is Back, yaitu
kembalinya baju berenda sebagai elemen utama dalam berbagai koleksi busana. Mulai
dari lace top transparan, rok renda layering, cardigan detail crochet, sampai
dress tipis bergaya coquette. Kini, item-item tersebut makin mudah ditemukan di
etalase toko pakaian.
Lantas, apa yang membuat tren ini
kembali menghiasi panggung fashion? Simak ulasan berikut ini, yuk!

Lace adalah jenis kain dekoratif
yang memiliki pola berlubang atau motif terbuka yang terbentuk dari susunan
benang yang saling terhubung. Berbeda dengan kain tenun atau rajut biasa yang
memiliki permukaan rapat, lace justru menonjolkan keindahan motif dan detail
ornamen yang terlihat seperti ukiran pada kain.
Secara historis, renda pertama
kali populer di Eropa pada abad ke-16 dan menjadi simbol kemewahan karena
proses pembuatannya yang rumit serta memerlukan keterampilan tinggi. Di masa
itu, lace dibuat secara manual menggunakan benang katun, linen, atau sutra. Sehingga
kerap digunakan untuk menghiasi pakaian bangsawan, kerah, manset, hingga gaun
kerajaan dan jadi simbol kemewahan.
Namun, kini lace dibuat dengan
mesin dan desain yang lebih modern. Karena ringan dan dekoratif, detail renda pada
blouse, dress, rok, outer, hingga tank top memenuhi runway, media sosial, dan
koleksi berbagai brand fashion. Para desainer menghadirkan lace dalam siluet
yang lebih kasual sehingga mudah dipadukan untuk aktivitas sehari-hari.

Dibalik ramainya item beraksen
lace di linimasa dan etalase toko, ada beberapa pergeseran selera dan momentum
yang saling bertautan hingga akhirnya memunculkan kembali item ini ke runway. Banyak
desainer juga memasukkan unsur lace klasik pada potongan busana modern sehingga
menghasilkan nuansa yang lebih segar.
Selain itu, berikut beberapa
faktor yang mendorong kembalinya tren renda ke panggung fashion:
Estetika retro yang sudah lebih dulu populer membuka
jalan bagi detail feminin klasik seperti lace untuk tampil kembali, namun
dipadukan dengan cara pakai yang lebih santai dan tidak monoton.
Generasi Z dikenal gemar mengeksplorasi gaya
berpakaian. Mereka tidak lagi terpaku pada aturan fashion yang kaku, melainkan
lebih bebas memadukan berbagai tekstur, warna, dan siluet.
Fashion renda pun tidak lagi harus tampil manis dari
ujung kepala sampai kaki. Kini ia lebih sering muncul sebagai aksen tambahan
yang memberi karakter kuat pada pakaian sehari-hari.
Detail-detail ini punya "kekuatan magis"
untuk menyulap pakaian sederhana menjadi terasa lebih berdimensi, sesuatu yang
dicari generasi muda yang ingin tampil beda tanpa usaha berlebihan.
Tren ini turut terdorong oleh musim busana Lebaran dan
koleksi resort 2026, di mana detail lace tampil pada gamis layering, dress
feminin, hingga busana pesta dengan palet warna lembut seperti ivory, sage, dan
dusty pink.
Popularitas lace juga didukung oleh semakin banyaknya
brand lokal yang menghadirkan koleksi berbahan renda dengan sentuhan lebih modern,
seperti:
·
lace top
·
rok renda
·
cardigan crochet
·
camisole berenda
·
dress bergaya coquette
Pilihan tersebut membuat lace semakin mudah
dikreasikan, terutama oleh generasi muda yang makin ‘melek’ soal fashion.

Pernah lihat seseorang memakai
kaos oversized dengan aksen renda putih di bagian bawah lengan, atau rok tipis
transparan dilapiskan begitu saja di atas jeans longgar? Itulah wajah renda di
era modern yang tak lagi kaku. Ia hadir sebagai kejutan kecil di sela OOTD
kasual harian, dengan visual yang lebih segar.
Nah, berikut beberapa cara
styling lace yang bisa kamu coba:
1.
Kamisol
renda.
Alih-alih disembunyikan di balik atasan lain, kamisol
lace dengan tali tipis kini justru dipakai terbuka begitu saja atau di atas
kaos polos maupun dengan grafis vintage era 90-an, menciptakan kontras antara
kesan feminin dan gaya jalanan yang kasual.
2.
Sedikit renda dibalik sweter oversize outfit
Cukup biarkan bagian kerah atau ujung lengan renda
mengintip samar dari balik sweter rajut oversized. Detailnya sudah cukup
mencuri perhatian tanpa membuat tampilan terasa berlebihan.
3.
Cardigan crochet sebagai dasar
Cardigan rajut berbahan lace yang biasanya hanya jadi
outer tipis kini justru dipakai sebagai lapisan utama, lalu ditambahkan crop
blazer atau kemeja oversized berlengan pendek di atasnya untuk kesan lebih
terstruktur.
4.
Rok tulle lace di atas celana jeans
Rok renda tipis nan transparan dilapiskan langsung di
atas celana jeans wide-leg, memberi
efek boho yang dewasa dan jauh dari kesan "kostum festival”.
5.
Dress lace pendek dan sepatu bertumit rendah
Dress berbahan lace kini lebih sering tampil dalam
potongan mini atau midi, dipadukan dengan loafers atau sneakers chunky untuk menyeimbangkan kesan
formalnya dengan nuansa kasual sehari-hari.
6.
Aksesori lace sebagai sentuhan akhir
Kalau kamu belum berani full pakai busana lace, sarung
tangan renda atau ikat rambut bisa jadi jalan tengah untuk tetap ikut tren
tanpa harus mengubah keseluruhan gaya berpakaian.
7.
Ciput renda bagi pengguna hijab
Bagian dalam hijab seperti ciput kini juga hadir
dengan aksen renda di tepi depan, sehingga saat poni ciput sedikit terlihat
dari balik hijab, kesannya tetap rapi sekaligus mempercantik tampilan secara
halus.
8.
Ikat pinggang lace untuk tegaskan siluet
Belt renda kini dipakai untuk menegaskan pinggang pada
dress oversized atau outer panjang, sekaligus menambahkan tekstur unik yang
jarang ditemui pada aksesori serupa.
9.
Headscarf lace untuk aksen rambut
Selembar kain lace kecil diikatkan di kepala ala headscarf
memberi sentuhan feminin dan chic. Cocok dipadukan
dengan kaos polos maupun outfit kasual lainnya tanpa terkesan berlebihan.
Kembalinya tren lace membuktikan
bahwa dunia fashion selalu menghadirkan interpretasi baru terhadap gaya klasik.
Kain renda yang dahulu identik dengan busana formal kini tampil lebih modern,
santai, dan mudah dipadukan dengan berbagai jenis pakaian.
Hanya dengan teknik layering,
permainan tekstur, serta desain yang lebih sederhana, lace berhasil menjadi fashion statement yang kembali digemari
oleh generasi muda. Sudah siapkah kamu mencoba tren ini?
Lace Is Back! Mengintip Tren Renda yang Kembali Menghiasi Dunia Fashion 2026
Bukan Pajangan! Ini Fungsi Rahasia "Segitiga Misterius" di Kerah Sweatshirt Kamu
Perjalanan Jimmy Choo, Brand Heels Mewah Favorit Putri Diana
Lebih dari Sekadar Baju Kotak-Kotak: Bongkar Sejarah Rahasia Kemeja Flanel yang Bikin Kamu Syok!
RFID dan Paspor Digital Diproyeksikan Jadi Kunci Daya Saing Baru Industri Tekstil
Oxford Shoes vs Derby Shoes: Jangan Sampai Salah Pilih (Bisa Merusak OOTD-mu!)
Shoe Tree, Rahasia Sepatu Tetap Awet dan Terlihat Seperti Baru
Bukan Salah Mesin Cuci, Ini Alasan Kenapa Beberapa Jenis Kaos Lebih Cepat Melar
Misteri Terpecahkan: Kenapa Label Baju Sering Bikin Gatal? (Dari Kain Kaku Sampai Teknologi ‘Hilang’)
Rahasia Jemur Baju: Beneran Perlu Dibalik atau Cuma Mitos Netizen?